Sejarah! Era Michael Solat Bibisa Antar Sepakbola Kotamobagu Raih Medali Perdana Porprov Sulut

177
Sejarah! Era Michael Solat Bibisa Antar Sepakbola Kotamobagu Raih Medali Perdana Porprov Sulut
Sejarah! Era Michael Solat Bibisa Antar Sepakbola Kotamobagu Raih Medali Perdana Porprov Sulut (Foto: Askot PSSI Kotamobagu)

Kotamobagu, ZONABMR.COM — Sebuah era baru dimulai. Untuk pertama kalinya tim sepak bola Kotamobagu berhasil meraih medali Porprov, mengunci posisi Juara III pada gelaran Porprov Sulut XII Tahun 2025 di Manado.

Era baru ini dikomandoi Ketua Askot PSSI Kotamobagu, Michael Solat Bibisa yang belum lama menjabat.

Capaian ini bukan hanya angka di papan klasemen—tetapi simbol kebangkitan sepak bola Kotamobagu setelah sekian penyelenggaraan Porprov hanya terhenti di penyisihan grup.

Dan seperti lazimnya kisah besar, jalan menuju podium dipenuhi drama, tekanan, dan ketegangan yang membuat perjalanan tim ini layak dikenang publik.

Stadion Klabat, Ranotana, Ahad, 23 No vember 2025, menjadi saksi salah satu laga paling emosional bagi Kotamobagu, kontra Kabupaten Bolmong.

Pertandingan berjalan sengit, penuh kontak fisik, dan tensi tinggi. Kotamobagu unggul 1–0, namun justru babak kedua menjadi ujian terbesar.

Saat Bolmong mendapat peluang emas, kapten tim mengambil keputusan berani dan penuh pengorbanan.

Ia melakukan pelanggaran taktis untuk memutus serangan demi menjaga gawang tetap aman.

Aksi itu langsung berbuah kartu kuning kedua, dan otomatis kartu merah.

Tiba-tiba, suasana Stadion Klabat berubah tegang. Serangan Bolmong menggila, waktu masih panjang, Kotamobagu harus bertahan dengan 10 pemain. Pelatih, official, hingga suporter dibuat menahan napas setiap menit.

Namun pertahanan terakhir yang heroik dan mentalitas baja para pemain muda akhirnya menjaga skor 1–0 hingga laga usai.

Kemenangan itu mengantar Kotamobagu ke podium juara tiga dan menjadi momen paling krusial meraih medali perunggu.

Di tengah euforia itu, satu hal yang tak bisa dipungkiri, peran Ketua Askot PSSI Kotamobagu Michael Solat Bibisa.

Michael Solat Bibisa

Dukungan yang diberikan bukan hanya dalam bentuk motivasi dan kehadiran, tetapi juga bonus dari kantong pribadinya, bahkan sejak tim memastikan tiket semifinal.

Tanpa panggung, tanpa pencitraan, tanpa sorotan kamera—komitmen itu menjadi dorongan moral besar bagi pemain.

“Saya bangga dengan perjuangan mereka. Ini baru awal. Pembinaan akan kami perkuat, struktur akan kita rapikan, dan target kita adalah prestasi yang lebih tinggi di masa depan,” tegas Michael, Rabu, 26 November 2025.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Wali Kota Kotamobagu, Wenny Gaib, Wakil Wali Kota Rendy Virgiawan Mangkat, dan OPD yang turut memberi dukungan penuh.

Asisten pelatih Reflyn Buntuan menyebut pencapaian ini sebagai momen emosional.

“Setelah sekian lama, akhirnya kita berdiri di podium Porprov. Juara Tiga ini punya makna besar.”

Ia menegaskan bahwa perhatian dan dukungan Michael sangat menentukan.

“Bonus pribadi yang beliau berikan sangat memotivasi. Kami benar-benar merasa diperhatikan.”

Dengan seluruh rangkaian perjuangan—drama semifinal, kartu merah sang kapten, determinasi pemain, dan dukungan solid dari pucuk pimpinan—Kotamobagu kini resmi memasuki fase baru.

Era kebangkitan sepak bola Kotamobagu telah dimulai, dan tanpa mengecilkan peran atlet, pelatih serta official, jejak itu dimotori oleh Michael Solat Bibisa.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here