Beranda blog Halaman 242

Segera Beroperasi, Bupati Sachrul Lantik Direktur dan KTU RSUD Boltim

Bupati Sam Sachrul Mamonto foto bersama dengan Direktur RSU Boltim dr Minarni Manoppo dan Kepala Tata Usaha Rizal Dali Mamonto.

ZONA BOLTIM – Guna meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat, Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim) Sam Sachrul Mamonto, melakukan berbagai upaya dan terobosan dalam memaksimalkan keberadaan Rumah Sakit Umum Ambang Pratama Boltim.

Betapa tidak, setelah sebelumnya berhasil mendatangkan sejumlah petinggi dari Pusat untuk datang melihat langsung keberadaan Rumah Sakit yang berlokasi di Desa Sumber Rejo tersebut, kali ini Bupati secara resmi melantik dr Minarni Manoppo M Kes sebagai Direktur Rumah Sakit dan Ns Rizal Dali Mamonto S Kep sebagai Kepala Tata Usaha (KTU).

Bupati mengatakan, dengan dilantiknya Direktur Rumah Sakit, merupakan langkah awal dari upaya Pemerintah Daerah untuk segera mengoperasikan Rumah Sakit tersebut, demi mengoptimalkan pelayanan kesehatan untuk masyarakat.

“Saya minta agar seluruh jajaran ASN pada umumnya, dan jajaran Rumah Sakit khususnya, dapat bekerja dengan baik. Sebab, Saya selaku Kepala Daerah menginginkan ASN bekerja secara profesional sesuai demi mewujudkan pelayanan kesehatan yang lebih baik dan Boltim yang sehat,” kata Bupati.

Selanjutnya, Kepala Dinkes Boltim Eko Marsidi SKM usai pelantikan mengatakan, pelantikan tersebut bertujuan untuk mempercepat proses beroperasinya RSUD Pratama Boltim.

“Selanjutnya kami akan melakukan pengisian tenaga pelaksana sebanyak 30 orang ASN, yg akan di ambil dari tiap-tiap Puskesmas, serta nantinya juga akan di tambah dengan tenaga Harian Lepas yang ada,” imbuhnya. (*/guf)

Pemkot Gelar Trauma Healing dan Beri Bantuan Untuk Anak Korban Kebakaran

Dinas P3A Kotamobagu dan UPTD PPA Kotamobagu memberi trauma healing kepada anak-anak terdampak kebakaran di Kelurahan Gogagoman.

ZONA KOTAMOBAGU – Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) kembali melakukan kunjungan ke lokasi korban terdampak bencana kebakaran di Kelurahan Gogagoman, Kecamatan Kotamobagu Barat, Rabu (8/12).

Namun kunjungan kali ini dikhususkan bagi anak-anak yang terdampak bencana kebakaran lalu. Adapun maksud dan tujuannya untuk memberikan pendampingan dengan menggelar kegiatan trauma healing, sekaligus pemberian bantuan kepada anak-anak.

“Kita ada dua kegiatan yakni pemberian bantuan dan pendampingan kepada anak-anak. Tadi itu ada 20 anak yang kita kumpul, tapi anak-anak yang rumahnya terbakar ada 12 anak,” ujar Kepala Dinas P3A Kotamobagu Virginia Olii, melalui Kabid Perlindungan Hak Perempuan, Perlindungan Khusus Anak, dan Pemenuhan Hak Anak, Novalia Djaman.

Lanjutnya, untuk bantuan yang diberikan berupa buku tulis dan alat tulis dan makanan ringan kepada anak-anak yang terkena dampak bencana kebakaran. Sedangkan khusus pendampingan teknis tentang trauma healing dan psikolog dengan melakukan assessment kepada anak-anak korban terdampak bencana kebakaran dari psikolog klinis anak serta pekerja sosial yang tergabung pada UPTD PPA Kotamobagu. Trauma healing dilakukan untuk proses penyembuhan terhadap trauma atas dampak kebakaran, agar anak-anak bisa terus bahagia tanpa bayang-bayang kejadian tersebut.

“Ini semua dilakukan guna memberikan rasa aman dan nyaman kepada anak-anak pasca kebakaran. Intinya bagaimana anak-anak tidak trauma lagi,” ungkap Novalia.

Dalam kegiatan tersebut, Dinas P3A Kotamobagu bersama UPTD PPA Kotamobagu menggandeng atau melibatkan Forum Anak Daerah Kotamobagu. (*/guf)

Buka Workshop Tata Kelola Manajemen Mutu Puskesmas, ini Harapan Bupati Boltim

Bupati Sam Sachrul Mamonto membuka kegiatan Workshop Peningkatan Kapasitas Tata Kelola Manajemen Mutu Puskesmas.

ZONA BOLTIM – Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim) Sam Sachrul Mamonto, membuka kegiatan Workshop Peningkatan Kapasitas Tata Kelola Manajemen Mutu Puskesmas, yang digelar di Hotel Quality Manado, Rabu (8/12) .

Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh Kepala Puskesmas beserta tim mutu Puskesmas se Kabupaten Boltim, dengan menghadirkan narasumber dari Kementerian Kesehatan.

Lewat sambutannya, Bupati menjelaskan bahwa mutu pelayanan kesehatan sebagaimana diamanatkan dalam Perpres nomor 18 tahun 2020, tentang rencana pembangunan jangka menengah nasional (RPJMN) tahun 2020-2024, bahwa arah kebijakan dan strategi pembangunan kesehatan lima tahun kedepan adalah meningkatkan akses dan kualitas pelayanan kesehatan, menuju cakupan kesehatan semesta atau universal health coverage (UHC).

Berdasarkan hal itu, peningkatan pelayanan kesehatan dasar menjadi esensial. Hal ini sejalan dengan apa yang diamanatkan oleh WHO, bahwa ada keterkaitan erat antara mutu pelayanan kesehatan dasar dan capaian UHC.

“Supaya amanat WHO dan RPJMN ini dapat dilaksanakan, maka perlu penguatan pelayanan kesehatan dasar di Puskesmas, sebagi ujung tombak terdepan dalam pelayanan kesehatan masyarakat dan perorangan,” kata Bupati.

Lanjut Bupati, Workshop ini juga bertujuan untuk peningkatan mutu kinerja melalui perbaikan yang berkesinambungan, terhadap manajemen puskesmas yang baik.

“Melalui workshop ini, Saya juga berharap agar puskesmas dapat membentuk budaya mutu. Yakni dapat meningkatkan pelayanan kesehatan, baik secara individu dan masyarakat dengan optimal, sesuai standar pelayanan dan perkembangan ilmu pengetahuan terkini, serta untuk memenuhi hak dan kewajiban pasien,” kata Bupati mengakhiri sambutan.

Terinformasi, turut hadir dalam kegiatan tersebut yakni Sekda Boltim, para Asisten dan Kepala Dinas Kesehatan beserta jajaran selaku penyelenggaraan kegiatan. (*/guf)

Dibawah Kepemimpinan Seska Ervina Budiman, TP-PKK Boltim Sukses Raih Dua Prestasi Tingkat Provinsi

Ketua TP-PKK Boltim Seska Ervina Mamonto-Budiman menerima penghargaan yang diserahkan langsung oleh Ketua TP-PKK Provinsi Sulut Rita Maya Dondokambey-Tamuntuan, didampingi Wakil Ketua dr Kartika Devi Kandouw-Tanos.

ZONA BOLTIM – Meskipun baru beberapa bulan dilantik, namun Tim Penggerak PKK Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) dibawah kepemimpinan Ny Seska Ervina Mamonto-Budiman sudah mampu bersaing dengan daerah Kabupaten/Kota lain yang ada di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

Betapa tidak, dari 6 kategori yang dilombakan oleh TP PKK Provinsi Sulut, Boltim mampu menjadi juara di dua nomor lomba yang diumumkan lewat Rapat Koordinasi (Rakor) PKK Provinsi Sulut yang digelar di hotel Luwansa Pomorow Manado, Rabu (8/12).

Kegiatan Rakor tersebut diawali dengan laporan ketua TP PKK Kabupaten/Kota, terkait capaian selama satu tahun di kesekretariatan dan 4 pokja (Kelompok Kerja) kepada Ketua dan Sekretaris TP PKK Provinsi Sulut.

Adapun 6 kategori yang dilombakan yakni Lomba Administrasi PKK, Lomba PAAREDI (Pola asuh anak dan remaja di era digital), Lomba UP2K (Usaha Peningkatan Pendapatan usaha Keluarga), Lomba Hatinya PKK Pemanfaatan Pekarangan, Lomba PHBS (Pola Hidup Bersih dan Sehat), dan yang terakhir Lomba Posyandu (Pos Pelayanan Terpadu.

“Dari 6 Kategori tersebut, Alhamdulillah PKK Boltim berhasil meraih 2 Pelaksana Terbaik Juara I yaitu pada Lomba Administrasi PKK yg diraih oleh TP-PKK Desa Bongkudai Baru dengan Ketua Ibu Cristy Merry Mondoringin, dan Lomba UP2K yang diraih UP2K TP-PKK Desa Guaan yang dipimpin oleh ibu Liza Aruperes,” ujar Ketua TP PKK Boltim, Seska Ervina Budiman usai kegiatan Rakor.

Ketua TP PKK Boltim mengatakan, sejak awal pelaksanaan lomba pada bulan Oktober hingga November, ia selalu memberikan motivasi bagi semua desa yang ikut lomba.

“Saya selalu katakan kepada para pengurus PKK yang ada di Desa, apa yang kita lakukan saat ini memang menguras tenaga dan membuat kita capek, tapi pasti usaha tidak akan pernah menghianati hasil, dan itu terwujud hari ini,” kata Ketua TP PKK Boltim memotivasi anggotanya.

Tidak lupa, Ketua TP PKK Boltim memberikan ucapan terima kasih kepada Bupati Boltim yang telah membimbing TP PKK, serta seluruh jajaran pengurus TP PKK baik tingkat Kabupaten hingga Desa pada umumnya, dan lebih khusus kepada PKK Desa Guaan dan Desa Bongkudai Baru yang sudah mampu meraih juara I, sekaligus mengharumkan nama Boltim di tingkat Provinsi.

“Pencapaian ini jangan membuat kita berpuas hati, tapi mari kita lebih giat dan termotivasi lagi untuk memajukan TP PKK Boltim yang lebih bersinar,” pungkas Istri orang nomor 1 di Boltim ini.

Adapun hadiah yang didapat oleh TP PKK Boltim atas torehan tersebut yakni Plakat Pemenang, Piagam Penghargaan, Uang Pembinaan dan sejumlah hadiah lainnya. (*/guf)

Bupati Minta Penetapan RTRW Boltim Segera Dituntaskan

Bupati Sam Sachrul Mamonto membuka kegiatan klinik pembahasan dokumen RTRW Boltim dan RDTR Modayag-Modayag Barat dan Tutuyan-Kotabunan.

ZONA BOLTIM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menggelar kegiatan klinik pembahasan dokumen Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Boltim, Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Modayag-Modayag Barat dan Tutuyan-Kotabunan, Rabu (08/12).

Kegiatan yang dilaksanakan di di Aula Swissbell Hotel Manado itu, dibuka langsung Bupati Sam Sachrul Mamonto serta turut dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda), Sonny Warokka, anggota DPRD, para asisten dan pimpinan SKPD di lingkungan Pemkab Boltim.

Bupati dalam sambutannya menyampaikan bahwa RTRW adalah hasil perencanaan tata ruang yang berisikan tujuan, kebijakan, strategi pengembangan, penetapan rencana struktur ruang dan pola ruang wilayah.
“Penyusunan revisi dokumen RTRW, serta penyusunan RDTR kawasan Tutuyan-Kotabunan dan RDTR Modayag-Modayag Barat, bertujuan sebagai acuan penyusunan pola ruang, struktur, ketentuan pemanfaatan, peraturan zonasi dan untung menjaga konsistensi dan pengembangan wilayah perencanaan sesuai dengan RTRW Kabupaten,” kata Sachrul.

Bupati juga menegaskan, penetapan RTRW di Boltim harus segera di tuntaskan. “Segera ditetapkan dan langsung dikunci. Jangan lagi ada perubahan-perubahan, hanya karena kepentingan,” kata Sachrul.

Diakhir sambutannya, ia berharap kegiatan ini menjadi langkah penting dan strategis dalam upaya mendorong Kabupaten Boltim, khususnya dari segi regulasi, yang akan berdampak dalam pengambilan keputusan kebijakan pengelolaan segala sumber daya yang dimiliki secara legitimasi, dalam meningkatkan tata kelola pemerintahan yang efektif dan efisien.

“Untuk kita semua yang hadir dalam kegiatan ini, agar dapat berkolaborasi secara maksimal dan optimal, sehingga dokumen yang dihasilkan dapat diimplementasikan secara objektif demi kemajuan daerah ini,” pungkasnya. (*/guf)

Dua Sekolah di Kotamobagu Raih Penghargaan Adiwiyata Tingkat Provinsi

Siswa di SD Kristen X Kotamobagu saat mengolah sampah menjadi pupuk kompos.

ZONA KOTAMOBAGU – Dua sekolah di Kota Kotamobagu berhasil menorehkan prestasi pada lomba Sekolah Adiwiyata tingkat Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

Dua sekolah itu yakni, Sekolah Dasar Kristen X Kotamobagu meraih peringkat pertama, dan Sekolah Dasar Negeri 3 Motoboi Kecil menempati peringkat ke sepuluh.

Diraihnya prestasi ini, sesuai Surat Keputusan Gubernur Sulut Nomor 400 Tahun 2021 tertanggal 26 November 2021 Tentang Penetapan Sekolah Adiwiyata Tingkat Provinsi Sulut Tahun 2021.

Dalam Surat Keputusan itu sebanyak 13 Sekolah tingkat SD dan SMP ditetapkan sebagai Sekolah Adiwiyata. Kotamobagu sendiri sudah beberapa kali meraih prestasi Adiwiyata tingkat Provinsi, terakhir Sekolah Dasar Negeri 2 Kotamobagu sukses meraih Adiwiyata tingkat Nasional atau Adiwiayata Mandiri.

Hal ini sebagaimana dikatakan Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kotamobagu Rukmi Simbala melalui Sekretaris Rastono Sumardi, bahwa untuk posisi ranking 1 Adiwiyata tingkat Provinsi Sulawesi Utara, Kotamobagu sudah beberapa kali.

“Mungkin dalam 3 atau 4 tahun terakhir, tahun ini Kotamobagu kembali mencatat ranking 1 di tingkat Provinsi. Sebelumnya sudah beberapa kali, kami berharap agar prestasi ini dipertahankan sampai ke tingkat Nasional. Sebab saat ini belum ada yang mampu menyaingi keberhasil SD Negeri 2 Kotamobagu sampai pada Adiwiyata tingkat Nasional atau Mandiri,” ujarnya.

Lebih lanjut Rastono menyampaikan pihaknya mengucapkan terima kasih kepada para guru dan pihak Yayasan yang sudah mensupport pelaksanaan lomba ini.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada guru dan Yayasan yang sudah mendukung penuh kegiatan ini. Keberhasilan ini tidak bisa di raih tanpa kerja sama dan dukung dari semua pihak,” tuturnya.

Diketahui, Sekolah Adiwiyata adalah sekolah yang peduli lingkungan yang sehat, bersih serta lingkungan yang indah. (*/guf)

Sukseskan Program Vaksinasi, Pengusaha Muda ini Dapat Apresiasi Khusus Bupati dan Kapolres

Bupati Sam Sachrul Mamonto bersama Kapolres Boltim memberi apresiasi khusus kepada Rahman Salehe atas kepeduliannya dengan menyiapkan hadiah untuk dibagikan kepada masyarakat yang mengikuti program vaksinasi massal.

ZONA BOLTIM— Percepatan herd immuntiy (kekebalan kelompok) melalui program vaksinasi Covid-19 secara massal terus digencarkan pemerintah di setiap daerah.

Namun ada hal menarik di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim). Salah satu pengusaha muda yang merupakan warga Desa Bulawan Dua, Kecamatan Kotabunan, Rahman Salehe, menginisiasi pelaksanaan vaksinasi massal yang ditinjau langsung Bupati Sam Sachrul Mamonto bersama Kapolres AKBP I Nyoman Agung Surya Negara SIK, Selasa (7/12).

Selain menjadikan rumahnya sebagai lokasi pelaksanaan vaksinasi, Rahman pun menyiapkan door prize berupa uang tunai total senilai Rp 10.000.000, untuk diberikan kepada masyarakat peserta vaksinasi yang beruntung.

Atas kepeduliannya ini, Rahman pun mendapat apresiasi khusus dari Bupati Boltim Sam Sachrul Mamonto bersama Kapolres AKBP I Nyoman Agung Surya Negara SIK.

“Luar biasa antusias masyarakat di sini dalam mengikuti vaksinasi. Secara khusus saya juga mengapresiasi ada warga yang justru karena kepeduliannya terhadap kesehatan masyarakat, mau mengorbankan waktu dan materi untuk mensukseskan kegiatan vaskinasi ini,” kata Sachrul, ditemui disela-sela kegiatan peninjauan.

Bahkan lanjut Sachrul, dirinya akan memberikan reward berupa penghargaan kepada Rahman Salehe yang telah menjadi pelopor sukses terselenggaranya kegiatan vaksinasi tersebut.

“Itu saya beri apresiasi khusus. Saya dan Pak Kapolres berniat memberikan penghargaan kepada beliau agar masyarakat lain bisa terpicu, bisa jadi akan ada orang-orang seperti ini di kecamatan lain,” pungkasnya.

Ucapan bupati tersebut, turut diaminkan Kapolres AKBP I Nyoman Agung Surya Negara SIK. “Nanti kita akan mengundang beliau,” singkat Pamen Polri yang baru saja menjabat Kapolres Boltim ini menambahkan.

Di tempat yang sama, Rahman Salehe, menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bupati Sam Sachrul Mamonto, atas waktu dan kesempatannya melihat langsung pelaksanaan vaksinasi, meski di tengah kesibukannya dalam menjalankan roda pemerintahan.

“Sebagai bentuk kepedulian, pak bupati selalu menyempatkan diri dan meluangkan waktu untuk menyambangi masyarakatnya. Olehnya ucapan terima kasih setinggi-tingginya kami sampaikan atas kehadiran bapak dalam kegiatan ini,” ucap Amang sapaan akrab Rahman Salehe. (*/guf)

Terima Kunjungan Tim MA, Bupati Dukung Penuh Pembangunan Kantor Agama Boltim

Bupati Sam Sachrul Mamonto ketika menerima kunjungan kerja dari tim Mahkamah Agung RI di ruang kerjanya.

ZONA BOLTIM— Tidak lama lagi Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, segera memiliki gedung Kantor Pengadilan Agama. Hal ini sebagaimana pernyataan Bupati Sam Sachrul Mamonto, saat menerima kunjungan dari Tim Mahkamah Agung (MA) Republik Indonesia, di ruang kerjanya, Selasa (7/11).

Bupati Sachrul menyampaikan, akan mendukung dan membantu sepenuhnya proses pembangunan gedung kantor tersebut melalui penyerahan hibah tanah serta menurunkan tenaga teknis dari Dinas Pekerjaan Umum (PU) untuk proses pembanguan nanti.

“Harapan kami dengan adanya Kantor Pengadilan Agama di Boltim, tentunya bisa lebih mempermudah pelayanan kepada masyarakat di daerah ini,” ucap Sachrul.

Sementara, Kepala Pengadilan Agama Boltim Budi Maddatuang, dalam kesempatan ini menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada pihak Pemkab Boltim, atas seluruh dukungan yang diberikan dalam kaitannya dengan rencana pembangunan Kantor Pengadilan Agama tersebut.

“Kami menyampaikan ucapan terima kasih atas bantuan Pemkab Boltim melalui pak Bupati Sam Sachrul Mamonto, yang telah memberikan serifikat hibah tanah untuk pembangunan Kantor Pengadilan Agama ini,” ucap Budi.

Lanjutnya, dengan adanya sertifikat hibah tanah ini, maka proses pembangunan Kantor Pengadilan Agama Boltim ini pun akan segera dimulai.

“Untuk anggarannya sudah digelontorkan Mahkamah Agung sebesar 23 Miliar Rupiah. Pembangunannya tahun depan, karena saat ini lelang proyek tersebut tengah berlangsung prosesnya,” tandasnya. (*/guf)

Libur Nataru, Penerapan Level PPKM Mengikuti Situasi dan Kondisi Pandemi

Alfian Hasan.

ZONA KOTAMOBAGU – Pemerintah pusat melalui Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, mengumumkan pembatalan penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3 di seluruh wilayah Indonesia pada musim libur Natal dan tahun baru (Nataru).

Hal ini dibenarkan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kotamobagu, Alfian Hasan, Selasa (7/12).

Alfian yang juga selaku Ketua Satgas Covid-19 Kotamobagu, mengatakan dengan adanya pengumuman tersebut maka Pemerintah Kotamobagu akan menyesuaikan dengan situasi dan kondisi daerah saat ini.

“Penerapan PPKM level 1 di Kotamobagu akan berakhir tanggal 23 Desember 2021. Namun jika pada surat edaran adanya pembatalan PPKM level 3 yang rencananya keluar pada tanggal 24 Desember 2021 sampai dengan 2 Januari 2022, dan jika Kota Kotamobagu Zona Hijau maka akan tetap menerapkan PPKM level 1,” kata Alfian.

Ia juga berharap, status zona hijau akan terus bertahan di Kota Kotamobagu, sehingga kelonggaran aktivitas masyarakat menjadi 75 persen.

“Aktivitas masyarakat akan dibuka sebesar 75 persen dan ini upaya untuk memulihkan perekonomian di daerah. Kita berdoa saja mudah-mudahan kita tetap pada Zona Hijau penyebaran Covid-19,” harapnya.

Meski dibataskan, namun pemerintah akan mengetatkan pengawasan terkait dengan perayaan Natal dan Tahun Baru kali ini. Dimana, untuk penerapan level Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM tersebut akan mengikuti situasi dan kondisi pandemic di setiap daerah.

“Syarat perjalanan akan tetap diperketat, terutama di perbatasan untuk penumpang dari luar negeri. Namun kebijakan PPKM di masa Nataru (Natal dan Tahun Baru) akan dibuat lebih seimbang dengan disertai aktivitas testing dan tracing yang tetap digencarkan,” kata Luhut Binsar Pandjaitan sebagaimana dikutip dari laman Antara News.

Selain itu, Luhut Binsar Pandjaitan juga mengatakan kalau perbatasan Indonesia akan diperketat dengan pemberlakuan syarat penumpang dari luar negeri, harus mengantongi hasil tes PCR negative maksimal 2 X 24 jam sebelum keberangkatan, serta wajib melakukan karantina selama 10 hari saat tiba di Indonesia.

Pembatalan rencana pemberlakuan PPKM level 3 di seluruh Indonesia itu, dibatalkan menyusul penguatan Testing, Tracing dan Treatmen serta pencapaian vaksinasi dalam sebulan terakhir di Indonesia. (*/guf)

Pemkot Gelar Rapat Evaluasi Penyusunan TPB-SDGs

Rapat evaluasi penyusunan TPB-SDGs Pemkot Kotamobagu.

ZONA KOTAMOBAGU – Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu melalui Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan (Bappelitbangda) menggelar rapat evaluasi penyusunan laporan tujuan pembangunan berkelanjutan (TPB)/sustainable development goals (SDGs), Senin (6/12) kemarin.

“Kegiatan yang dimaksud adalah monitoring dan evaluasi kegiatan penyusunan laporan TPG. Dimana di dalamnya terdapat 4 pilar, yaitu bidang ekonomi, hukum, lingkungan dan sosial,” ujarnya.

Dari empat pilar itu, didalamnya terdapat ada 17 tujuan dengan 169 target yang didukung oleh 241 indikator.

“Secara profesional berdasarkan sumber daya alam, dalam KLHS jumlah indikator yang di penuhi sebanyak 222, sedangkan sisanya 19 indikator tidak masuk,” terang Adnan.

Lanjutnya, 19 indikator tidak dilaksanakan oleh Pemkot Kotamobagu karena membahas soal ekosistim kelautan dengan 10 target dan 19 indikator.

“Sedangkan kita (Kota Kotamobagu) tidak memiliki laut sehingga tidak bisa dilaksanakan,” jelasnya.

Kegiatan evaluasi TPB/SDGs ini dimaksudkan untuk mendukung berbagai kegiatan yang secara langsung atau tidak langsung berkaitan dengan pencapaian TPB, agar sesuai dengan sasaran pembangunan daerah.

Dari berbagai pengamatan atas perkembangan pencapaian TPB/SDGs dinilai Kota Kotamobagu terus mengalami peningkatan. Pengukuran kemajuannya didasarkan atas beberapa indikator yang telah ditetapkan.

“Selain itu, evaluasi ini dimaksudkan agar sedini mungkin mengidentifikasi setiap permasalahan yang timbul atau akan timbul sehingga dapat diselesaikan secepat mungkin. Secara umum, pelaksanaan TPB/SDGs di Kotamobagu berjalan baik,” pungkasnya. (*/guf)