Tiga Orang Saksi Kasus Loyow Diduga Melarikan Diri

0
437
Tiga Orang Saksi Kasus Loyow Diduga Melarikan Diri  Boltim
Kasat Reskrim Polres Bolmong AKP Iver Manossoh

ZONA BOLTIM –  Kasus penjualan lahan milik Negara dengan luas tanah sikitar 619 Hektar di perkebunan Kombot, Desa Loyow, Kecamatan Nuangan, terus berproses di Mapolres Bolmong. Hal ini dikatakan Kapolres Bolmong melalui Kasat Reskrim, AKP Iver Manossoh, SH, saat diwawancara zonabmr.com, Selasa (23/9) di ruang kerjanya.

Manossoh mengatakan, pada tanggal 26 April 2014 lahan tersebut telah dijual oleh 45 warga Desa Loyow kepada salah satu perusahan. “Lahan tersebut dijual, sementara masih berstatus Hutan Produksi Terbatas (HPT),” kata Manossoh.

Lanjutnya, lahan tersebut dijual dengan total harga 1 juta rupiah per hektare kepada salah satu perusahaan yang rencananya akan dibuat semacam konservasi flora dan fauna badan penelitian Se-dunia. “Saat ini kami telah menetapkan satu tersangka yakni TM alias Tar. Tersangka diduga telah melakukan pemalsuan dokumen,” terangnya.

Pihaknya, lanjut Manossoh, juga telah melakukan pemeriksaan kepada 45 orang saksi yang diduga ikut terlibat penjualan lahan tersebut. Saat ini pihaknya juga telah melakukan pencarian kepada 3 orang saksi yang diduga penyandang dana pembelian tanah milik negara ini.

“Pihak kami sudah memberikan beberapa kali panggilan kepada Tuti Karnain, Oto, Wiliem Tiodorus Maria sumit. Tapi, hingga saat yang bersangkutan belum pernah hadir. Maka dari itu pihak kami akan menjemput paksa kepada 3 orang ini,” tegas Mantan anggota Densus 88 ini.

Peliput: Gito Mokoagow

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here