Banjir Doorprize, Touring Migrant Day di Kotamobagu Meriah

175
Kepala BP2MI Benny Rhamdani didampingi Ketua DPRD Kotamobagu Meiddy Makalalag menyerahkan hadiah doorprize kepada peserta jalan sehat.

ZONA KOTAMOBAGU – Hari kedua pelaksanaan Touring Migrant Day 2022 oleh Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) di Kotamobagu dimeriahkan dengan jalan sehat dan senam zumba, bertempat di Halaman Universitas Dumoga Kotamobagu, Minggu (11/12/2022).

Kegiatan jalan sehat dan senam zumba ini dipimpin langsung oleh kepala BP2MI RI, Benny Rhamdani serta turut dihadiri wakil walikota Kotamobagu, Nayodo Koerniawan, Ketua DPRD Kotamobagu, Meiddy Makalalag, Kapolres Kotamobagu, Dandim 1303 Bolmong, serta para tamu dan undangan.

Dalam kegiatan yang diikuti oleh ribuan orang ini, BP2MI turut serta membagikan berbagai macam Doorprize bagi peserta jalan sehat dan senam zumba, mulai dari belasan sepeda, televisi, telepon seluler, serta berbagai hadiah lainnya.

Selain itu dalam peringatan Migrant Day 2022 ini, BP2MI juga menggelar event balap motor atau Drag Bike di Kota Kotamobagu yang dipusatkan di jalan jalur dua Paloko Kinalang, berlangsung selama dua hari Sabtu 10 Desember hingga Minggu 11 Desember.

Khusus untuk event Drag Bike BP2MI juga menyiapkan tropi dan uang tunai hingga 3 unit sepeda motor yang akan diberikan kepada pemenang.

Kepala BP2MI Benny Rhamdani mengatakan, momentum peringatan Hari Pekerja Migran Indonesia ini, digelar meriah sebagai bentuk penghormatan kepada para PMI.

“Pekerja Migran Indonesia merupakan penyumbang devisa negara yang masuk 5 besar secara nasional, sehingganya mereka layak disebut sebagai pahlawan devisa, dan mendapatkan perlakuan istimewa sebagai Very Very Important Person (VVIP),” kata BRANI sapaan akrab Benny Rhamdani.

Peringatan HPMI tahun ini mengangkat tema Stop Human Trafficking, Pekerja Migran Bermartabat, Negara Berdaulat.

“Ini merupakan penegasan kita untuk memerangi penempatan Pekerja Migran Indonesia secara ilegal, Stop Human Trafficking, digelorakan dan diglorifikasi karena masih maraknya penempatan ilegal yang menjerat para PMI yang dilakukan oleh para oknum yang memiliki atributif kekuasaan dari berbagai instansi,” pungkasnya. (*/guf)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here