ASN ‘Hilang’ di Jam Kerja, Kantor Disperinaker Kotamobagu Sunyi Seolah Abaikan Sidak Wali Kota

93
ASN ‘Hilang’ di Jam Kerja, Kantor Disperinaker Kotamobagu Sunyi Seolah Abaikan Sidak Wali Kota
Kantor Disperinaker Kotamobagu, Kosong Melompong Tak Ada Satu pun ASN di Saat Jam Kerja (Foto: Udi)

Kotamobagu, ZONABMR.COM — Ironi di tengah gencarnya imbauan kedisiplinan dari Wali Kota Kotamobagu Weny Gaib. Saat publik masih membicarakan hasil sidak wali kota pekan lalu, suasana di Kantor Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) justru tampak seolah tak tersentuh teguran.

Selasa, 14 Oktober 2025 siang, sekira pukul 14.30 WITA, kantor yang mestinya jadi pusat aktivitas pelayanan itu terlihat sepi. Tak satu pun ASN tampak di ruang kerja.

Yang tersisa hanyalah beberapa siswa Praktik Kerja Lapangan (PKL) yang tampak sibuk sendiri, menutup sunyinya ruangan yang mestinya berdenyut oleh aktivitas pegawai.

“Sejak selesai istirahat, pegawai belum balik,” ujar salah satu siswa PKL yang ditemui zonabmr di kantor Disperinaker, Kelurahan Kotobangon Kecamatan Kotamobagu Timur.

Padahal, belum genap sepekan lalu, Wali Kota Weny Gaib turun langsung melakukan inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), menegaskan soal kedisiplinan ASN dan pelayanan publik.

Namun pemandangan di Disperinaker seolah menjadi potret nyata bahwa sidak itu belum benar-benar menggugah kesadaran aparat di bawahnya.

Tentunya, hal tersebut bertentangan dengan program “Kotamobagu Bersahabat” yang menjadi visi misi Wali Kota Weny Gaib dan Wakil Wali Kota Rendy Virgiawan Mangkat.

Menanggapi hal itu, Kepala BKPP Kotamobagu, Devi Rumondor, menegaskan akan menindaklanjuti hasil sidak wali kota dengan langkah tegas.

“Kepala OPD wajib menjatuhkan hukuman disiplin kepada pegawai yang melanggar. Sanksi akan diberikan sesuai dengan PP Nomor 94 Tahun 2021 tentang Disiplin PNS,” tegasnya.

Namun di sisi lain, sebagian warga menilai teguran tak cukup jika tak diikuti tindakan nyata.

“Sidak bagus, tapi kalau ASN tetap santai saja, berarti efeknya belum ada. Pemerintah harus berani ambil langkah tegas, ganti saja Kepala Dinas yang tidak disiplin dan tak mampu mendisiplinkan bawahannya!” kata Reyhan Mamonto, warga Kotamobagu.

Kini, yang tersisa hanyalah pertanyaan: sampai kapan kedisiplinan ASN hanya ramai saat sidak, tapi sunyi di hari-hari berikutnya?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here