
ZONABMR.com — Pro Jurnalismedia Siber (PJS) memasuki 2026 dengan agenda penguatan kompetensi wartawan sebagai bagian dari persiapan organisasi menuju Konstituen Dewan Pers.
Di bawah kepemimpinan Ketua Umum DPP PJS Mahmud Marhaba dan Sekretaris Jenderal DPP PJS Rikky Fermana, arah organisasi tahun ini dituangkan dalam tema nasional:
“Penguatan Kompetensi Wartawan untuk Mewujudkan Pers Siber yang Profesional dan Berintegritas Menuju PJS sebagai Konstituen Dewan Pers.”
Saat ini, PJS telah memiliki lebih dari 700 anggota yang tersebar di 25 provinsi di Indonesia. Dari jumlah tersebut, lebih dari 200 jurnalis anggota PJS telah memiliki sertifikat Uji Kompetensi Wartawan (UKW).
Jika menggunakan angka dasar 700 anggota dan 200 wartawan bersertifikat UKW, jumlah tersebut setara sekitar 28,6 persen dari keseluruhan anggota. Angka tersebut menjadi salah satu gambaran program peningkatan kompetensi yang terus didorong PJS di berbagai daerah.
DPP PJS menempatkan UKW sebagai bagian penting dalam membangun wartawan yang memahami tugas, fungsi, etika dan tanggung jawab profesi jurnalistik.
Menurut DPP PJS, perjalanan menuju Konstituen Dewan Pers tidak cukup hanya mengandalkan jumlah anggota maupun struktur organisasi. Peningkatan kompetensi wartawan, profesionalisme media, kepatuhan terhadap kode etik dan integritas dalam menjalankan tugas jurnalistik juga menjadi bagian yang perlu diperkuat.
Di tengah perkembangan informasi digital, wartawan menghadapi tuntutan untuk bekerja cepat sekaligus tetap menjaga akurasi. Persaingan antar-media juga dituntut tidak menghilangkan independensi dan tanggung jawab profesional.
Karena itu, DPP PJS mendorong seluruh jajaran organisasi menjadikan 2026 sebagai momentum peningkatan kualitas.
Setiap program diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi memberikan dampak terhadap kapasitas wartawan dan penguatan organisasi.
“Tema ini bukan sekadar rangkaian kata, tetapi menjadi arah perjuangan PJS dalam memperkuat kompetensi, profesionalisme dan integritas wartawan sekaligus mempersiapkan PJS menuju Konstituen Dewan Pers,” tegas DPP PJS.
DPP PJS menyatakan proses menuju Konstituen Dewan Pers membutuhkan pembenahan organisasi, konsolidasi nasional serta peningkatan kompetensi wartawan secara berkelanjutan.
Keseragaman tema nasional juga diarahkan untuk memperkuat identitas dan menyatukan langkah jajaran PJS dari tingkat pusat hingga daerah.
Dengan semangat “PJS Rumah Kita, PJS Pasti Bisa”, Mahmud Marhaba dan Rikky Fermana mengajak seluruh pengurus serta anggota menjadikan 2026 sebagai tahun penguatan kualitas organisasi dan profesi jurnalistik.
Bagi PJS, target menjadi Konstituen Dewan Pers harus dibangun melalui kompetensi, profesionalisme, integritas dan kerja nyata. (DPP PJS)




