Soal Banpol, Pemkot Tunggu Pelantikan Aleg Terpilih

0
124
Soal Banpol, Pemkot Tunggu Pelantikan Aleg Terpilih Kotamobagu
Hendra Makalalag

ZONA KOTAMOBAGU – Pencairan dana Bantuan Politik (Banpol) untuk Partai Politik (Parpol) peraih kursi di DPRD Kotamobagu, belum bisa dilakukan meski sudah ada hasil audit dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Pasalnya, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) masih menunggu kepastian pelantikan anggota DPRD Kotamobagu periode 2019-2024.

“Kalau pelantikannya di bawah tanggal 15 September, maka pencairan Banpol mengacu pada hasil Pemilu tahun ini, tapi kalau di atas tanggal 15 maka acuannya tetap pada hasil Pemilu 2014,” kata Sekretaris Kesbangpol, Hendra Makalalag.

Jika mengacu pada hasil Pemilu tahun ini, maka Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI P) sebagai peraih suara terbanyak akan mendapat Banpol terbesar, disusul Nasdem, Golkar dan Parpol lainnya. Namun jika mengacu pada hasil Pemilu 2014, maka Banpol terbesar diterima Partai Amanat Nasional (PAN). “Soal besarannya disesuaikan dengan perolehan suara masing-masing parpol. Kita harap Parpol peraih kursi di DPRD agar sudah bisa menyiapkan dokumen yang dibutuhkan, agar ketika tiba waktunya langsung diproses pencairannya,” katanya.

Satu suara seharga Rp9.700 yang dikalikan total perolehan suara Parpol. Hasil Pemilu 2014, PAN menerima Rp190.061.800, Golkar Rp110.240.500, PDI Perjuangan Rp64.990.000, Demokrat Rp58.655.900, PKB Rp46.395.100, Gerindra Rp54.465.500, Hanura Rp42.214.400 dan PKS Rp33.678.400. (gjm)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here