
ZONA KOTAMOBAGU – Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) mendapat anggaran sebesar Rp3,3 miliar dari Kementrian Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (KemenPUPR) untuk pembangunan 225 unit rumah melalui program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS). Hal ini diutarakan Kepala Dinas PRKP, Imran Amon.
Menurutnya, pihaknya sebelumnya telah mengusulkan 350 unit rumah pada program BSPS. “Alhamdulillah usulan kita disetujui meski jumlahnya tidak seperti yang kita usulkan. 225 unit itu tersebar di empat kecamatan,” katanya.
Ia mengungkapkan, pencairan anggaran tersebut dilakukan dalam dua tahap. Saat ini katanya masih sedang berlangsung verifikasi proposal tahap. “Setelah verifikasi ini baru action pekerjaannya. Nantinya dari verifikasi yang dilakukan itu akan diketahui bahan atau material apa yang dibutuhkan untuk tahap pertama,” ungkapnya.
Lanjutnya, setiap unit rumah dianggarkan sebesar Rp15 juta dalam bentuk bahan atau material bangunan. “Dari lima belas juta itu, ada dua juta lima ratus untuk upah dan sisanya untuk bahan bangunan. Pembangunannya secara swadaya, kami hanya mengawasi saja di lapangan,” ujarnya.
Ditambahkannya program BSPS tersebut diberikan kepada masyarakat kurang mampu dengan tujuan tersedianya rumah yang layak huni. “Harapan kami manfaat dari program ini bisa langsung dirasakan masyarakat khususnya penerima bantuan,” tambahnya. (ads/gito)
Jumlah Penerima BSPS per Desa-Kelurahan:
Gogagoman : 35 penerima
Pontodon : 20 penerima
Kopandakan I : 25 penerima
Moyag Induk : 20 Penerima
Upai : 20 Penerima
Genggulang: : 25 Penerima
Motoboi Kecil : 20 Penerima
Mogolaing : 30 Penerima
Poyowa Besar II : 30 Penerima
*** Sumber: Dinas PRKP


