Tekan Angka Silpa, Tahlis: Serapan Anggaran Per Triwulan Harus 80 Persen

0
242

Tekan Angka Silpa, Tahlis: Serapan Anggaran Per Triwulan Harus 80 Persen Kotamobagu

ZONA KOTAMOBAGU – Tingginya angka Silpa (Sisa Lebih Penghitungan Anggaran) tahun anggaran sebelumnya, mengharuskan Pemerintah Kota (Pemkot) bekerja maksimalkan agar hal serupa tak terjadi lagi di tahun anggaran 2016 ini. Olehnya, semua Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) diminta untuk memaksimalkan penyerapan anggaran yang dikelola, dengan target penyerapan 80 persen per triwulan.

Sekretaris Kota (Sekkot) Tahlis Galang mengatakan, semua anggaran di setiap SKPD dibagi per triwulan. Artinya, setiap kegiatan yang pembiayaannya melalui Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) dibayarkan selama satu triwulan berlangsung.

“Misalnya disatu SKPD anggarannya Rp1 miliar, itu dibagi empat triwulan. Setiap triwulan serapannya harus 80 persen atau sekira Rp240 juta baru bisa mengajukan SPD (Surat Permintaan Dana) triwulan selanjutnya,” ujar Tahlis.

Diungkapkannya, jika penyerapan anggaran tak mencapai angka 80 persen, maka pihaknya tak akan mencairkan anggaran triwulan selanjutnya, “Nanti sudah mencapai target 80 persen baru dicairkan. Untuk kegiatan silahkan dilaksanakan, tapi pembayarannya nanti dilakukan setelah anggarannya ditriwulan itu keluar,” ungkap Tahlis.

Tahlis menambahkan, pemberian target 80 persen serapan anggaran per triwulan dilakukan guna memaksimalkan penyerapan anggaran di akhir tahun. “Kita berusaha menekan angka Silpa. Jangan sampai terulang seperti tahun kemarin yang angkanya melebihi Rp110 miliar,” tambah Tahlis.

Reporter: Gito Mokoagow

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here