Tekan Angka Kemiskinan, Bupati Programkan RTLH dan KUBE

1
551
Tekan Angka Kemiskinan, Bupati Programkan RTLH dan KUBE Boltim
Bupati Boltim, Sehan Landjar


ZONA BOLTIM
– Bupati Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Sehan Lanjar mengatakan Pemerintah daerah (Pemda) Boltim hingga saat ini terus melakukan upaya dalam menurunkan angka kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Upaya itu dilakukan salah satunya melalui program Rumah Tinggal Layak Huni (RTLH) dan Kelompok Usaha Bersama (KUBE) melalui Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2014.

“RTLH itu menjadi skala prioritas yang diambil dari APBD murni Boltim dengan besar anggarannya Rp2,5 miliar yang penerimanya ada 250 unit rumah warga yang tersebar disejumlah warga di lima Kecamatan di Boltim dengan anggaran Rp10 juta perrumah,” terang Bupati, dalam sambutannya ketika melakukan sosialisasi program bantuan pemberdayaan fakir miskin di Kantor Bupati Boltim, Selasa (21/10).

Anggaran Rp10 juta RTLH tersebut diinginkannya agar bisa dipergunakan sesuai dengan peruntukannya karena akan dimintakan pertanggung jawabannya. “Mungkin dana ini kecil namun setidaknya manfaat untuk merangsang warga dalam usaha pengembangan. Dibandingkan dengan Provinsi Gorontalo anggaran serupa hanya berkisar Rp6,5 juta,” ungkapnya.

Dirinya meminta kepada para camat dan Sangadi (Kepala desa,red) agar mensinergikan dan melakukan pemantauan terhadap warganya masing-masing dalam merealisasikan program RTLH tersebut. “Ini merupakan satu bentuk perhatian dari Pemda kepada masyarakat yang tidak hanya bidang kemiskinan, namun ini juga termasuk didalamnya juga kesehatan, pendidikan dan sosial,” tandas Bupati.

Sementara itu, melalui Kepala dinas Pengelola Pendapatan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Boltim, Oscar Manoppo mengungkapkan, hadir dalam kegiatan tersebut ada 246 perwakilan dari 5 Kecamatan di Boltim. “Berkas mereka sudah lengkap semua dan tinggal ditanda tangani, surat pernyataan, kwitansi dan Fakta intregritas yang isinya untuk pertanggung jawaban tidak melakukan kolusi korupsi dan nepotisme,” terang Oscar.

Adapun setelah itu telah Bupati telah menyerahkan secara simbolis Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) ke enam orang perwakilan penerima bantuan RTLH. Hadir mendampingi Bupati Boltim, Sekda Boltim, Ir Muhammad Paputungan, Asisten I, Amin Musa dan Kadinsos Boltim. Serta jajaran Eselon II dan III, dan sejumlah Sangadi di beberapa Kecamatan di Boltim.

Peliput: Gito Mokoagow

1 KOMENTAR

  1. Untuk program rumah layak huni yg di terapkan pemda boltim, tidak pernah berlaku ke masyarakat modayag. Adapun itu, hanya berlaku terhadap orang2 yg dekat dengan pemerintah. Begitu juga terhadap KUBE. Jadi, kalaw boleh dari pemda boltim turun langsung ke tiap desa dan pilih langsung siapa yg berhak mendapatkan rumah layak huni. Jangan hanya mengharapkan laporan dari setiap kepala desa.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here