
ZONA KOTAMOBAGU – Sebanyak 1.488 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) diusulkan Dinas Sosial (Dinsos) Kotamobagu untuk mendapatkan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dari Kementerian Sosial (Kemensos) RI.
Diusulkannya kembali nama KPM ini, dikarenakan tahun 2020 lalu sebanyak 1.800 KPM penerima BPNT atau sembako di Kota Kotamobagu telah dinonaktifkan Kementerian Sosial.
Kepala Dinas Sosial Kotamobagu, Noval Manoppo, mengatakan nama KPM yang dinonaktifkan itu diverifikasi lagi pihaknya dan pemerintah kelurahan/desa di Kotamobagu untuk memastikan tidak ada nama ganda, pindah domisili, sudah mampu, atau meninggal dunia.
“Saat ini 1.488 nama sudah selesai diverifikasi dan diusulkan lagi ke Kemensos untuk mendapatkan BPNT,” kata Noval, Jumat (29/1).
Menurutnya, nama yang kembali diusulkan itu sudah dianggap layak menerima BPNT berdasarkan verifikasi langsung di lapangan.
“BPNT atau bantuan sembako ini ditegaskan Menteri Sosial harus tepat sasaran dengan data yang baik. Karena itu perbaikan-perbaikan dilakukan kemudian diusulkan lagi untuk mendapat lagi bantuan ini,” ujar Noval.
Diketahui, pada Juni 2020 lalu, 1.800 KPM di Kotamobagu yang setiap bulannya menerima BPNT tidak lagi mendapat bantuan. Penyebabnya karena rekening yang dipegang oleh 1.800 KPM sudah dinonaktifkan. Dinsos Kotamobagu saat itu menyebut penyebab dinonaktifkan ribuan rekening itu karena ada masalah ketidakpadanan Nomor Induk Kependudukan (NIK). (guf)




ZONA KOTAMOBAGU – Pemerintah Desa (Pemdes) Moyag, Kecamatan Kotamobagu Timur menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Desa, bertempat di aula kantor desa setempat, Rabu (27/1). Dalam Musrenbang itu, disepakati enam usulan program prioritas pembangunan di tahun 2022.
Kepala Desa (Sangadi) Moyag, Rusmin Mamonto mengatakan, program-program yang diusulkan dalam Musrenbang kali ini, merupakan program yang diusulkan masyarakat pada Musrenbang tahun lalu dan belum sempat terealisasi pada tahun ini, karena adanya pandemi Covid-19. Sehingga banyak anggaran yang dialokasikan pemerintah daerah dalam program pembangunan tahun ini masih tergeser untuk penanganan pandemi Covid-19.
Sementara itu, mewakili Camat Kotamobagu Timur, Kepala Seksi Perekonomian dan Pembangunan, Rosain Paputungan menyampaikan, usulan-usulan dari masyarakat yang menjadi skala prioritas sudah disepakati dalam Musrenbang tingkat desa Moyag ini, akan kembali dibahas dalam Musrenbang tingkat kecamatan.


ZONA KOTAMOBAGU – Kepala Desa (Sangadi) Moyag Tampoan, Hi Halidun Tunggil, mendapat penghargaan dari Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT), A Halim Iskandar.