Warga Desak Copot Kacab PLN Kotamobagu dan Modayag

0
401
Warga Desak Copot Kacab PLN Kotamobagu dan Modayag Boltim
Ketua GP Ansor Boltim, Candra Modeong

ZONA BOLTIM – Sering padamnya listrik sejak sepekan awal di bulan puasa Ramadan ini, membuat gerah sejumlah warga di Bolaang Mongondow Timur. Betapa tidak, pemadaman terjadi bahkan di jam sibuk seperti saat berbuka puasa, sholat tarawih, hingga jam makan sahur.

“Parah skali ni mati-mati lampu, sama deng ada sangaja noh. Masa mati lampu pas orang sambayang tarawih, sahur deng buka puasa? Kinerja PLN perlu dipertanyakan, apalagi sebelumnya dorang janji nda ada pemadaman selama puasa,” ujar Ep Mokoagow warga Kotabunan.

Hal yang sama diungkapkan Ijan Basol warga Kotamobagu, Ia mengecam jika ada unsur kelalaian pihak PLN dalam memberikan pelayanan hingga masyarakat dirugikan. “Jika ada pemadaman listrik harusnya segera dilakukan perbaikan, jika tetap terjadi pemadaman, dipastikan kinerja dan pelayanan PLN sangat buruk,” ujarnya.

Pemadaman listrik tak beraturan tersebut, dianggap sangat merugikan umat Islam dalam menjalankan bulan puasa. Warga pun mendesak agar Kepala PLN wilayah Sulawesi Utara, Tengah, dan Gorontalo (Suluttenggo) segera mencopot Kepala PLN Cabang Kotamobagu dan Kepala Ranting Boltim.

“Tindakan pihak PLN benar-benar sangat merugikan umat muslim, sebab waktu-waktu penting umat Islam di bulan puasa listrik malah dipadamkan. Jadi kami minta kepala PLN Sullutenggo, segera ambil tindakan yakni mencopot Kacab PLN Kotamobagu dan kepala PLN Boltim. Kalau tidak kami yang akan ambil tindakan,” tegas ketua Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) Boltim, Chandra Modeong.

Sayangnya terkait hal tersebut, Kepala PLN Ranting Boltim, I Nyoman Gede Prawira belum berhasil dimintai konfirmasi. Saat dihubungi ponselnya tidak aktif.

Reporter: Rahman Igirisa

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here