Tokoh Masyarakat Gaungkan Ajakan Masyarakat Kotamobagu Jaga Kondusifitas dan Tak Terprovokasi Isu

204
Tokoh Masyarakat Gaungkan Ajakan Masyarakat Kotamobagu Jaga Kondusifitas dan Tak Terprovokasi Isu
(Kiri ke Kanan) Jainuddin Damopolii, Marlina Moha Siahaan dan Jemi Lantong

KOTAMOBAGU, ZONABMR.COM – Situasi di Kota Kotamobagu hingga kini terpantau aman, damai, dan terkendali.

Meski begitu, sejumlah tokoh masyarakat mengimbau warga untuk tetap waspada serta tidak mudah terpengaruh isu-isu negatif yang berkembang, baik di tingkat nasional maupun di media sosial.

Mantan Bupati Bolaang Mongondow dua periode, Hj. Marlina Moha Siahaan (MMS), menegaskan pentingnya menjaga keamanan dan ketenteraman bersama.

“Saya rasa situasi kita semua kondusif. Mari kita jaga bersama keamanan daerah ini dengan doa, kerja sama, dan kebersamaan. Saya berpesan kepada seluruh masyarakat, jangan mudah terpancing emosi ataupun isu-isu yang tidak jelas sumbernya,” ujar MMS yang juga Staf Khusus Gubernur Sulut.

Dalam kesempatan itu, MMS juga menyampaikan duka cita atas wafatnya Affan Kurniawan, pengemudi ojek online yang meninggal pada Jumat 29 Agustus 2025.

“Secara pribadi saya turut berduka cita sebesar-besarnya atas wafatnya saudara kita Affan Kurniawan,” ucapnya.

Ia berharap masyarakat Bolaang Mongondow Raya (BMR), khususnya di Kotamobagu, dapat menyampaikan aspirasi secara damai.

Menurutnya, kebebasan berpendapat sudah diatur dalam undang-undang dan harus dijalankan dengan semangat semboyan mototompiaan, mototabian bo mototanoban (saling menyayangi, saling mengingatkan, dan saling menjaga).

Senada dengan itu, mantan Wakil Wali Kota Kotamobagu, Hi. Jainuddin Damopolii, mengingatkan bahwa menjaga stabilitas daerah bukan hanya tanggung jawab pemerintah dan aparat keamanan, melainkan juga seluruh elemen masyarakat.

“Kekompakan antara pemerintah, TNI-Polri, lembaga adat, tokoh agama, serta masyarakat adalah kunci terciptanya suasana yang tetap rukun dan kondusif. Kita juga perlu menjaga anak-anak kita agar tidak mudah terprovokasi oleh hal-hal yang dapat menimbulkan keresahan,” tuturnya.

Hal serupa juga disampaikan Ketua Aliansi Masyarakat Adat Bolaang Mongondow Raya (AMABOM), Jemi Lantong. Ia menegaskan menjaga kedamaian adalah tanggung jawab bersama.

“Jangan mudah terprovokasi isu-isu dari luar, sebab aparat yang bertugas adalah saudara-saudara kita sendiri. Warisan leluhur kita mototabian, mototanoban bo mototompiaan harus tetap kita pegang,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolres Kotamobagu melalui Kasat Bimas AKP Edi Hariyanto SH MH mengapresiasi peran semua pihak dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Pak Kapolres menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur, baik pemerintah, kepolisian, TNI, tokoh masyarakat, maupun warga, yang telah bersama-sama menjaga kondisi Kotamobagu tetap kondusif,” ungkapnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here