Wali Kota: Duta Genre Harus Menjadi Patron dan Terus Berkarya Meski di Tengah Pandemi

0
68
Wali Kota: Duta Genre Harus Menjadi Patron dan Terus Berkarya Meski di Tengah Pandemi Headline Kotamobagu
Wali Kota Tatong Bara saat memberikan pertanyaan kepada salah satu finalis Duta Genre Kotamobagu.

ZONA KOTAMOBAGU – Pemilihan Duta Generasi Berencana (Genre) tahun 2021 yang digagas Pemkot Kotamobagu melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PP-KB), yang digelar di Aula Kantor Wali Kota, berlangsung meriah, Sabtu (3/4) malam.

Asisten II Setda Kotamobagu, Sitti Rafiqa Bora, membacakan sambutan Wali Kota Tatong Bara, menyampaikan permohonan maaf dari ibu wali kota yang tidak sempat menyampaikan sambutan pemerintah secara langsung, karena sedang menghadiri acara pembukaan Seleksi Tilawatil Quran dan Hadist (STQH) tingkat Kota Kotamobagu.

“Saya atas nama pribadi dan jajaran Pemerintah Kotamobagu menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh peserta duta Genre tahun 2021 yang berhasil lolos ke babak grand final walaupun ditengah pandemi covid-19. Insha Allah kerja keras dari adik-adiku sekalian mulai dari tahap awal proses karantina hingga saat ini dapat membuahkan hasil yang diharapkan serta dapat membawa nama harum Kota Kotamobagu bukan hanya di tingkat provinsi namun juga ditingkat nasional,” ucapnya.

Lanjutnya, pembangunan kependudukan keluarga berencana dan pembangunan keluarga adalah program strategis dalam rangka penyiapan sumber daya manusia yang berkualitas, berdaya saing, dan berkarakter dimasa yang akan datang.

“Upaya untuk mewujudkan remaja yang berkualitas merupakan tantangan tersendiri didalam pembangunan sehingga sangat diperlukan adanya suatu program untuk menangani permasalahan pada remaja demi menyiapkan kehidupan berkeluarga bagi remaja,” ujarnya.

Ia menjelaskan, program Genre didasarkan pada komposisi jumlah usia remaja yang tentunya memiliki berbagai permasalahan dalam kehidupan. “Berbagai masalah sekitar remaja di era milenial jauh lebih kompleks seperti seks pra nikah, aborsi, nikah dibawah umur, infeksi menular seksual, napsah, HIV-AIDS, pernikahan dini dan berbagai permasalahan remaja lainnya yang perlu dikelola dengan baik yang salah satunya melalui program generasi berencana ini,” jelasnya.

Oleh karena itu, berbagai permasalah remaja ini harus dikelola lewat program Genre ini. “Kita harus fokus dalam pembentukan karakter generasi muda agar menjadi remaja tangguh yang mampu berkontribusi dalam pengembangan pembangunan daerah kita tercinta,” jelasnya.

Dalam sambutan pemerintah tersebut, Wali Kota juga mengingatkan kepada seluruh remaja untuk terus menggali potensi dan bakat diri. “Jadilah remaja yang mau belajar dari kegagalan. Tidak mudah berpuas diri saat berhasil meraih prestasi,” terangnya.

Pemerintah berpesan, agar para remaja menjauhi pergaulan negatif, juga tidak lupa menyaring segara informasi yang masuk. Ambil baik dan buang yang buruk. “Saya berharap, adik-adik yang terpilih menjadi Duta Genre 2021 ini bisa membawa output yang baik. Entah itu dalam skala provinsi atau bahkan nasional,” paparnya.

“Duta Genre harus bisa menjadi patron dan contoh yang baik bagi remaja daerah untuk terus berkarya meskipun di tengah pandemi Covid-19,” pesannya.

Sebagai informasi, Wali Kota Tatong Bara, menyempatkan diri untuk hadir di tempat acara Grand Final Duta Genre usai menghadiri pembukaan STQH tingkat Kotambagu, dan bahkan sempat mengajukan pertanyaan kepada finalis Duta Genre Kotamobagu. (guf)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here