Terdakwa Pembunuhan di Mongkonai Didakwa Pasal Berlapis

0
1146
Terdakwa Pembunuhan di Mongkonai Didakwa Pasal Berlapis Hukum
ilustrasi

ZONA HUKRIM – Dua terdakwa kasus pembunuhan yang terjadi di Kelurahan Mongkonai, Kecamatan Kotamobagu Barat, yakni Dedi Paputungan (31) dan Abdul Rifai Mokoginta (32), akhirnya menjalani sidang perdana dengan agenda dakwaan di Pengadilan Negeri (PN) Kotamobagu, Rabu (25/2).

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Fery Febrianto, mendakwa kedua terdakwa dengan materi dakwaan aternatif yang dibacakan dihadapan Majelis Hakim yang diketuai Imanuel CH. R.

Dakwaan pertama JPU yakni pasal 80 ayat (3) UU No 23/2002 Tentang Perlindungan Anak, Jo UU NO 35/2014 perubahan UU No 23/2002 Jo Pasal 55 ayat (1) Ke 1 KUHP. Sementara dakwaan kedua primer pasal 338 KUHP, Susbsider 170 ayat (3) KUHP, lebih subsider pasal 351 ayat (3) KUHP.

Seusai pembacan dakwan. Majelis hakim meminta terdakwa didampingi kuasa hukum karena ancaman hukumanya 15 tahun. Hakim mengatakan, PN menyiapkan Pos Bantuan Hukum (Posbakum) untuk mendampingi terdakwa atau juga penasehat hukum yang telah disiapkan terdakwa.

“Intinya terdakwa memiliki hak siapa (kuasa hukum) yang mendampingi selama persidangan,” kata Imanuel, kemudian menutup sidang dengan mengagendakan sidang lanjutan pada Rabu (04/3) pekan depan.

Usai persidangan, para terdakwa yang dijaga polisi, sempat menghampiri dan menjabat tangan orang tua korban.

Diketahui, dalam dakwaan JPU diuraikan peristiwa itu terjadi pada Selasa (11/11) tahun lalu. Saat itu korban Yofan Renaldi Okay dibonceng temannya Krisdianto Ronal Laoh menggunakan sepeda motor melintas di Jalan Dua Jalur, Mongkonai. Keduanya kemudian melihat kedua terdakwa memegang kayu sepanjang 4 meter yang kemudian melintangi jalan yang akan dilalui korban dan temannya.

Hadangan kayu tersebut mengenai bagian depan motor dan melesat mengenai korban hingga terjatuh. Meski terdakwa Rifai sempat melarikan korban ke rumah sakit, namun nyawa korban tak tertolong.

Peliput: Zulkifli

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here