Tidak Ada Perayaan, Ratusan Personel Gabungan Dikerahkan Amankan Malam Tahun Baru

0
85

Tidak Ada Perayaan, Ratusan Personel Gabungan Dikerahkan Amankan Malam Tahun Baru Headline Hukum Kotamobagu  ZONA HUKUM — Menjelang pelaksanaan penyambutan tahun baru 2021, ratusan personel gabungan terdiri dari unsur, TNI, Polri, Dinas Perhubungan, Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar), menggelar apel persiapan pengamanan malam tahun baru, Kamis (31/12) sore.

Apel pasukan yang dilaksanakan di jalan Ahmad Yani itu, dipimpin langsung Kapolres Kotamobagu AKBP Prasetya Sejati SIK dan Dandim 1303 Bolmong, Letkol Inf Raja Gunung Nasution.

“Apa yang kita laksanakan ini, untuk menciptakan situasi yang kondusif pada saat pelaksanaan pergantian tahun. Kalau dulu mengamankan masyarakat untuk merayakan, tapi seperti kita ketahui bersama situasi sedang mengalami musibah, yaitu pandemi Covid-19. Maka kita yang berada ditempat ini dituntut untuk meniadakan dan menekan semua kegiatan atau kerumunan yang bisa menyebabkan penyebaran Covid-19,” kata Kapolres saat memberikan pengarahan pada apel tersebut.

“Dan harapan saya, untuk bisa menjadi ujung tombak dan bekerja bersama-sama menciptakan situasi yang kondusif dan menekan penyebaran covid-19, serta menerapkan protokol kesehatan,” sambungnya.

Dandim 1303/Bolmong, Letkol Inf Raja Gunung Nasution menambahkan, seluruh personil berpegang teguh terhadap aturan dan surat edaran Wali Kota Kotamobagu sebagai pedoman dalam menjalankan tugas.

“Dalam penegakan aturan kita mendahulukan cara yang humanis dan persuasive, tentunya ini yang menjadi hal yang perlu kita kedepankan terlebih dahulu,” ujar Nasution.

Lanjut Dandim, penindakan secara tegas merupakan tindakan terakhir jika ada kelompok warga yang tetap tidak mau mengikuti aturan yang sudah ditetapkan.

“Setelah itu nanti ada dinamika, ada pihak-pihak atau pun beberapa kelompok yang mudah-mudahan tidak ada, yang merasa tidak tenang ataupun tidak mau untuk mengikuti aturan, baru mungkin terakhir kita melakukan tindakan yang tegas, itu adalah jalan yang paling terakhir,” tegasnya. (*/guf)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here