Lima Wilayah di Kotamobagu Mulai Dinilai Tim PKK Provinsi Sulut

7
Lima Wilayah di Kotamobagu Mulai Dinilai Tim PKK Provinsi Sulut
Lima Wilayah di Kotamobagu Mulai Dinilai Tim PKK Provinsi Sulut. (Foto: Diskominfo Kotamobagu)

ZONABMR.com – Tim Penilai Lomba PKK Tingkat Provinsi Sulawesi Utara Tahun 2026 mulai melaksanakan penilaian di Kota Kotamobagu.

Kegiatan diawali dengan penyambutan Tim Penilai oleh Wali Kota Kotamobagu Weny Gaib, bersama Ketua TP PKK Kota Kotamobagu Rindah Gaib Mokoginta dan Wakil Ketua TP PKK Kota Kotamobagu Resty A. Mangkat Somba, di Aula Dinas Pendidikan Kotamobagu, Selasa, 8 September 2026.

Setelah penyambutan, Tim Penilai yang dipimpin Sekretaris I TP PKK Provinsi Sulawesi Utara, Sherly Mewengkang Najoan, langsung mengunjungi sejumlah wilayah yang menjadi perwakilan Kota Kotamobagu dalam lomba tingkat provinsi tersebut.

Lima wilayah yang dikunjungi meliputi Kelurahan Mogolaing, Desa Moyag, Kelurahan Gogagoman, Desa Bungko, dan Desa Kopandakan Satu.

Ketua TP PKK Kota Kotamobagu Rindah Gaib Mokoginta mengatakan, kunjungan Tim Penilai tidak sekadar menjadi bagian dari rangkaian perlombaan.

Menurutnya, proses penilaian merupakan kesempatan bagi jajaran TP PKK Kota Kotamobagu untuk mengevaluasi pelaksanaan program sekaligus memperoleh masukan guna meningkatkan kualitas program ke depan.

“Saya atas nama pengurus dan seluruh kader PKK Kota Kotamobagu menyampaikan selamat datang kepada Ketua beserta seluruh Tim Penilai Lomba PKK Tingkat Provinsi Sulawesi Utara Tahun 2026,” ujar Rindah.

Ia mengatakan, penilaian tersebut menjadi momentum untuk melihat berbagai program yang telah dilaksanakan, capaian yang telah diraih, serta aspek-aspek yang masih perlu diperbaiki.

“Bagi kami, Penilaian Lomba PKK Tingkat Provinsi Sulawesi Utara Tahun 2026 ini merupakan momentum untuk melihat apa yang sudah kami kerjakan, apa yang telah berhasil dicapai, dan apa yang masih perlu diperbaiki,” katanya.

Rindah mengakui bahwa pelaksanaan berbagai program PKK di Kota Kotamobagu masih memiliki sejumlah kekurangan.

Namun, ia menilai evaluasi dan masukan dari Tim Penilai sangat penting agar gerakan PKK tidak berhenti pada pencapaian dalam perlombaan.

“Kekurangan bukan menjadi alasan untuk berhenti. Justru melalui evaluasi dan masukan inilah kita dapat terus belajar dan melakukan perbaikan,” ujarnya.

Sementara itu, Weny Gaib menegaskan bahwa TP PKK merupakan mitra strategis pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas hidup keluarga dan masyarakat.

“Tim Penggerak PKK merupakan mitra strategis Pemerintah Daerah dalam meningkatkan kualitas hidup keluarga dan masyarakat. PKK bukan hanya tentang kegiatan organisasi, tetapi merupakan gerakan yang tumbuh dari keluarga, oleh keluarga, dan untuk keluarga,” kata Weny.

Menurutnya, melalui 10 Program Pokok PKK, para kader memiliki peran sebagai penggerak, motivator, sekaligus mitra pemerintah daerah di tengah masyarakat.

Karena itu, Weny berharap lomba tingkat provinsi tersebut tidak hanya berorientasi pada pencapaian prestasi.

Ia berharap proses penilaian dapat menjadi bagian dari evaluasi terhadap berbagai program yang telah dijalankan.

“Maka, saya berharap Lomba PKK Tingkat Provinsi Sulawesi Utara Tahun 2026 ini tidak hanya dimaknai sebagai kompetisi untuk meraih prestasi, tetapi juga sebagai sarana evaluasi, pembelajaran, dan motivasi untuk terus meningkatkan kualitas program serta kinerja Gerakan PKK di Kota Kotamobagu,” ujarnya.

Ia juga berharap berbagai program PKK yang telah dilaksanakan dapat memberikan manfaat nyata dan terus berjalan di tengah masyarakat setelah seluruh rangkaian perlombaan selesai.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kota Kotamobagu Sofyan Mokoginta, para asisten, pimpinan OPD di lingkungan Pemerintah Kota Kotamobagu, serta jajaran pengurus dan kader PKK se-Kota Kotamobagu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here