Beranda blog Halaman 375

2 Tahun Kepemimpinan, TBNK Torehkan Berbagai Prestasi

Tatong Bara dan Nayodo Koerniawan

ZONA KOTAMOBAGU – Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu dibawah kepemimpinan Wali Kota Tatong Bara dan Wakil Wali Kota Nayodo Koerniawan (TBNK) genap berusia 2 tahun, Jumat (25/9). Sejak dilantik Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Olly Dondokambey pada 25 September 2018, berbagai prestasi ditorehkan TBNK mulai penghargaan dari pemerintah pusat, pemerintah provinsi serta mampu membawa Kota Kotamobagu bisa bersaing dengan daerah maju yang lain. Begitu juga dengan pembangunan infrastruktur dan peningkatan ekonomi masyarakat.

Lewat virtual, Wali Kota Tatong Bara, menyampaikan ucapan syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa karena bersama dengan Wakil Wali Kota saat ini TBNK telah genap dua tahun menjalankan amanah dari masyarakat Kotamobagu sejak di lantik pada 25 September 2018 sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kotamobagu periode 2018 sampai 2023.

Wakil Presiden Republik Indonesia, Jusuf Kalla, serahkan Adipura kepada Walikota Kotamobagu, Tatong Bara.

“Alhamdulilah dalam kurun dua tahun terakhir ini, berbagai aspek pembangunan Kotamobagu terus memperlihatkan perkembangan serta capaian yang sangat mengembirakan,” ujar Wali Kota.

Perkembangan di Kotamobagu dapat terlihat dari pesatnya laju pertumbuhan ekonomi, meningkatnya pendapatan daerah, penurunan angka kemiskinan dan pengaguran, maupun peningkatan Indeks Pembangunan Manusia, serta berbagai pembangunan sarana dan prasarana infratruktur yang sangat ini terus dilaksanakan pemerintah daerah Kotamobagu.

Walikota Kotamobagu, Ir. Hj. Tatong Bara, Selasa (19/11/2019), menerima penghargaan Kota Sehat dengan Kategori Swasti Saba Wiwerda dari Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia dan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

“Perkembangan serta laju pertumbuhan ekonomi di Kotamobagu juga terlihat semakin terbukanya berbagai peluang usaha dengan berbagai kategori yang ada di daerah ini, hal tersebut juga didukung adanya sarana prasarana yang baik, mulai dari tranportasi, ketersedian air bersih, jaringan komunikasi, perhotelan, fasiitas kesehatan, SPBU, sarana pendidikan, serta tersedianya pasokan energi listrik yang cukup besar,” ungkapnya.

Atas kerja keras serta upaya dukungan dari seluruh elemen masyarakat terhadap jalannya roda pemerintah pembangunan serta kemasyarakatan didaerah ini sehingga dalam dua tahun kepemimpinan TBNK ada sekitar tiga puluhan penghargaan yang diraih sangat membanggakan baik di tingkat Provinsi Sulawesi Utara maupun di tingkat Nasional mulai dari Bidang Pemerintahan, Keuangan, Kesehatan, Pendidikan, Pertanian, Lingkungan Hidup maupun penghargaan di bidang lainnya.

Wawali Kotamobagu Nayodo Koerniawan menerima penghargaan Keterbukaan Informasi Publik.

“Semua capaian prestasi dan keberhasilan, tentunya merupakan hasil dari senergitas yang baik antara pemerintah daerah, DPRD Kotamobagu, Forkompinda, Pimpinan Instansi Vertical, Pimpinan Parpol, Pimipinan BUMN dan BUMD, Perbankan, Pihak Swasta, serta seluruh elemen masyarakat di Kotamobagu,” jelasnya.

Sejak dilantik pada 2018 silam berbagai prestasi berhasil dicapai Pemerintahan TBNK, diantaranya:

1. Penghargaan sebagai Kota Layak Anak (KLA) Tahun 2018.
2. Penghargaan Sekolah Ramah Anak , sebagai terbaik nasional, untuk kategori Madrasah Aliyah, yang diraih oleh Madrasah Aliyah Negeri satu Kotamobagu, diserahkan langsung oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia, Prof. DR. Yohana Yembise, kepada Walikota Kotamobagu, Ir. Hj. Tatong Bara.
3. Wali Kota mendapatkan penghargaan dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia, sebagai Kepala Daerah yang mendukung kegiatan Sehari Belajar di Luar Kelas melalui surat edaran.
4. Penghargaan like terbanyak video outdoor classroom day tingkat nasional tahun 2018.
5. Penghargaan Satyalencana Pembangunan dari Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional Pusat Tahun 2018. Ini adalah penghargaan terhadap kepala deaerah, atas kepeduliannya terhadap masalah kependudukan.
6. Pemkot Kotamobagu Raih Penghargaan Keterbukaan Informasi Publik dari Komisi Informasi Provinsi Sulawesi Utara, sebagai daerah Peringkat ke – 3, se – Sulawesi Utara. Penghargaan diberikan, berdasarkan sejumlah indikator penilaian, yakni diantaranya adalah terbentuknya PPID, pelayanan informasi publik, tersedianya daftar informasi publik, serta tersedianya Website resmi milik badan publik.
7. Penghargaan Kota Peduli Hak Asasi Manusia, Penghargaan diberikan atas berbagai kriteria penilaian, yakni terpenuhinya Hak atas Kesehatan, Hak atas Pendidikan, Hak Perempuan dan Anak, Hak atas Kependudukan, Hak atas Pekerjaaan, Hak atas Perumahan yang Layak, serta Hak atas Lingkungan yang berkelanjutan
8. Penghargaan dari BPJS kepada Pemkot Kotamobagu yang telah mampu menjamin rakyatnya sehat dan sejahtera melalui integrasi Jamkesda dalam program JKN-KIS
9. Penghargaan dari BPJS Ketenagakerjaan atas peran aktif dan kepedulian terhadap perlindungan pegawai pemerintah bukan aparatur sipil negara dalam program jaminan sosial ketenagakerjaan
10. Diraihnya Penghargaan Adipura. Penghargaan ini diberikan kepada daerah di Indonesia yang berhasil dalam kebersihan dan pengelolaan lingkungan perkotaan.
11. Kembali memperoleh Penghargaan kota layak anak yang diterima langsung oleh Wali Kota Ir Hj Tatong Tatong Bara. Penghargaan diberikan kepada Kota Kotamobagu karena dinilai mempunyai sistem pembangunan berbasis hak anak, melalui pengintegrasian komitmen dan sumber daya pemerintah, masyarakat dan dunia usaha, yang terencana secara menyeluruh dan berkelanjutan.
12. Penghargaan Kota Sehat Swasti Saba Wiwerda. Ini adalah apresiasi pemerintah pusat pada pemerintah daerah yang sudah menyelenggarakan Program KKS. Program KKS bertujuan agar tercapai kondisi Kabupaten Kota bersih, aman, nyaman dan sehat untuk dihuni dan sebagai tempat bekerja bagi warganya.
13. Penghargaan dari KemenpanRB atas hasil evaluasi kinerja pemerintah daerah tahun 2018.
14. Penghargaan sebagai peringkat kedua sanitasi terbaik se Sulawesi Utara.
15. Penghargaan dari kementerian keuangan atas keberhasilan menyusun dan menyajikan laporan keuangan tahun 2018 dengan Opini Wajar Tanpa Pengecualian.
16. Piagam penghargaan dari kantor wilayah Direktorat Jendral Perbendaharaan provinsi Sulawesi Utara sebagai peringkat ketiga atas pengelolaan Dana Alokasi Khusus fisik tahun 2019
17. Pengharagaan dari BKN regional SulutGo-Malut sebagai kota pengelolaan pembangunan manajemen talenta ASN pemerintah kabupaten/kota terbaik
18. Penghargaan kepada Puskesmas Gogagoman yang menjadi satu-satunya Puskesmas yang mendapatkan akreditas paripurna se Sulut
19. Penghargaan dari kemendagri karena mampu melakukan integrasi eplanning dengan SIPD.
20. Penghargaan sebagai daerah dengan laporan program kesehatan terbaik kabupaten/kota tingkat provinsi Sulut.
21. Penghargaan kepada Puskesmas Motoboi Kecil sebagai Puskesmas berprestasi se Sulawesi Utara
22. Penghargaan kepada Dinas Kesehatan sebagai surveylans terbaik se Sulawesi utara.
Penghargaan puskesmas pembantu Kelurahan Mongkonai sebagai pustu terbaik se Sulut
23. Penghargaan terhadap SMA Negeri 3 Kotamobagu yang telah meraih peringkat satu sekolah sehat.
24. Penghargaan Sekolah Adiwiyata Nasional Tahun 2019.
25. Kembali Kotamobagu meraih penghargaan WTP Yang ke-7 Kalinya Dari BPK RI atas Laporan Keuangan Pemerintah Kota Kotamobagu Tahun 2019.
26. Penghargaan Anugerah Sensanitasional Award Tahun 2020 Kategori Kota Terbaik peringkat pertama tingkat Sulawesi Utara. Tahun sebelumnya Kota Kotamobagu berada pada peringkat kedua.
27. Menjadi Kota terbaik pertama Perencanaan Pembangunan daerah tingkat Sulawesi utara Tahun 2020. Kotamobagu dinilai memenuhi indikator keterkaitan perencanaan dengan dokumen RPJMD, Prioritas Nasional, Prioritas Provinsi, Konsistensi perencanaan dan hasil evaluasi dan permasalahannya, serta penerapan inovasi daerah. Tahun 2018 Kotamobagu masuk sebagai nominator Perencanaan Pembangunan Daerah tingkat Nasional.
28. Atas Akuntabilitas Kinerja Pemerintah Kota Kotamobagu diganjar Penghargaan penerapan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Award Tahun 2019. Pemkot Kotamobagu meraih predikat B dengan nilai 66,16 dan berada di peringkat 2 se-Provinsi Sulawesi Utara dibawah Kota Manado yang meraih predikat B.
29. Opini WTP Atas Penyajian Laporan Keuangan Pemerintah Kota Kotamobagu secara terus menerus, oleh Kementrian Keuangan RI diapresiasi penghargaan WTP minimal lima kali berturut turut kepada Pemerintah Kota Kotamobagu, bersama 47 kota lainya. (ADVERTORIAL)

Sachrul-Oskar, 2 Kekuatan Besar Menyatu di Pilkada Boltim

ZONA BOLTIM — Pengundian nomor urut pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Bolaang Mongondow Timur, sudah dilakukan. Hasilnya, pasangan Sam Sachrul Mamonto dan Oskar Manoppo mendapatkan nomor urut 2.

“Angka 2 ini adalah simbol kebersamaan. Itu artinya, kita harus bersama-sama membangun Boltim yang terdiri dari dua wilayah, yakni pesisir dan pegunungan,”
kata Calon Bupati, Sam Sachrul Mamonto.

Sementara itu Calon Wakil Bupati Boltim, Oskar Manoppo, mengungkapkan angka 2 mempunyai arti yang sangat dalam.

“Dua kekuatan besar telah menyatu yang merupakan perpaduan antara kekuatan di wilayah pesisir dan pegunungan atau Dapil 1 dan Dapil 2,” ungkap Oskar. (guf)

Jalankan Bisnis Pisang Bolen, Monika Untung Ratusan Ribu per Hari

ZONA EKONOMI – Saat ini bisnis kuliner dengan menggunakan media sosial untuk berjualan sudah sangat banyak. Seiring berkembangnya dunia teknologi yang sangat berdampak pada perputaran ekonomi masyarakat.

Salah satunya, yang dilakukan Monika Kauntu, warga Moyag yang memanfaatkan media sosial untuk berbisnis kuliner pisang bolen.

Diakuinya, dengan adanya media sosial untuk jualan, bisa menjalankan bisnis meski hanya dirumah. “Saat ini jualan pisang bolen hanya dari rumah dengan memanfaatkan media sosial. Jadi kalau ada orderan baru dibuatkan kemudian diantar ke pelanggan,” ujarnya.

Isi dari pisang bolen ini bervariasi, ada isi pisang dan coklat, ada juga pisang coklat keju dan juga pisang keju. Untuk harganya pun berbeda. “Untuk coklat Rp15 ribu, coklat keju, Rp20 ribu dan keju Rp17 ribu dalam sepaket pisang bolen. Setiap paketnya ada isi 8 buah pisang bolen,” ungkap Monik.

Lanjutnya, bahwa dengan adanya bisnis kuliner ini, dirinya bisa meraup keuntungan hingga ratusan ribu perharinya. “keuntungannya lumayan bisa untuk tambah-tambah kebutuhan,” tuturnya. (guf)

KPU Bolmut Gelar Rakor Persiapan Kampanye Pilgub Sulut

ZONA BOLMUT – Jelang kampanye pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) 2020, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) menggelar Rapar Koordinasi Persiapan Kampanye pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, bertempat di Caffe Legend kawasan Pantai Batu Pinagut, Kamis (24/9).

Ketua KPU, Djunaidi Harundja, mengatakan Bolmut juga merupakan bagian dari wilayah Sulut maka dari itu harus mengikuti tahapan-tahapan terkait pemilihan gubernur dan wakil gubernur 2020. “Kami sudah menempatkan titik-titik untuk pemasangan alat peraga kampanye baik dari KPU juga dari pasangan calon gubernur dan wakil gubernur, “katanya.

Lanjutnya, diadakannya agenda ini guna menyepakati titik-titik tersebut dan dibuatkan berita acaranya dan seterusnya disampaikan ke KPU Provinsi untuk ditindak lanjuti, “jelasnya.

Ia menambahkan, pemilihan untuk tahun ini sifatnya sangat hati-hati dikarenakan kondisi pelaksanaanya ditengah pandemi Covid 19. “Untuk itu dimasa pandemi ini kami tetap melakukan prinsip protokol covid. Dari pakai masker, sosial distancing, atau tidak bersentuhan, dan cuci tangan,” tutupnya.

Acara itu dihadiri oleh pimpinan atau keterwakilan Partai Politik, Bawaslu dan Polres bolmut. (Rendi)

21 Sekolah di Kotamobagu Penuhi Standar Nasional Pendidikan

Rastono Sumardi

ZONA KOTAMOBAGU – 21 sekolah di Kota Kotamobagu dinyatakan memenuhi Standar Nasional Pendidikan (SNP). Hal ini sesuai hasil penilaian Rapor Mutu di 69 Sekolah Dasar (SD) dan 15 Sekolah Menengah Pertama (SMP) se-Kotamobagu yang dilakukan Kementerian Pendidikan Republik Indonesia.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik), Rukmi Simbala melalui Sekretaris Dinas Rastono Sumardi, mengatakan, Rapor Mutu merupakan standar penilaian mutu pendidikan yang dilakukan oleh Kementerian Pendidikan dengan mengacu pada indikator 8 standar pendidikan, yaitu Standar Kompetensi Lulusan, Standar Isi, Standar Proses, Standar Penilaian, Standar Pengelolaan, Standar Sarana dan Prasarana, Standar Pendidik dan Tenaga Kependidikan, serta Standar Pembiayaan.

“Penilaian ini dilakukan setiap tahun sebagai suatu evaluasi bagi sekolah dan juga pemerintah daerah untuk meningkatkan pelayanan pendidikan agar sesuai dengan SNP yang telah ditetapkan oleh Kementerian Pendidikan,” kata Rastono, Kamis (24/9).

Atas dasar penilaian tersebut, Dinas Pendidikan mengapresiasi prestasi sekolah yang telah berhasil mencapai kategori SNP yaitu ada 13 SD dan 8 SMP.

“Semoga keberhasilan ini menjadi indikator kemajuan pendidikan di daerah dan pada gilirannya dapat berdampak terhadap peningkatan mutu peserta didik atau mutu lulusan. Bagi sekolah lain, tentu sedang berusaha untuk memenuhi unsur-unsur penilaian, sehingga mereka dapat melakukan upaya perbaikan dan melakukan perencanaan secara tepat sehingga apa yang menjadi standar mutu pendidikan dapat tercapai di setiap sekolah yang ada di Kota Kotamobagu,” katanya. (guf)

338 Pelaku Usaha di Kotamobagu Segera Terima Dana BPUM Rp2,4 Juta

Meiva Najoan

ZONA KOTAMOBAGU — 338 pelaku usaha di Kotamobagu telah menerima Bantuan Pemerintah Usaha Mikro (BPUM) dari pemerintah pusat berupa uang senilai Rp2,4 Juta dan sudah masuk di rekening masing-masing penerima manfaat.

Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disdagkop-UKM) melalui Kepala Bidang Koperasi dan UKM, Meiva Najoan, Kamis (24/9).

“Dari total 6271 UMKM yang kami ajukan beberapa waktu lalu, 388 diantaranya sudah masuk direkening sebesar 2,4 juta rupiah untuk masing-masing penerima pada tahap pertama ini,” kata Meiva.

Meski sudah di rekening masing-masing penerima, lanjut Meiva, namun bantuan tersebut belum bisa dicairkan, karena masih ada sejumlah administrasi yang harus diselesaikan. “Jadi masih diblokir, setelah penyerahan secara simbolis baru kemudian diaktifkan,” terangnya.

Dirinya menambahkan, secara nasional bantuan ini sudah masuk tahap ke tiga, namun untuk Kotamobagu sendiri baru tahap pertama. “Untuk itu, calon penerima lain nanti menunggu tahap selanjutnya berdasarkan verifikasi dari pihak pemerintah pusat. Untuk Kotamobagu ini baru pencairan tahap pertama,” pungkas Meiva. (*/guf)

Pendukung Sachrul-Oskar Diminta Patuhi Maklumat Kapolri

Sam Sachrul Mamonto dan Oskar Manoppo (SSM-OPPO)

BOLTIM — Pendukung Sam Sachrul Mamonto dan Oskar Manoppo diimbau untuk tidak melakukan arak-arakan dalam tahapan pengundian nomor urut pasangan calon bupati dan wakil bupati yang akan dilaksanakan di Kantor KPU, Kamis (24/9). Imbauan ini disampaikan Ketua Tim Pemenangan Sachrul-Oskar, Hendra Damopolii.

Menurutnya, para pendukung Sachrul-Oskar harus memaklumi apa yang telah menjadi kesepakatan bersama antara KPU, LO pasangan calon dan pihak kepolisian. Beberapa poin kesepakatan itu adalah; peserta yang hadir dalam pengundian nomor urut dibatasi paling banyak 10 orang. Selain itu, untuk menaati prosedur penanganan Covid-19, dilarang adanya kerumunan massa dalam jarak 100 meter dari Kantor KPU. Berdasarkan maklumat Kapolri bahwa dilarang arak-arakan masa pendukung paslon.

“Kami mengimbau kepada semua pendukung, simpatisan dan militan Sachrul-Oskar agar dapat mematuhi poin-poin yang telah menjadi keputusan bersama. Ini demi kenyamanan dan keselamatan kita semua,” imbaunya.

“Mari kita mengekspresikan dukungan dan suport kita kepada pasangan calon Sachrul-Oskar dengan mendokan agar tahapan pengundian nomor urut paslon oleh KPU dapat berjalan lancar, aman dan tertib. Kita semua harus tetap solid, bersatu, bergerak, menang,” tambahnya. (guf)

Berita Acara Tentang Hasil Rapat Koordinasi Persiapan Pelaksanaan Pengundian Nomor Urut Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati:

Pedagang Buah di Pasar 23 Maret Raup Omset Rp3 Juta Perhari

ZONA EKONOMI – Yeni Kamu, salah satu pedagang buah-buahan yang berjualan di Pasar 23 Maret Kotamobagu mampu meraup omset jutaan rupiah dalam sehari.

Yeni mengatakan, buah-buahan yang ia jual itu diambil dari luar daerah dan banyak diminati masyarakat Kotamobagu. “Alhamdulillah pendapatan dalam sehari dari hasil jualan buah-buahan ini bisa mencapai Rp3 juta,” ujarnya.

Adapun buah-buahan yang ia jual tersebut yakni, semangka, apel, jeruk, langsat, nenas, pisang, pepaya dan lain-lain. “Untuk buah semangka kita jual Rp9000 per kilo gram. 1 ton semangka bisa habis terjual hanya dalam tiga hari. Begitu juga buah-buahan lainnya,” ungkapnya.

Menurutnya, buah-buahan yang diperjual belikannya tersebut, kebanyakan diambil dari daerah Sulawesi Tengah tepatnya di Kota Palu.

“Selain dari Palu kami juga memesan buah-buahan di Manado, Bitung dan Gorontalo,” tuturnya. (guf)

Sekda Bolmut Irup HUT Ke-56 Sulut

ZONA BOLMUT – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bolaang Mongondow Utara DR Drs Hi Asripan Nani MSi bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-56 Provinsi Sulawesi Utara. Upacara tersebut diselenggarakan Rabu (23/9), di Halaman Kantor Bupati.

Gubernur Olly Dondokambey dalam sambutan tertulis yang dibacakan Sekda, menyampaikan harapan dalam peringatan momentum bersejarah hari ini, seluruh masyarakat dari Miangas sampai Pinogaluman akan bersama-sama larut dalam suasana suka cita melintasi sejarah panjang Sulut yang semakin mapan diusia 56 tahun, sambil memaknai tahapan demi tahapan pembangunan yang berkelanjutan.

Realita membuktikan bahwa kemajuan yang signifikan Provinsi Sulut diraih karena stabilitas keamanan daerah yang kondisif dan terkendali; toleransi antar umat beragama yang terus terjaga serta solidaritas dan semangat gotong-royong seluruh rakyat Sulut yang senantiasa menggelora, bahkan survei Setara Institute dan survei indeks kerukunan umat beragama Kementrian Agama RI dalam beberapa tahun terakhir ini, menjadikan Provinsi Sulut sebagai salah satu daerah paling rukun dan toleran di Indonesia.

Selain itu, kita juga berhasil memperoleh prestasi membanggakan, antara lain dinobatkannya Sulut sebagai The Rising Destination of Year 2019, karena keberhasilan meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara kurang lebih 521% melalui terobosan pembukaan direct flight ke sejumlah kota besar serta keberhasilan inovasi daerah program PERKASA (Perlindungan Pekerja Sosial Keagamaan di Provinsi Sulut) meraih juara 1 nasional dalam ajang Paritrana Award yang merupakan penghargaan Presiden RI dibidang BPJS Ketenagakerjaan.

Kedepan, masih banyak agenda pembangunan yang harus kita kerjakan bersama. Tekad kita dalam membangun infrastruktur darat, laut, udara harus bersama-sama kita dukung dan rampungkan, terlebih menyadari dampaknya ke banyak sektor untuk mewujudkan mimpi Sulut di Gerbang Pasifik.

Diakhir sambutan itu, gubernur menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada para dokter dan perawat, seluruh petugas di rumah sakit, laboratorium, klinik-klinik kesehatan, dan rumah isolasi, kepada tokoh masyarakat, para relawan, awak media, aparat TNI Polri, serta para ASN di daerah Bumi Nyiur Melambai, atas perjuangannya untuk menghambat penyebaran Covid-19.

Upacara tersebut dihadiri Kapolres Bolmut AKBP Eko Kurniawan SIK, Kepala Kejaksaan Negeri Bolmut Moch Riza Wisnu Wardhana SH M Hum, para Asisten, Pimpinan SKPD, serta para ASN. (rendi)

Bimtek Bawaslu Bolmut Penyelesaian Sengketa Pemilu 2020

ZONA BOLMUT – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) teknis terkait Penyelesaian Sengketa pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur propinsi Sulawesi Utara Tahun 2020, Selasa (22/09) kemarin, di Cafe Sarjana.

Bimtek itu dihadiri Koordinator Divisi Penyelesaian Sengketa Bawaslu Provinsi Awaludin Umbola, serta Koordinator Divisi Hukum Humas Data Informasi Supriyadi Pangelu sebagai narasumber.

Ketua Bawaslu Bolmut, Moh Irianto Pontoh, yang membuka Bimtek tersebut berharap agar seluruh peserta dapat meningkatkan mutu dan kualitas sebagai pengawas pemilu pada pemilihan gubernur dan wakil gubernur sulawesi utara Tahun 2020.

“Menghadapi pemilu di tengah wabah Covid -19 ini bukanlah hal yang mudah. Membutuhkan tenaga ekstra serta tetap patuh dan taat pada protokoler kesehatan. Tujuan bimtek teknis tentang penyelesaian sengketa proses untuk peningkatan kapasitas dan kapabitas panwascam sebagai pengawas pemilu serta garda terdepan, ” katanya.

Dirinya pun menegaskan kepada seluruh panwascam harus dan dapat memahami langkah – langkah penyelesain sengketa. “Proses penyelesaian sengketa pemilu tentunya akan terjadi pada tingkat kecamatan. Maka dari itu seluruh panwascam yang mengikuti bimtek dapat memperhatikan dan mengikuti materi yang disampaikan oleh para narasumber dengan baik,” harapnya. (rendi)