TCL Hadirkan VAR Penuh, Hendra Tegaskan Komitmen Panitia pada Fair Play dan Profesionalisme

5
TCL Hadirkan VAR Penuh, Hendra Tegaskan Komitmen Panitia pada Fair Play dan Profesionalisme
TCL Hadirkan VAR Penuh, Hendra Tegaskan Komitmen Panitia pada Fair Play dan Profesionalisme (Foto: Hen/Generated AI)

Kotamobagu, ZONABMR.COM – Ketua Panitia Penyelenggara Totabuan Champions League (TCL) 2026, Hendra Mokoagow, Selasa (16/6/2026), menegaskan komitmen panitia untuk menghadirkan kompetisi sepak bola yang tidak hanya meriah, tetapi juga berintegritas, profesional, dan menjunjung tinggi sportivitas.

Menurut Hendra, panitia menyadari bahwa perangkat pertandingan, khususnya wasit, memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga kualitas dan keadilan setiap pertandingan. Karena itu, sejumlah langkah strategis telah disiapkan guna meminimalkan kesalahan manusia sekaligus meningkatkan standar penyelenggaraan kompetisi.

Langkah pertama adalah peningkatan kompetensi seluruh perangkat pertandingan melalui pembekalan intensif sebelum kompetisi dimulai. Pembekalan tersebut bertujuan menyamakan pemahaman terhadap interpretasi peraturan permainan sehingga setiap keputusan yang diambil dapat berlangsung konsisten di seluruh pertandingan.

Selain itu, TCL 2026 juga akan menerapkan sistem Video Assistant Referee (VAR) di seluruh pertandingan sejak laga pembuka hingga partai final. Kehadiran teknologi tersebut menjadi salah satu terobosan panitia dalam menjawab tuntutan sepak bola modern sekaligus mengurangi potensi kesalahan fatal yang dapat memengaruhi hasil pertandingan.

Melanjutkan penerapan teknologi yang sebelumnya digunakan pada Wali Kota Cup VII 2025, TCL 2026 kembali menghadirkan VAR di seluruh pertandingan. Langkah ini menjadi bukti keseriusan panitia dalam menjaga kualitas kompetisi sekaligus meningkatkan kepercayaan seluruh peserta terhadap setiap keputusan yang diambil di lapangan.

Hendra menegaskan, penggunaan VAR di seluruh pertandingan merupakan bagian dari visi panitia untuk menghadirkan kompetisi yang mampu menjadi tolok ukur penyelenggaraan turnamen sepak bola di daerah.

“Kami ingin TCL 2026 menjadi standar baru penyelenggaraan turnamen sepak bola di daerah. Karena itu, penggunaan VAR di seluruh pertandingan merupakan bentuk komitmen panitia untuk menghadirkan kompetisi yang profesional, transparan, dan berintegritas. Kami berharap teknologi ini dapat meningkatkan kepercayaan seluruh peserta, ofisial, suporter, dan masyarakat terhadap setiap hasil pertandingan,” ujar Hendra.

Tak hanya itu, panitia juga akan menerapkan sistem evaluasi berkelanjutan terhadap kinerja wasit. Evaluasi dilakukan seusai setiap pertandingan sebagai bentuk pengawasan terhadap kualitas kepemimpinan pertandingan.

Apabila ditemukan pelanggaran kode etik maupun kesalahan teknis yang melampaui batas kewajaran, panitia memastikan akan mengambil tindakan tegas sesuai regulasi kompetisi yang berlaku.

“Kami sangat menyadari harapan tinggi masyarakat dan terbuka terhadap segala kritik yang membangun demi kemajuan sepak bola daerah. Kepada rekan-rekan media, kami meminta bantuan untuk terus mengawal jalannya TCL 2026 agar tetap kompetitif dan sarat semangat sportivitas,” tutup Hendra.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here