Tatong-Nayodo Ikut Prosesi Adat Podui’an dan Poponikan Kon Komalig

Walikota Tatong Bara dan Wakil Walikota Nayodo Koerniawan mengikuti prosesi podui’an atau penobatan pemangku adat tertinggi dan poponikan kon komalig atau menempati rumah jabatan, Rabu (3/10). Prosesi podui’an dilaksanakan di Lapangan Boki Hotinimbang yang diawali dengan bakid atau musyawarah oleh para camat, lurah, sangadi dan pemangku ada di 33 desa dan kelurahan, kemudian molumbat atau permohonan doa untuk membersihkan diri bagi calon pemangku adat tertinggi. Selanjutnya, ada pemasangan tapaluk atau pakaian adat kebesaran seorang pemimpin wanita, penyerahan tungkud atau tongkat sebagai simbol pemimpin adat yang diserahkan Bupati Bolmong Yasti Soepredjo Mokoagow, serta dodandian atau perjanjian antara pemimpin dan rakyat. Setelah prosesi adat podui’an itu, maka Walikota Tatong Bara resmi bergelar Kolano in Kotamobagu.

Tatong-Nayodo Ikut Prosesi Adat Podui’an dan Poponikan Kon Komalig Advertorial Kotamobagu

Selanjutnya, dilaksanakan juga proses adat poponikan kon komalig atau prosesi untuk menempati rumah jabatan. Pada proses ini, Tatong Bara dan Nayodo Koerniawan diantar oleh para pemangku adat menuju rumah jabatan walikota dan wakil walikota dengan sejumlah prosesi adat mongondow.

Tatong-Nayodo Ikut Prosesi Adat Podui’an dan Poponikan Kon Komalig Advertorial Kotamobagu

Pelaksanaan prosesi adat podui’an dan poponikan kon komalig itu dihadiri unsur Forkopimda, anggota DPRD Kotamobagu, Sekretaris Daerah, pimpinan SKPD, tokoh agama, tokoh adat serta elemen masyarakat Kota Kotamobagu. (advertorial)

Leave a Response