SMM Prihatin Turunnya Persetujuan Penahanan SM

0
356
SMM Prihatin Turunnya Persetujuan Penahanan SM Boltim
Sehan M. Mokoagow

ZONA BOLTIM – Turunnya surat Gubernur Sulut S H Sarundajang, tertanggal 28 April 2014 tentang persetujuan penahanan pihak Polres Bolmong terhadap Ketua DPRD Bolaang Mongondow Timur (Boltim) Hj Sumardia Modeong (SM), mendapat perhatian serius ketua DPD II Partai Golkar, Sehan M. Mokoagow (SMM).

“Sebagai ketua partai Golkar Boltim saya prihatin atas hal tersebut. apalagi permasalahan ini menimpa kader Partai yang tidak lain adalah ketua DPRD Boltim,” ungkapnya kepada zonabmr.com Rabu (21/5) sore tadi.

Dirinya berharap pihak kepolisian benar-benar bisa menilai dan mempertimbangkan dengan seksama setiap langkah yang diambil dalam menjalankan proses penyidikan kasus tersebut. “Terkail hasilnya terbukti atau tidak, kami serahkan sepenuhnya pada proses hukum yang berlaku,” harapnya.

Saat disinggung apakah ada sanksi partai terhadap kader yang terjerat kasus hukum, Sehan mengatakan, terkait sanksi semuanya diatur dalam AD ART partai, “Sanksi partai pasti ada, antara lain jika seorang kader terbukti bersalah menurut ketentuan hukum yang berlaku. Sanksinya diberikan sesuai tingkatan dari pelanggaran-pelanggaran yang ada di lingkungan partai,” kata Sehan.

Terkait kemungkinan tidak dilantiknya SM sebagai anggota DPRD Boltim karena tersangkut kasus tersebut, Sehan mengakui, pihaknya masih melihat sampai sejauh mana perkembangan kasus itu oleh pihak berwajib. “Jika ada bukti-bukti hukum yang kuat, tentu saya selaku ketua partai bersama jajaran pengurus akan melakukan rapat pleno terkait langkah yang akan dilakukan terhadap kader yang melanggar hukum,” tutupnya.

Peliput: Gito Mokoagow

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here