SMK Buyat Tergenang, Proyek Irigasi Dikeluhkan

0
489
SMK Buyat Tergenang, Proyek Irigasi Dikeluhkan Boltim
Ir Ramlan Ngiu

ZONA BOLTIM – Proyek pembangunan irigasi di Desa Buyat, Kecamatan Kotabunan (Boltim), tepatnya berada di areal belakang SMK Buyat, dinilai tak beres. Pihak sekolah mengeluh lantaran setiap musim penghujan, air dari jaringan irigasi proyek tersebut merembes hingga ke halaman sekolah.

Wakil Ketua Komite SMK Buyat, Marwan Gumalangit mengatakan, proyek yang dikerjakan dengan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) senilai Rp.182 juta oleh Dinas Pertanian dan Peternakan (Dispertanak) Boltim ini, kondisi pekerjaan pembangunannya terhenti (proyek tak jalan-red). Hal itu kata dia, yang mengakibatkan saat musim penghujan, air dari jaringan irigasi jadi merembes.

“Air merembes masuk ke halaman sekolah bahkan masuk ke beberapa ruangan kelas,” ujar Marwan kepada zonabmr.com, Senin (01/09) siang tadi.

Lanjut Marwan, menyikapi kondisi tersebut, pihaknya sudah menyurat ke Dispertanak sekitar bulan Juni kemarin, namun tak mendapat tanggapan. “Sudah pernah menyurat empat bulan lalu, tapi sampai saat ini belum ada tanggapan dari mereka,” ungkapnya yang ikut diiyakan Kepala SMK Buyat.

Terpisah, Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Boltim Ramlan Ngiu, ketika dikonfirmasi mengatakan, pihaknya sudah pernah meninjau proyek yang sempat terhenti itu. Permasalahannya yakni, anggaran sudah tak cukup lagi untuk melanjutkan pembangunan jaringan irigasi ke persawahan desa Buyat

“kemarin kami sudah tinjau. Jadi rencananya akan dilakukan proyek lanjutannya dalam APBD 2015 nanti,” kata Ramlan

Dia mengakui, proyek tersebut dikerjakan pada tahun 2013 lalu dengan dana APBD dan untuk lanjutan proyeknya tidak mungkin dikerjakan tahun 2014 ini. Lantaran kata Ramlan, APBD sudah disahkan dan proyek tersebut tidak masuk pada RKA. “Nanti kita masukan di RKA 2015. Prokyek lanjutan pembangunannya meski tinggal 50 meter, namun anggaranya harus diambil dari APBD,” jelas Ramlan.

Peliput: Gito Mokoagow

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here