
Kotamobagu, ZONABMR.COM – Proyek rehabilitasi Daerah Irigasi Dataran Kotamobagu senilai Rp20,73 miliar kembali mendapat sorotan publik.
PT Mihara Anugrah selaku pelaksana menegaskan keseriusannya menyelesaikan pekerjaan meski dihadapkan pada sejumlah kendala teknis di lapangan.
“Banyak kendala di lapangan, tapi kami tetap optimis proyek bisa selesai hingga akhir tahun,” kata Penanggung Jawab Pelaksana, Gany, saat ditemui di kantornya, Senin 15 September 2025.
Proyek yang bersumber dari APBN 2025 ini tercatat dengan nomor kontrak HK0201-BWS11.6.3/2025/02 dan memiliki masa pelaksanaan 252 hari kalender.
PT Mihara Anugrah bertugas sebagai pelaksana, dengan pengawasan dipercayakan kepada PT Silcon Adilaras KSO PT Prajna Adhi Cakra.
Namun, dengan nilai anggaran yang mencapai puluhan miliar rupiah, publik menuntut pekerjaan tidak sekadar selesai tepat waktu, tetapi juga menjamin kualitas dan ketepatan sasaran.
Rehabilitasi jaringan irigasi ini dianggap sangat penting untuk menunjang sektor pertanian di Dataran Kotamobagu dan Bolaang Mongondow Timur.
Masyarakat berharap, transparansi dan pengawasan melekat benar-benar dijalankan agar proyek tidak sekadar menjadi rutinitas tahunan, melainkan memberi manfaat nyata bagi petani dan keberlanjutan produksi pangan di daerah.


