Tak Perlu Pasang Baliho, Eyang: “Biar lalar deng gonone kanal pa kita”

0
557
Tak Perlu Pasang Baliho, Eyang: “Biar lalar deng gonone kanal pa kita” Boltim Headline Hiburan
ilustrasi

ZONA HIBURAN – Bupati Bolaang Mongodow Timur (Boltim), Sehan Landjar, mengklaim dirinya tak akan menggunakan media kampanye baliho jika maju di Pilkada tahun 2015. Hal itu dikatakan Eyang—sapaan akrab Sehan Landjar—karena ia meyakini seluruh rakyat Boltim sudah mengenalnya.

“Kalau berakhir masa jabatan, saya nyanda mopasang (tidak memasang) baliho, karena sudah lima taong kita ada bakampanye (lima tahun saya berkampanye) di Boltim. Bekeng malo kalo masih mopasang baliho (Bikin malu kalau masih pasang baliho), hele gonone deng lalar kanal pa kita (Sedangkan gonone dan lalat kenal saya),” katanya.

Menurut Eyang, ia tak akan menggunakan baliho karena lima tahun ia memimpin sudah cukup membuatnya dikenal masyarakat. “Lima tahun itu 60 bulan, 1800 hari depe lama, Maso di akal kalo rakyat nyanda kanal? (Masuk di akal jika rakyat tak kenal?). Itu doi mopasang akan baliho lebe bae bantu akang rakyat miskin, (uang biaya memasang baliho lebih baik untuk membantu rakyat miskin),” akunya.

Pernyataan tersebut diungkapkan Eyang saat berorasi di hadapan ratusan pendukung salah satu calon Wali Kota Kotamobagu pada Pemilu Tahun 2013 lalu. Menariknya, pada hajatan Pilkada Boltim 2015 ini, pernyataan Eyang itu beredar dalam bentuk rekaman video.

Sejumlah warga pun membahasnya. Luna misalnya, warga Modayag ini mengatakan bahwa apa yang dikatakan seorang pejabat harus berbanding dengan apa yang dilakukannya karena itulah integritas seorang pemimpin. “Apalagi di hadapan rakyat, tentu jangan sampai kata-kata yang diucapkan tak selaras dengan kenyataan,” katanya.

Senada dikatakan Yanti Ahmad, bahwa dirinya mengakui apa yang disampaikan Eyang soal tak pakai baliho adalah hal yang sangat positif khususnya bagi calon incumbent. Dengannya, dia berharap pernyataan Eyang itu bisa direalisasikan pada Pilkada kali ini, “Apalagi memang KPU sendiri setahu saya telah mengatur soal pemasangan Baliho calon kepala daerah,” ujar warga Kotamobagu ini.

Sementara, pernyataan Eyang yang menggunakan analogi gonone dan lalar malah menjadi fenomena sendiri bagi para netizen. Itu disusul, setelah video rekaman orasinya diunggah dalam grup media sosial facebook. Akun bernama Awal Mukmin Mamonto misalnya, dengan candaan menuliskan, “atau lalar deng gonone solupa pa eyang.. makanya da pasang baliho”, tulisnya.

Lain lagi komentar akun bernama Gunawan Ijom. Ia mengira istilah lalar dan gonone hanyalah candaan sejumlah warga di grup facebook. “tapi jujur, lepas dari itu semua beliau (Eyang) memang orator yang ulung”.

Sementara, akun Dinda Sewon ikut mengomentari, bahwa apa yang dinyatakan Eyang memang kenyataan, ”Mmng mntap dg mmng knyataan…beliau nd b pasng baleho…krn KPU yng bertugs pasng baleho dr smwa kndidat hihihihihi (memang mantab dan memang kenyataan, beliau tidak pasang baliho karena KPU yang bertugas pasang baleho dari semua kandidat).”

Ingin lihat videonya? klik tautan berikut ini: Calon Bupati Ini Mengaku Tak Perlu Baliho Karena Lalat Pun Mengenalnya

Diketahui, saat ini Sehan Landjar berpasangan dengan Rusdi Gumalangit maju sebagai Calon Bupati dan Wakil Bupati Boltim periode 2015-2020. Dengan jargon SERIUS, keduanya maju dengan nomor urut 3. Sementara untuk kandidat lain yakni pasangan calon nomor 1, Candra Modeong-Supratman Datunsolang (Cerdas), serta pasangan nomor urut 2, Sam Sachrul Mamonto-Medy Lensun (Smile).(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here