Wali Kota Kotamobagu Minta Dinkes Fokus dalam Pemenuhan Standar Pelayanan Minimum

344
Wali Kota Tatong Bara didampingi Sekda Sande Dodo menggelar pertemuan dengan pihak Dinkes Kotamobagu.

ZONA KOTAMOBAGU – Wali Kota Ir Tatong Bara, meminta pihak Dinas Kesehatan (Dinkes) Kotamobagu untuk lebih fokus lagi dalam pencapaian target dan pemenuhan indikator terutama yang ada dalam Standar Pelayanan Minimum (SPM) bidang kesehatan. Hal ini disampaikan wali kota saat melakukan kunjungan kerja ke Dinkes Kotamobagu, Selasa (24/8) pagi.

Dalam pertemuan bersam pihak Dinkes, Wali kota menekankan terkait pencapaian target dan indikator dalam Dokumen Renstra dan Renja tahun 2021 yang juga harus dilakukan evaluasi secara menyeluruh. Mana yang belum tercapai dan indikatornya belum terpenuhi, harus dipersiapkan program kegiatan penunjangnya dalam APBD tahun anggaran 2022.

“Dinas kesehatan juga harus menjadi leading sector dalam koordinasi dan kolaborasi antara UPTD yang ada di bawah kewenangannya. Mulai dari UPTD rumah sakit, UPTD Farmasi dan Puskesmas,” ujar wali kota.

Dalam penanganan Covid, wali kota meminta Dinas Kesehatan menghitung dengan cermat komponen penghasilan ASN yang ada. Terutama insentif tenaga kesehatan yang penganggaran tahun sebelumnya dibiayai oleh APBN, namun tahun ini harus ditanggulangi oleh APBD. Selain itu ada jasa medis, insentif BPJS dan tambahan penghasilan pegawai (TPP). “Ini harus dikaji kembali dan menjadi perhatian bersama,” harap wali kota.

Untuk vaksinasi anak usia 12 – 17 tahun, wali kota meminta Dinas Kesehatan bekerjasama dengan Dinas Pendidikan, Dinas Kependudukan dan Capil dan pemerintah desa/kelurahan. “Pendataan terhadap anak-anak yang akan divaksin harus dilakukan terlebih dahulu, dicek di desa kelurahan jumlah anak usia 12-17 tahun dan setelah datanya lengkap, kemudian dilaksanakan vaksinasi agar bisa maksimal dan mencapai target yang diharapkan,” tukas Wali Kota Tatong Bara. (guf)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here