Warga Keluhkan Aktifitas Galian di Sungai Matali Baru

0
439

Warga Keluhkan Aktifitas Galian di Sungai Matali Baru Bolmong  ZONA BOLMONG – Warga Kecamatan Lolayan mulai mengeluhkan aktifitas pengerukan material sungai di Desa Matali Baru. Mereka menduga aktifitas tersebut mengakibatkan keruhnya air yang masuk ke areal persawahan warga.

Menurut Salewan, warga Desa Mopusi yang aliran sungai tersebut masuk di lahan sawahnya, kuat dugaan keruhnya air yang masuk ke persawahan akibat pengerukan pasir dan batu di hulu sungai.

“Selain itu, jika turun hujan lebat dan berlangsung selama sehari, maka lumpur masuk ke persawahan. Otomatis ini mengurangi hasil panen padi,” kata Salewang, Minggu (17/5).

Ia mengungkapkan, kegiatan galian C sudah berlangsung selama 3 tahun dampaknya mulai terasa. Air yang biasanya jernih, berubah jadi keruh. “Karena tempat pengerukan tersebut adalah hulu mata air yang mengairi persawahan di sekitar matali baru, mopusi dan tanoyan,” ucap Salewang.

Ia berharap, Pemkab dan DPRD dapat melakukan evaluasi, karena jika dibiarkan terus menerus akan berdampak pada banjir bandang. “Tentu masyarakat yang akan dirugikan,” ujarnya.

Reporter: Wiradi Gilalom

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here