
Kotamobagu, ZONABMR.COM – Upacara bendera di halaman SMA Negeri 1 Kotamobagu pada Senin, 25 Agustus 2025, berlangsung khidmat sekaligus penuh kebanggaan.
Pagi itu, tidak hanya bendera Merah Putih yang berkibar dengan gagah, tetapi juga rasa haru dan bangga yang menyelimuti seluruh peserta upacara.
Momen tersebut menjadi istimewa karena pihak sekolah memberikan apresiasi kepada para siswa yang telah membawa nama harum sekolah lewat tugas mulia sebagai anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tahun 2025.
Kepala SMA Negeri 1 Kotamobagu, Masyuri Podomi, S.Pd., MM., memimpin langsung prosesi penyerahan sertifikat penghargaan.
Satu per satu nama dipanggil untuk menerima apresiasi di hadapan seluruh siswa, guru, serta jajaran sekolah.
Mereka adalah Theresia Natalie Batara Randa, Nazril Alfarizi Olii, Rafi Al Albani Mokodompit, Muh. Cakra Pratama Salim, Ashraf Faisal Dondo Mogimpe, Chayla Syahira Amiranty Puteri, dan Megrisa Hidayat Lasena.
Dalam sambutannya, Masyuri menegaskan bahwa pencapaian para siswa ini adalah kebanggaan besar, tidak hanya bagi SMA Negeri 1 Kotamobagu, tetapi juga bagi masyarakat daerah.
“Saya bangga karena kalian sudah mengharumkan nama SMA Negeri 1 Kotamobagu sebagai anggota Paskibraka tahun 2025. Sekolah memberikan apresiasi sebagai bentuk ucapan terima kasih atas tugas yang telah dilaksanakan dengan baik. Harapan kami, tujuh utusan sekolah ini bisa menjadi orang-orang hebat di masa depan,” ungkapnya.
Suasana hening sejenak ketika sertifikat penghargaan diterima.
Tepuk tangan meriah kemudian pecah dari peserta upacara, menandai betapa pencapaian ini menjadi kebanggaan kolektif bagi keluarga besar SMA Negeri 1 Kotamobagu.

Di tengah rasa haru, Theresia Natalie Batara Randa tampil mewakili rekan-rekannya untuk menyampaikan ucapan syukur.
Ia mengakui bahwa kesempatan menjadi Paskibraka merupakan pengalaman yang tak ternilai.
“Pertama-tama saya bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan saya juga berterima kasih kepada Bapak Kepala Sekolah, guru-guru, serta seluruh pihak sekolah yang telah memberi dorongan dan motivasi. Saya berjanji akan terus berusaha melakukan yang terbaik demi mengharumkan nama sekolah dan daerah kita,” ujar Theresia.
Lebih jauh, Theresia menegaskan tekadnya untuk tidak berhenti sampai di sini.
Baginya, menjadi Paskibraka adalah langkah awal untuk terus berkarya dan berkontribusi.
Ia pun menyampaikan pesan khusus bagi generasi muda Bolaang Mongondow Raya (BMR).
“Mari kita sebagai anak muda berani tampil, berprestasi, dan melakukan yang terbaik untuk mengisi pembangunan daerah dan negeri Indonesia tercinta,” tegasnya.
Di balik prestasi yang telah diraihnya, Theresia menyimpan cita-cita besar: menjadi seorang dokter militer.
Putri pertama dari pasangan Yohanis Batara Randa dan Ni Ketut Sayang ini menaruh harapan tinggi agar kelak bisa mengabdikan diri di bidang kesehatan sekaligus pertahanan negara.
Cita-cita tersebut menjadi dorongan kuat baginya untuk terus berdisiplin, belajar sungguh-sungguh, dan tidak mudah menyerah dalam meraih masa depan.
Apresiasi ini sekaligus menjadi bukti nyata bahwa SMA Negeri 1 Kotamobagu tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik, tetapi juga mendukung penuh pengembangan karakter, kepemimpinan, dan jiwa nasionalisme para siswanya.
Tidak heran jika sekolah ini kembali mengukir prestasi dengan meloloskan tujuh siswa sebagai Paskibraka di tahun 2025.
Bagi Theresia dan keenam rekannya—Nazril, Rafi, Cakra, Ashraf, Chayla, dan Megrisa—pengalaman ini akan menjadi modal penting untuk menatap masa depan.
Mereka tidak hanya berhasil menunaikan tugas negara dengan baik, tetapi juga telah menularkan semangat disiplin, tanggung jawab, dan kebanggaan kepada seluruh siswa lain.
Sejarah pun mencatat, SMA Negeri 1 Kotamobagu hampir setiap tahun berhasil melahirkan anggota Paskibraka baik di tingkat kota, provinsi, hingga nasional.
Tradisi prestasi ini tidak lepas dari pembinaan intensif serta dukungan penuh sekolah terhadap kegiatan ekstrakurikuler, terutama di bidang kepramukaan dan kepemimpinan.
Dengan konsistensi tersebut, sekolah ini semakin meneguhkan diri sebagai salah satu pencetak kader-kader muda berjiwa nasionalis di Bolaang Mongondow Raya.
Momen sederhana namun penuh makna ini menegaskan bahwa setiap langkah kecil anak muda, ketika dilakukan dengan dedikasi, bisa menjadi sumber inspirasi besar.
Dan dari halaman sekolah itulah, semangat kebangsaan terus ditumbuhkan, agar kelak lahir generasi penerus yang siap membanggakan daerah dan Indonesia di kancah yang lebih luas.




