
ZONA KOTAMOBAGU – Pengaspalan jalan akses masuk ke Bukit Tursina atau pondok pesantren paku bumi Nurul Khairaat yang terletak di Desa Moyag, sepanjang 750 meter, menjadi program prioritas pembangunan oleh Pemerintah Desa setempat.
Usulan pengaspalan jalan tersebut lahir dalam Musyawarah Rencana Pembangunan Desa (Musrenbangdes) tingkat Desa Moyag untuk usulan Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Kota Kotamobagu Tahun Anggaran 2024, yang digelar di Balai Pelatihan Masyarakat (BPM) Desa Moyag, Kecamatan Kotamobagu Timur, Selasa (24/1/2023).

“Pengaspalan jalan masuk ke Bukit Tursina mulai dari RT 8 sampai RT 16 sepanjang 750 meter masuk program prioritas pembangunan tahun ini,” kata Kepala Desa Moyag, Irwan Pontoh.
Menurutnya, pembangunan jalan masuk ke bukit tursina telah menjadi prioritas pemerintah desa karena tempat tersebut sebagai pusat keislaman atau islamic center.
“Bukit tursina adalah ikon desa Moyag. Dan kita ketahui bersama sudah banyak habaib serta ustadz dari luar daerah bahkan luar negeri datang ke bukit ini memberikan syiar agama. Untuk itu, kami berharap kepada pemerintah daerah agar pembangunan jalan masuk ke bukit tursina secepatnya dapat terealisasi,” ucapnya.

Selain itu, ada 4 program prioritas lainnya yang diusulkan dalam Musrenbangdes tersebut, yakni; pengadaan bibit unggul untuk perkebunan, bantuan UMKM untuk masyarakat penjual kue dan kantin, bantuan peternakan untuk ayam kampung unggulan serta pengaspalan jalan menuju perusahaan gula semut.
Turut hadir dalam Musrenbang tersebut, Anggota DPRD Kotamobagu, Yunita Lontoh, pihak Bappelitbangda, Dinas PUPR, Dinas Pertanian, mewakili Camat Kotamobagu Timur, BPD, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta seluruh perangkat desa. (Advertorial)

