Komunitas Dump Truck Bolmong Raya Kotamobagu Resmi Dikukuhkan, Fokus pada Pemerataan Kerja dan Solidaritas Sopir

183
Komunitas Dump Truck Bolmong Raya Kotamobagu Resmi Dikukuhkan, Fokus pada Pemerataan Kerja dan Solidaritas Sopir
Wakil Wali Kota Kotamobagu, Rendy Virgiawan Mangkat Mengukuhkan Pengurus Komunitas Dump Truck BMR Kotamobagu (Foto: Udi)

Kotamobagu, ZONABMR.COM — Komunitas Dump Truck Bolmong Raya Kotamobagu resmi dikukuhkan, Ahad, 26 Oktober 2025, di Desa Poyowa Kecil, Kecamatan Kotamobagu Selatan.

Komunitas ini dibentuk sebagai wadah kebersamaan dan solidaritas bagi para sopir serta pemilik dump truck di wilayah Bolaang Mongondow Raya.

Ketua Komunitas, Sarjan Korompot, mengatakan pembentukan komunitas ini berawal dari kepedulian terhadap rekan-rekan sopir yang sering menghadapi persoalan di lapangan, terutama soal pemerataan kerja.

“Kami ingin semua rekan sopir mendapat kesempatan kerja yang sama. Tidak ada yang dirugikan, semua bisa bekerja dengan sistem yang tertib dan transparan,” ungkap Sarjan.

Menurutnya, komunitas ini juga hadir sebagai sarana komunikasi, silaturahmi, serta perlindungan bagi anggota.

Selain memperjuangkan pemerataan kerja, komunitas ini berkomitmen mendukung program pembangunan daerah.

“Kami ingin menjadi mitra pemerintah dan kontraktor. Komunitas ini bukan hanya wadah berkumpul, tapi juga bentuk tanggung jawab untuk bekerja profesional dan menjaga keselamatan di jalan,” ujarnya.

Komunitas yang awalnya hanya beranggotakan enam hingga tujuh orang kini telah berkembang menjadi sekitar 105 anggota aktif, dengan total anggota diperkirakan mencapai 300 orang yang tersebar di wilayah Kota Kotamobagu dan Bolaang Mongondow Raya.

Saat ini, komunitas sedang dalam proses pengesahan badan hukum sebagai langkah memperkuat kelembagaan dan profesionalitas organisasi.

Selain membahas program kerja, dalam kegiatan pengukuhan tersebut juga dibahas berbagai persoalan yang sering dihadapi sopir dump truck, salah satunya sulitnya memperoleh BBM solar di SPBU.

“Masalah utama saat ini adalah antrean panjang dan keterbatasan BBM solar. Kadang sudah antre lama, tapi belum tentu dapat. Kami berharap ada perhatian dari pemerintah dan pihak Pertamina,” ujar Sarjan.

Ketua Panitia, Hi. Irman Makalalag, menyampaikan apresiasi atas dukungan semua pihak yang telah membantu terbentuknya komunitas ini.

“Komunitas ini menjadi wadah bersama, tempat berbagi dan memperjuangkan kesejahteraan para sopir. Semoga bisa menjadi contoh bagi daerah lain,” kata Irman.

Foto Bersama Komunitas Dump Truck Bolmong Raya Kotamobagu (Foto: Udi)

Sementara itu, salah satu anggota komunitas, Hi. Rian, mengaku bersyukur dengan terbentuknya wadah ini.

Menurutnya, keberadaan komunitas sangat membantu para sopir di lapangan, terutama dalam pembagian pekerjaan dan memperjuangkan hak-hak anggota.

“Dulu banyak sopir yang jalan sendiri-sendiri. Sekarang ada wadah yang bisa menampung aspirasi dan memperjuangkan kepentingan bersama. Kami merasa lebih kuat dan lebih dihargai,” tutur Hi. Rian.

Di sisi lain, Wakil Wali Kota Kotamobagu, Rendy Virgiawan Mangkat, S.H., yang turut hadir dalam acara tersebut, memberikan apresiasi atas semangat kebersamaan yang dibangun komunitas itu.

“Pemerintah tentu mendukung komunitas seperti ini. Selain memperkuat silaturahmi, komunitas ini juga punya peran besar dalam membantu pembangunan dan menjaga ketertiban di lapangan,” ujar Rendy.

Kegiatan pengukuhan ditutup dengan doa bersama dan sesi foto antara pengurus komunitas, jajaran Pemkot Kotamobagu, serta unsur Forkopimda yang hadir.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here