Wahyudi Hamisi Senang Dipercaya jadi Kapten Tim

Wahyudi Hamisi Senang Dipercaya jadi Kapten Tim Football Olahraga
Wahyudi Hamisi

Gelandang muda Borneo FC II Wahyudi Hamisi punya pengalaman berharga kala timnya bersua Bali United. Pemain berusia 20 tahun ini dipercaya sang Pelatih Borneo FC II Ponaryo Astaman memegang ban kapten.

Selain muda, pemain yang akrab disapa Tole ini memiliki rekan yang lebih berpengalaman, seperti Muhammad Ridhuan dan Stevan Markovic.

Alasan Ponaryo memilih Tole rupanya cukup sederhana. Yakni dia ingin memberikan kepercayaan lebih pada pemainnya yang dua musim terakhir menjadi rekannya di
Borneo FC.

“Tole saya kenal baik. Dia punya semangat yang tinggi untuk bisa ditularkan ke pemain lain,” kata Popon, sapaan Ponaryo Astaman.

Semangat tinggi yang diperlihatkan Tole, mengingatkan Ponaryo akan gaya permainannya sewaktu masih merumput. Dia pun yakin, gelandang mudanya ini bisa berbuat lebih dari yang pernah dilakukannya selama menjadi pemain.

Laga kontra Persija di partai berikutnya, Ponaryo belum bisa menjamin apakah Tole bakal dipercaya lagi sebagai kapten. Pasalnya, rotasi pemain bakal dilakukan dan urung ada jaminan sang pemain akan menjadi starter atau tidak.

“Dilihat nanti komposisi timnya. Kalau ada yang lebih berpengalaman bisa saja kaptennya berubah,” terangnya.

Terpisah, Tole mengaku senang bisa dipercaya sebagai kapten. Baginya, menjadi pemimpin di lapangan bukan perkara mudah. Apalagi banyak pemain yang lebih senior di tim.

“Terima kasih untuk tim pelatih yang kasih kepercayaan lebih. Pengalaman luar biasa yang bisa saya dapatkan,” kata Tole.

Tole memang kenal baik dengan Ponaryo. Meski perbedaan umur cukup jauh, namun tak ada jarak berarti di antara keduanya. Bahkan selama dua musim terakhir, mereka selalu sekamar baik di mes maupun saat tur.

“Alhamdulillah bisa kenal baik dengan Bang Popon (Ponaryo). Banyak ilmu yang bisa saya dapat dan sama-sama tahu kelebihan serta kekurangan masing-masing. Insyaallah siap kalau diamanahkan lagi,” pungkasnya.

Sumber: JPNN.com

Leave a Response