Sita Barang Berharga Penunggak TGR, Pemkot Gandeng KPKNL

0
398
Sita Barang Berharga Penunggak TGR, Pemkot Gandeng KPKNL Kotamobagu
Rio Lombone SH (F: beritatotabuan.com)

ZONA KOTAMOBAGU – Pemerintah Kota Kotamobagu akan menggandeng juru sita dari Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Manado, untuk menyita barang-barang berharga dari kalangan Pegawai Negeri Silpi (PNS) dan juga pihak ketiga.

Penyitaan itu akan dilakukan kepada mereka yang termasuk penunggak Tuntutan Ganti Rugi (TGR). Sebab, hingga saat ini masih sekitar Rp 4.3 miliar jumlah TGR dari PNS dan juga pihak ketiga yang belum dikembalikan ke kas negara.

Dikatakan Pelaksana Tugas (Plt) Inpektorat Kotamobagu Rio Lombone, tiga tim Inspektorat Pembantu (Irban) yang telah dibentuk akan memanggil seluruh PNS dan pihak ketiga penunggak TGR.

“Mereka ini akan memanggil pihak terkait yang bertanggung jawab TGR ini. Setelah itu akan ditandatangani SKTJM (Surat Keterangan Tanggungjawab Mutlak) oleh PNS yang dinilai paling bertanggung jawab,” katanya.

Setelah penandatanganan SKTJM, Inspektorat akan memberikan waktu selama 20 hari kepada penunggak untuk menyelesaikan TGR. Jika selama batas waktu yang diberikan tidak menyelesaikan TGR itu, maka untuk PNS akan diberikan sanksi lewat sidang kode etik.

“Sanksi bisa berupa penurunan pangkat, penundaan pangkat sampai pencopotan jabatan untuk PNS yang memiliki jabatan,” ujar Rio.

Setelah sidang kode etik, lanjut Rio, para PNS pengunggak TGR masih akan diberikan waktu 20 hari untuk melakukan banding. “Dan tentunya mereka harus memberikan bukti-bukti yang menjelaskan bahwa bukan mereka yang bertanggungjawab atas TGR tersebut,”

Rio lanjut menambahkan, meski sudah diberikan sanksi lewat sidang kode etik, TGR tersebut belum berarti sudah dihapus. Inspektorat akan bekerjasama dengan juru sita dari KPKNL Manado untuk menyita barang berharga dari penunggak TGR.

“Barang berharga yang disita itu akan disesuaikan dengan jumlah TGR. Barang tersebut kemudian dilelang. Namun setelah dilelang nilainya lebih dari tunggakan, maka akan dikembalikan,” jelas Rio, yang juga menjabat Kepala Bagian Hukum Setdakot Kotamobagu.

Peliput: Gito Mokoagow

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here