
ZONABMR.com-Panitia Drag Race dan Drag Bike Kotamobagu Bersahabat menyatakan bertanggung jawab terhadap penanganan korban insiden yang terjadi pada hari keempat penyelenggaraan ajang balap tersebut. Insiden itu mengakibatkan delapan orang meninggal dunia serta sejumlah korban lainnya mengalami luka-luka.
Ketua Panitia Drag Bike–Drag Race Kotamobagu Bersahabat, Lucky Sugeha, mengatakan panitia langsung mendampingi korban dan keluarga setelah kejadian, termasuk memberikan santunan kepada keluarga korban meninggal dunia.
Hal itu disampaikan Lucky dalam pertemuan bersama awak media, Selasa (11/8/2026), di Kusu-kusu Cafe, Kelurahan Kotobangon, Kecamatan Kotamobagu Timur.
Lucky mengatakan santunan duka sebesar Rp5 juta diberikan kepada masing-masing keluarga korban meninggal dunia. Panitia juga membantu kebutuhan keluarga selama masa duka.
“Kami langsung mendatangi rumah duka pada malam kejadian bersama unsur Muspida, Pak Wali Kota Weny Gaib, Pak Sekkot, dan jajaran pemerintah setempat untuk menyerahkan santunan duka secara tunai di tempat. Selain itu, kami juga memfasilitasi kebutuhan keluarga, seperti konsumsi dan katering selama masa duka,” ujar Lucky.
Selain santunan awal, panitia juga membantu proses administrasi klaim asuransi bagi korban. Menurut Lucky, dokumen seperti dokumentasi, surat keterangan medis, dan bukti perawatan tengah dilengkapi untuk proses klaim.
Lucky menyatakan peserta, panitia, dan penonton dalam kegiatan tersebut mendapatkan perlindungan asuransi Jasa Raharja.
Enam Korban Dirujuk ke Manado
Lucky mengatakan panitia menanggung penanganan medis korban yang membutuhkan perawatan lanjutan, termasuk korban yang dirujuk ke rumah sakit di Manado.
“Ada sekitar enam orang yang dirujuk ke Manado. Kami menjamin seluruh biaya perawatan dan proses akomodasi kamar medis tanpa kendala,” katanya.
Menurut Lucky, panitia berkoordinasi dengan pihak rumah sakit dan pemerintah daerah dalam penanganan korban.
Panitia Klaim Perizinan Lengkap
Mengenai legalitas kegiatan, Lucky mengatakan seluruh prosedur perizinan telah dipenuhi oleh panitia.
Ia menyebut kegiatan tersebut memperoleh rekomendasi dari Polres hingga izin pelaksanaan dari Polda.
Untuk dukungan keselamatan dan medis, panitia menyiagakan satu unit ambulans, satu dokter, tiga tenaga medis, serta pengamanan patroli personel Brimob di sekitar lintasan hingga garis finis.
Panitia juga menyatakan setiap kendaraan peserta telah menjalani pemeriksaan teknis atau scrutineering di area paddock sebelum mengikuti perlombaan dan dinyatakan layak berlaga.
Hingga berita ini ditayangkan, dokumen kelengkapan perizinan yang disebutkan Lucky belum dishare kepada media.
Lucky menyatakan siap memberikan dokumen perizinan tersebut kepada media sebagai bahan untuk melihat kelengkapan administrasi kegiatan.
Penanganan Korban Berlanjut
Lucky mengatakan panitia akan terus mendampingi korban dan keluarga dalam proses penanganan medis, santunan, serta klaim asuransi.
Panitia juga menyampaikan duka cita kepada keluarga delapan korban meninggal dunia atas insiden yang terjadi dalam pelaksanaan Drag Race dan Drag Bike Kotamobagu Bersahabat.


