
ZONABMR.com – Setelah 24 hari menjalani perawatan di RSUP Prof. Dr. R.D. Kandou Manado, Rina Longkun akhirnya diperbolehkan pulang, Selasa (1/9/2026).
Rina yang merupakan salah satu korban tragedi Drag Race Upai pada 9 Agustus 2026, meninggalkan rumah sakit dengan didampingi Ketua Panitia Drag Race Upai, Lucky Sugeha.
Kepulangan Rina menjadi bagian dari perjalanan panjang setelah dirinya mengalami luka dalam insiden yang terjadi di Jalan A.P. Mokoginta, Kelurahan Upai, Kecamatan Kotamobagu Utara.
Sejak menjalani perawatan, Rina harus mendapatkan sejumlah tindakan medis akibat luka yang dialaminya. Salah satunya operasi pada bagian kaki.
Selama menjalani perawatan, keluarga Rina juga menghadapi persoalan biaya pengobatan. Tagihan medis yang tercatat mencapai Rp121.792.047.
Dalam proses perawatan tersebut, Rina dan keluarganya mendapat bantuan dari sejumlah pihak. Saat hendak meninggalkan rumah sakit, Rina menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus dan Ketua TIDAR Sulut Standius Bara Prima atas bantuan yang diberikan.
Rina juga menyampaikan terima kasih kepada Lucky Sugeha yang selama proses perawatan turut memberikan pendampingan.
Lucky kemudian mendampingi Rina hingga meninggalkan rumah sakit dan kembali ke rumah.
Meski sudah diperbolehkan pulang, kondisi Rina masih membutuhkan perawatan dan pemulihan lanjutan.
Bagi Rina, perjalanan setelah tragedi Drag Race Upai belum sepenuhnya berakhir. Setelah 24 hari menjalani perawatan di rumah sakit, proses pemulihan kini dilanjutkan di rumah bersama keluarga.
Sementara itu, tragedi Drag Race Upai pada 9 Agustus 2026 menyebabkan sejumlah korban meninggal dunia dan lainnya mengalami luka-luka.
Rina menjadi salah satu korban yang menjalani perawatan hingga akhirnya diperbolehkan pulang pada Selasa, 1 September 2026.


