
ZONA KOTAMOBAGU – Pasukan pengibar bendera pusaka (Paskibraka) yang akan mengibarkan bendera merah putih pada upacara peringatan HUT ke-75 kemerdekaan Republik Indonesia di lapangan Boki Hotinimbang Kotamobagu hanya melibatkan 8 orang Paskibraka.
Hal ini dikatakan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), Marham Anas Tungkagi. Menurutnya upacara peringatan HUT ke-75 RI tahun 2020 ini akan sangat berbeda dengan peringatan di tahun-tahun sebelumnya. “Pelaksanaan yang seharusnya diikuti 45 pasukan pengibar bendera pusaka (Paskibraka) kini hanya diikuti 8 peserta. Itu pun yang akan melaksanakan adalah purna Paskibraka tahun 2019,” ujar Anas.
Dijelaskannya, upacara HUT RI tahun 2020 ini sangat sederhana karena adanya pandemi. “Upacara hanya dilakukan pagi, bukan seperti saat detik-detik proklamasi seperti yang tahun lalu,” jelasnya.
Saat ini 8 anggota purna Paskibraka akan memasuki tahapan pemantapan. “Rencananya akan dilaksanakan Senin pekan depan oleh PPI di lapangan Boki Hotinimbang Kotamobagu. Memang latihannya hanya 5 sampai 7 hari karena yang digunakan purna tahun lalu. Itu sesuai surat edaran dari Pemerintah Pusat ke semua daerah se Indonesia,” terangnya.
Untuk itu dirinya berharap kepada 8 purna paskibraka yang akan menjalankan tugas pada tanggal 17 Agustus 2020 nanti, bisa melaksanakannya sebaik-baiknya serta menjaga kesehatan hingga pelaksanaan nanti. “Dan, bagi calon paskibraka 2020 yang belum melaksanakan tugas, harap bersabar karena ini sudah ketentuan dari Pemerintah Pusat akibat pandemi ini,” harap Anas. (guf)


