Warga Bingung dengan Sanksi Tilang Petugas Dishub

0
460

 

Warga Bingung dengan Sanksi Tilang Petugas Dishub Hukum
ILustrasi

 

ZONA HUKRIM – Operasi Lalulintas (Lalin) dilakukan petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Kotamobagu belakangan ini, membuat kebingungan sejumlah warga khususnya pengemudi kendaraan bermotor (Ranmor) yang dicegat dengan ganjaran tilang, apalagi operasi itu tanpa gabungan dengan pihak kepolisian.

Sejumlah warga menuturkan operasi dijalan oleh pihak Dishub haruslah bersama pihak kepolisian. “Petugas Dishub juga harus punya sanksi yang jelas jika memang melakukan tilang, seperti memberikan surat tilang yang nantinya disidang di pengadilan,” Ungkap Hajim warga Matali.

Senada, Rusmin Bahansubu, salah satu sopir bentor mengaku kesal dengan tindakan anggota Dishub yang melakukan penertiban di Jalan Adampe dolot, Mogolaing. “Setiap sorenya para anggota Dishub sudah mulai operasi di jalan tersebut dan langsung manjalankan aksinya seperti biasa (tilang),” katanya.

Lanjut rusmin, petugas Dishub menurutnya, tidak boleh lakukan tilang tanpa polisi, sementara tiap sore mereka selalu gelar operasi, jangan-jangan sudah ada aturan baru? Ungkap Rusmin bingung.

Kepala Satuan Lalulintas (Kasat Lantas) Polres Bolmong AKP Yuriko Fernanda, SH, SIK. saat ditanyakan terkait hal ini mengatakan, anggota Dishub dalam kegiatan penertibkan lalulintas harus sesuai aturan. “Jangan sampai melanggar dan menyalahi Undang Undang No 22/2009 tentang lalulintas dan Angkutan Jalan,” Pungkasnya.

Kepala Dinas Perhubungan, Ahmad Yani Damopolii SH, hingga berita ini diturunkan belum berhasil dihubungi.(Gito)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here