Total Kerugian Capai 104 miliar, Bupati “Curhat” Soal Dampak Bencana Alam ke Wagub Sulut

0
95
Total Kerugian Capai 104 miliar, Bupati “Curhat” Soal Dampak Bencana Alam ke Wagub Sulut Bolmut Headline
Bupati Drs Hi Depri Pontoh saat mendampingi Wakil Gubernur Steven Kandouw mengunjungi wilayah terdampak bencana alam.

ZONA BOLMUT — Bupati Drs Hi Depri Pontoh mendampingi Wakil Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Drs Steven O E Kandouw, meninjau lokasi bencana banjir dan tanah longsor di Desa Pangkusa dan Suka Makmur Kecamatan Sangkub, serta Desa Huntuk Kecamatan Bintauna. Wakil gubernur, bupati dan rombongan menemui para korban di lokasi pengungsian, serta meninjau bangunan rumah warga dan fasilitas publik yang rusak akibat banjir.

Kepada wakil gubernur, bupati melaporkan ada 52 desa di empat kecamatan yang terdampak banjir yang terjadi pada Rabu (4/3). Dari kejadian itu, satu orang dikabarkan meninggal dunia dan satu orang lainnya dilaporkan hilang dan hingga saat ini belum ditemukan.

Kejadian itu juga berdampak pada kerusakan rumah warga. Satu rumah permanen dan 288 rumah semi permanen rusak berat, 57 unit rusak sedang dan 6.824 rusak ringan.

Untuk infrastruktur, jalan lingkungan sepanjang 2,18 kilo meter mengalami kerusakan. Kemudian ada juga 10 gorong-gorong, 145 meter drainase, 63 meter tanggul jalan, 300 meter tanggul sungai (bronjong) serta 10 meter talud yang juga rusak diterjang banjir.

Bencana alam yang terjadi itu juga berdampak pada kerugian di sektor ekonomi yang meliputi; lahan persawahan seluas 1.784,66 hektar, ladang seluas 341 hektar. Kemudian perikanan tambak ikan 17.000 ekor, peternakan sapi 266 ekor, kambing 159 ekor, ayam 1001 ekor, dan perdagangan kios 6 unit. 

Untuk kerugian sosial meliputi, kerusakan SD 80 RKB, SMP 48 RKB dan tempat ibadah mesjid 1 unit. Sehingga total keseluruhan nilai kerusakan dan kerugian mencapai Rp104.423.661.375.

Penanganan dampak banjir dan tanah longsor di Kabupaten Bolmut sudah dilakukan Pemerintah Daerah dengan memaksimalkan berbagai sumber daya yang ada, mulai dari evakuasi, mendirikan tempat pengungsian, pos pelayanan kesehatan serta dapur umum di lokasi terjadinya bencana.

Total Kerugian Capai 104 miliar, Bupati “Curhat” Soal Dampak Bencana Alam ke Wagub Sulut Bolmut Headline

Bantuan seperti sembako, makanan siap saji yang langsung didistribusikan baik oleh Pemerintah Daerah maupun dari desa tetangga dan relawan-relawan yang peduli atas kejadian ini. 

Adapun kebutuhan mendesak yang dibutuhkan para korban saat ini adalah; makanan siap saji, perlengkapan tidur, air bersih, pakaian bagi korban banjir dan perlengkapan dapur.

Untuk penanggulangan longsor yang terjadi di beberapa titik, Pemda sudah mengerahkan sejumlah alat berat untuk membersihkan material longsor yang sempat menutupi akses Jalan Trans Sulawesi.

“Pemerintah dan masyarakat sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Pemerintah Provinsi Sulut yang telah memberikan perhatian serius terhadap kejadian bencana banjir dan tanah longsor di Kabupaten Bolmut,” kata bupati.

Wakil Gubernur, Steven Kandouw, saat berkunjung ke Bolmut membawa bantuan yang diserahkan secara simbolis. Bantuan yang diberikan seperti sembako dan kebutuhan lainnya. Selain itu, ada pula bantuan penerangan jalan umum tenaga surya sebanyak 40 titik senilai Rp1.000.000.000, pemasangan listrik gratis 450 watt untuk 50 rumah warga kurang mampu senilai Rp. 135.000.000 dan bantuan alat alkon dari PT Bank Sulutgo dan PT Conch.

Dalam arahannya, Wakil Gubernur mengungkapkan keprihatinannya terhadap kejadian bencana di Kabupaten Bolmut. 

Selanjutnya, dijelaskan bahwa kunjungan kerjanya bertujuan untuk mengidentifikasi dampak kerusakan serta memastikan yang menjadi kebutuhan warga terdampak banjir dan tanah longsor. “Pemerintah Provinsi Sulut berkomitmen untuk terus mendukung serta mengawal proses rehabilitasi pasca banjir dan tanah longsor, terutama mental dan kepercayaan diri masyarakat untuk bangkit dari bencana,” katanya. (Rendi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here