Tiga Kelompok Tani Dapat Bantuan Mesin Pengolahan Kopi

Tiga Kelompok Tani Dapat Bantuan Mesin Pengolahan Kopi Kotamobagu
Pjs Walikota memberi sambutan sebelum peresmian mesin pengolahan kopi di Desa Bilalang II.

ZONA KOTAMOBAGU – Pemerintah Kota (Pemkot) serius mengembangkan kopi sebagai salah satu produk unggulan daerah. Berbagai upaya dilakukan, termasuk menggandeng Bank Indonesia (BI) Perwakilan Sulawesi Utara (Sulut) untuk bekerja sama dalam dalam pengembangannya. Sebagai tindaklanjut dari kerja sama itu, BI telah menyerahkan bantuan mesin pengolah kopi kepada tiga kelompok tani yakni Bangelo, Bubungayo dan Sumayat.

Kamis (8/3), Penjabat Sementara (Pjs) Walikta, Muhammad Mokoginta, meresmikan mesin pengolahan kopi tersebut di Desa Bilalang II, Kecamatan Kotamobagu Utara.

“Saya harapkan dengan adanya mesin ini, produksi dan kopi lebih meningkat lagi,” kata Pjs Walikota.

Lahan tanaman kopi di area perkebunan Bilalang seluas 130 hektare dengan produksi mencapai 125 ton per tahun. Besarnya luas lahan serta tingginya angka produksi itu diharapkan bisa memberi dampak positif terhadap perekonomian masyarakat. “Dengan adanya mesin ini, masyarakat juga harus terus menaman, agar produksinya terus meningkat,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Pjs walikota juga berharap agar pihak BI terus mendorong perkembangan usaha kecil menengah khususnya di Kota Kotamobagu. “Bukan hanya untuk komoditas kopi saja, tapi juga UMKM lainnya,” sebutnya.

Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Perwakilan Sulut, Soekowardojo, mengatakan pemberian mesin pengolah kopi itu dimaksudkan untuk meningkatkan produktifitas dan kualitas kopi yang muaranya pada peningkatan perekonomian masyarakat desa. “Kami harapkan kopi Robusta di Kotamobagu ini bisa bersaing dengan kopi dari daerah lain,” ungkapnya. (ads/gito)

Leave a Response