Warga Resah Maraknya Pencurian Sapi di BMR

0
501
Warga Resah Maraknya Pencurian Sapi di BMR Hukum
Warga Resah Maraknya Pencurian Sapi di BMR

ZONA BOLTIM – Sejumlah peternak sapi resah akan maraknya kasus pencurian hewan ternak yang terjadi di wilayah Bolaang Mogondow Raya (BMR) beberapa tahun terakhir ini. Salah satu korban pencurian sapi, Adi Sutarji warga Desa Pruwerjo Kecamatan Modayag mengatakan, dirinya sangat berharap aparat kepolisian dapat segera menangkap para pelakunya.

Menurut Sutardji, jika para pelaku ini dibiarkan, mereka akan terus melakukan aksi serupa dikemudian hari. “Kehilangan sapi begitu berat dan sangat merugikan. Kami meminta polisi beri efek jera para pelaku pencurian hewan ini,”  kata Sutarji saat bersua dengan zonabmr.com, Senin (19/1).

Hal yang sama dikatakan Stefi Umbo, warga Desa Dondomon yang juga salah satu korban pencurian. Kata dia, memang saat ini di wilayah Dumoga Raya sangat marak pencurian sapi. “Tak sedikit yang kehilangan sapi peliharaannya. Begitu pun beberapa aksi pencuri ini sangat kejam dengan meninggalkan bagian-bagian tubuh sapi yang dicurinya,” keluh Stefi.

Sementara itu Kapolres Bolaang Mogondow melalui Kanit Buser, AIPTU Zainal Amama saat dikonfirmasi membenarkan bahwa memang saat ini aksi pencurian sapi tengah marak. “Dari data yang kami peroleh, tercatat ada sekitar 48 kasus pencurian sapi yang dilaporkan,” kata Zainal.

Lanjut Zainal, pihaknya sudah mengantogi dua nama pelaku yang dicurigai kerap melakukan pencurian sapi tersebut, yakni R alias Opo dan A alias Am. Bahkan kata dia, sekitar Bulan November 2014 lalu, pihaknya dalam pengejaran sempat menembak lengan kiri tersangka Opo, namun tersangka berhasil kabur.

“Kedua tersangka merupakan target oprasi (TO) satuan Tim Buser Polres Bolmong. Kami akan berupaya segera menangkap para pelaku,” ungkap Paman sapaan akrab Zainal, sembari menambahkan agar warga peternak sapi lebih waspada dan sebisa mungkin mengikat peliharaan di tempat yang mudah diawasi.

Peliput: Gito Mokoagow

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here