Wah, PT Conch Layangkan Laporan ke Polda Sulut

Ibrahim Tompo

Kabid Humas Polda Sulut, Kombes Pol, Ibrahim Tompo SIK

ZONA HUKRIM – Masuknya sejumlah investasi di Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) seolah penuh masalah yang tak ada habisnya. Mulai dari masalah tapal batas dengan daerah tetanga, ditentang warga, bahkan antara perusahaan dengan pemerintah setempat pun tak luput dari perseteruan.

Sebut saja PT Karunia Kasih Indah, perusahaan perkebunan kelapa sawit yang berlokasi di Desa Bolangat, Kecamatan Sang Tombolang. Tak hanya adanya rentetan demo oleh warga, bahkan urusan dengan kepolisian dan berujung terpenjaranya beberapa warga pun terjadi.

Tak hanya itu, masih hangat-hangatnya masalah keberadaan PT Malisya Sejahtera, perusahaan budidaya kelapa genja yang berlokasi di Desa Tiberias. Perusahaan itu pun tak lepas dari permasalahan serupa: ditentang warga.

Pun yang terkini, keberadaan PT Conch North Sulawesi Cement (PT Conch), salah satu perusahaan semen di Kecamatan Ibonto 1 itu menjadi persoalan yang tak kalah serius. Setelah keluarnya penegasan Bupati Bolmong terkait bakal melakukan penutupan perusahaan tersebut, kali ini PT Conch malah balik melayangkan laporan ke Polda Sulut.

Laporan itu dilayangkan terhadap Kepala Satpol PP Bolmong, Imran Nantudju, dkk. Mereka dilapor perusahaan lantaran dianggap melakukan tindak pidana kekerasan dan pengrusakan terhadap aset perusaahaan pada Senin, 05 Juni 2017.

Dikonfirmasi, Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Ibrahim Tompo, SIK membenarkan adanya laporan tersebut. Kata dia, akibat peristiwa tersebut, PT Conch dalam laporan menyebut alami kerugian materil atas rusaknya 11 unit bangunan, 240 buah kaca jendela, dan 100 daun pintu.

Diuraikan, peristiwa itu bermula ketika pukul 10.00 Wita, rombongan Satpol PP datang menanyakan perihal izin perusahaan. Singkatnya, perusahaan oleh Satpol PP dianggap tidak mempunyai izin. Barulah kemudian pada pukul 11.00 Wita, tindakan yang diangap pidana itu dilakukan.

“Ini memprihatinkan karena perusahaan ini adalah investasi asing, dan pengrusakan dilakukan oleh aparat pemerintahan. Sepatutnya ada mekanisme yang lebih wajar untuk memperlakukan investor apalagi invertasi asing. Ini akan menjadi citra negatif bangsa lain terhadap kita,” kata Tompo kepada zonabmr.com, Selasa (06/06) malam.

Untuk itu lanjut Tompo, pihaknya akan mengusut tuntas kasus tersebut. “Kami telah mengirim tim dari Polda untuk melakukan pendalaman terhadap kasus ini agar bisa diproses sesuai aturan,” tegasnya.(gito)

You might also like

Karyawan PT Artha Prima Finance Bakal Ditahan Polisi

ZONA HUKRIM – Diduga melakukan perbuatan melawan hukum, karyawan PT Artha Prima Finance mendapatkan surat panggilan kepolisian, Senin (21/7) sore tadi. Surat panggilan itu, dilayangkan untuk menindaklanjuti laporan warga Kelurahan

Pelantikan DPRD Bolmong Bakal Diwarnai Aksi Demo

ZONA BOLMONG – Aksi demo bakal mewarnai pelantikan anggota DPRD Bolaang Mongondow (Bolmong) periode 2014-2019 yang dijadwalkan Rabu (10/9) pukul 13.00 WITA Besok. Polisi pun menyiapkan pengamanan ketat dalam pelaksanaan

Jelang Pileg, Sopir Keluhkan Puluhan Pos Sumbangan Rumah Ibadah

ZONA BOLMONG – Momen jelang Pemilu Legislatif (Pileg) 9 April mendatang, tampak ada yang berbeda dari sejumlah pos sumbangan rumah ibadah di sepanjang jalan di kabupaten Bolaang Mongondow, baik di

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply