Terdakwa Korupsi Gedung KPP Pratama Kotamobagu Divonis

0
356
Terdakwa Korupsi Gedung KPP Pratama Kotamobagu Divonis Hukum
Tampak terdakwa Ir Soemarsongko dalam sidang putusan di Pengadilan Tipikor Manado

ZONA HUKRIM – Dua terdakwa kasus korupsi Pembangunan gedung Kantor Pelayanan pajak (KPP) Pratama Kotamobagu Tahun Anggaran (TA) 2008, akhirnya dijatuhi vonis penjara oleh majelis hakim, dalam sidang yang digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Manado, Rabu (16/4) kemarin.

Kedua terdakwa yakni, Jessy S. Korah (44) selaku pihak kontraktor dan Ir Soemarsongko selaku Kuasa Pengguna Anggaran. Jessy oleh majelis hakim dijatuhi vonis 5 tahun dan 6 bulan penjara, sementara Soemarsongko divonis 1,6 tahun penjara.

Selain itu, dalam amar putusan, Jessy dikenai denda Rp 200 juta subsider 8 bulan, dan dikenai uang pengganti Rp 2.380.171.355. Sementara, Soemarsongko hanya dikenai denda Rp 50 juta dengan subsider 1 bulan.

Dalam amar putusannya, Ketua Majelis hakim Verra Linda Lihawa mengatakan, terdakwa Jessy terbukti bersalah sesuai dalam Pasal 2 Ayat (1) Jo Pasal 18 ayat (1) Huruf b, UU RI No 31/1999 Tentang Tipikor dan Pasal 9 jo Pasal 18 Ayat (1) huruf b, UU RI No 31/1999. Sementara terdakwa Soemarsongko sesuai amar putusan, terbukti melanggar dalam Pasal 3 jo Pasal 18 ayat (1) huruf (b) Undang-Undang No 31/1999.

Sementara, akan vonis tersebut kedua terdakwa menyatakan masih pikir-pikir apakah akan menerima atau menyatakan banding.

Sekadar diketahui, sumber dana APBN 2008 dan pagu anggaran pekerjaan Pembangunan Gedung KPP Pratama Kotamobagu sebesar Rp 9,5 Miliar. Gedung tersebut dibangun untuk mendukung kelancaran pelaksanan tugas Direktorat Jenderal Pajak yaitu untuk KPP Pratama Kotamobagu dengan rincian Gedung Kantor seluas 2000 Meterpersegi, sarana dan prasarana, peralatan meubeler dan pengadaan tanah siap bangun.

Terdakwa Jessy selaku penerima kuasa dari saksi Direktur Utama PT. Sumber Utama, Elfira Fenny Palandeng, merupakan rekanan dalam pembuatan kantor. Jessy secara melawan hukum memperoleh pencairan dana 100 persen dari anggaran proyek tersebut senilai Rp 8,635 Miliar. Sementara fisik pekerjaan baru mencapai 34,231 persen atau sebesar Rp 2.613.729.169,79 sen.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here