
Kotamobagu, ZONABMR.COM – Tiga atlet bulutangkis asal Kota Kotamobagu dipastikan akan memperkuat kontingen Provinsi Sulawesi Utara pada Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat nasional. Kepastian itu diperoleh setelah mereka menorehkan hasil membanggakan pada O2SN tingkat Provinsi Sulawesi Utara yang digelar selama dua hari, 7–8 Juli 2026.
Dari tiga atlet tersebut, dua berhasil membawa pulang gelar juara pertama di jenjang SMP. Mereka adalah Steevie Gefanik Immanuel Mioyo, siswa SMP Negeri 3 Kotamobagu asal Kelurahan Tumobui yang menjadi juara pada nomor tunggal putra, serta Atiyah Nailah Manoppo, siswi MTs Negeri 1 Kotamobagu asal Kelurahan Gogagoman yang keluar sebagai juara tunggal putri.
Sementara itu, prestasi juga ditorehkan Kanindiyah Lagendrawan, siswi MI Al-Khairat Mogolaing yang berdomisili di Kelurahan Mogolaing. Ia berhasil finis di peringkat ketiga pada kategori putri jenjang SD.
Capaian tersebut mengantarkan ketiga atlet muda itu menjadi wakil Sulawesi Utara pada O2SN tingkat nasional. Mereka diharapkan mampu melanjutkan tren positif dan bersaing dengan para atlet terbaik dari berbagai provinsi di Indonesia.
Ketua Pengurus Cabang PBSI Kota Kotamobagu, Sri Afni Manoppo, mengaku bangga atas hasil yang diraih para atlet binaan tersebut. Menurutnya, keberhasilan itu merupakan buah dari proses latihan yang dijalani secara konsisten serta dukungan berbagai pihak, mulai dari pelatih, sekolah hingga keluarga atlet.
Ia mengatakan PBSI Kota Kotamobagu akan memberikan bonus kepada ketiga atlet sebagai bentuk apresiasi atas prestasi yang telah diraih di tingkat provinsi.
“Prestasi ini adalah kebanggaan kita semua. Sebagai bentuk dukungan dan apresiasi, kami akan memberikan bonus kepada mereka. Semoga ini menjadi penyemangat agar mereka dapat tampil lebih baik lagi dan mengharumkan nama Kotamobagu di tingkat nasional,” kata Sri Afni.
Ia berharap penghargaan tersebut tidak hanya menjadi bentuk apresiasi, tetapi juga menjadi motivasi bagi para atlet untuk meningkatkan persiapan menghadapi O2SN tingkat nasional.
Keberhasilan ini sekaligus menjadi sinyal positif bagi pembinaan bulutangkis usia pelajar di Kota Kotamobagu. Raihan dua gelar juara dan satu posisi ketiga di tingkat provinsi menunjukkan potensi atlet daerah yang terus berkembang dan mampu bersaing di level yang lebih tinggi.
Dengan membawa nama Sulawesi Utara di ajang nasional, ketiga atlet diharapkan dapat kembali mengukir prestasi sekaligus mengharumkan nama Kota Kotamobagu di kancah olahraga pelajar Indonesia.





