Warga Minta Perendaman Emas Dihentikan

0
354
Warga Minta Perendaman Emas Dihentikan Boltim
Ilustrasi

ZONA BOLTIM – Warga Desa Bulawan bersatu mendesak pemerintah kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow Timur (Boltim) untuk segera memberhentikan aktivitas perendaman material emas milik oknum wakil ketua Dewan Kabupaten (Dekab) yang berada di lokasi Panang Desa Kotabunan. Pasalnya, lokasi perendaman yang hanya berjarak 1 Kilometer dari pemukiman warga, sudah mencemari air sungai yang melintasi desa Kotabunan dan Bulawan.

“Sungai sudah tercemar. Padahal warga biasa memanfaatkan air sungai ini untuk kebutuhan sehari-hari seperti cuci baju, mandi dan lain-lain. Selain itu, warga disini mulai dari anak-anak sampai orang dewasa sudah banyak yang mengidap alergi, karena pencemaran lingkungan. Sehingga itu kami meminta agar Pemkab melalui dinas terkait tidak hanya tinggal diam melihat persoalan ini,” kata Rahman Igirisa, warga Bulawan, kemarin.

Senada dikatakan warga Bulawan lainnya, Asaat Bambang, menurutnya aktivitas perendaman material emas tersebut harus segera dihentikan, Jika tidak kata Asaat, warga setempat akan dengan terpaksa menghentikannya. “Pemerintah harus tegas menyikapi ini, jangan karena dia oknum pejabat, lantas tidak ditindaki, kasihan masyarakat sekitar yang menerima dampaknya,” ujar Asaat.

Terpisah, kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH), Hariono Sugeha, mengakui sudah banyak keluhan masyarakat yang masuk ke pihaknya terkait aktivitas perendaman tersebut. “Kita juga sudah turun meninjau dilokasi bersama tim terpadu yang terdiri dari BLH, ESDM, Kesbangpol dan Satpol PP beberapa waktu lalu, dan memang perendaman itu harus dihentikan karena sangat berbahaya, jika tidak akan mencemari lingkungan, dan berdampak pada masyarakat,” ujar Hariono. seraya mengatakan, pihaknya juga sudah berulang kali memberi teguran ke pemilik usaha tersebut, baik secara surat resmi maupun secara pribadi.

Senada dikatakan kepala dinas ESDM, Jamaluddin. Menurutnya, jika pemilik usaha tersebut tidak mengindahkan, maka pihaknya akan mengambil langkah tegas. “Kita akan tetapkan aturan, siapapun pemiliknya tetap kita tindaki, karena tidak ada yang kebal hukum,” tegasnya.

Beberapa waktu lalu, pemilik usaha tersebut, Donny Sahe saat dikonfirmasi mengakui bahwa perendaman emas tersebut bukan miliknya.” Itu milik adik saya, konfirmasi saja langsung kepadanya,” ujar Donny beberapa waktu lalu.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here