Beranda blog Halaman 447

Besok Pemkot Salurkan Bantuan Logistik ke Bolmong dan Bolmut

Sarida Mokoginta

ZONA KOTAMOBAGU – Pemerintah Kota (Pemkot) akan mengirim bantuan logistik ke wilayah yang terdampak bencana di Kabupaten Bolmong dan Bolmut.

Menurut Kepala Dinas Sosial, Sarida Mokoginta, penyaluran bantuan itu dijadwalkan pada Sabtu (7/3).

“Insya Allah hari Sabtu (besok) bantuan kita akan salurkan. Ibu wali kota akan memimpin langsung penyaluran bantuan kepada para korban yang terkena musibah bencana alam,” kata Sarida.

Lanjutnya, adapun bantuan sandang dan pangan yang akan disalurkan, yakni berupa beras, air mineral, supermie, telur, ikan kaleng, pakaian, peralatan serta kebutuhan mandi dan lain-lain.

“Semoga dengan adanya bantuan ini dapat meringankan beban saudara-saudara kita yang terkena bencana. Dan kita berdoa semoga musibah ini akan cepat berakhir,” ujarnya.

Ditambahkannya, Dinas Sosial Kotamobagu telah mengirim personil Tagana di wilayah yang terkena bencana alam di Kabupaten Bolmong.

“Saat ini anggota Tagana dan sejak kemarin malam sudah berada di lokasi bencana di desa Domisil, Bolmong, untuk membantu proses evakuasi korban serta menyalurkan bantuan,” pungkasnya. (guf)

Desa Huntuk dan Pangkusa Paling Parah Terdampak Banjir di Bolmut

Kumpulan foto kondisi wilayah Desa Huntuk pasca banjir.

ZONA BOLMUT —  Dua desa di Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) yakni Desa Huntuk dan Pangkusa, menjadi desa yang paling parah terdampak banjir yang terjadi Rabu (4/3). Rumah dan barang berharga lainnya, termasuk area persawahan di dua desa itu tak lepas dari sasaran banjir.

Pantauan media ini, Kamis (5/3), di Desa Huntuk, warga yang terdampak bencana mulai membersihkan rumah dan pekarangannya dari sisa material yang terbawa air. Ada enam rumah warga yang hanyut di desa yang berada di Kecamatan Bintauna tersebut. Selain itu, ada ratusan hektar lahan sawah dan jagung yang terancam gagal panen. Begitu pula dengan ternak peliharaan warga yang juga ikut hanyut terbawa banjir.

Kondisi wilayah Desa Pangkusa pasca banjir.

Sementara di Desa Pangkusa, Kecamatan Sangkub, ada empat rumah warga yang hanyut dan beberapa lainnya mengalami rusak parah. Lahan sawah, jagung serta ternak juga tak luput dari terjangan banjir.

“Warga di desa kami saat ini masih membutuhkan suplai makanan air bersih,” sebut Sangadi Pangkusa, Erna Suyati.

Tim medis yang diturunkan Dinas Kesehatan sudah berada di dua desa tersebut sejak Rabu (4/3), dan siap memberi pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

“Kami sudah berada di sini sejak tadi malam dengan berjalan kaki sekira lima kilo meter karena akses jalan masih tertutup longsor,” kata Kepala Dinkes, dr Jusnan C Mokoginta MARS. (Rendi)

Petugas Damkar Kotamobagu Latih 30 ASN dan THL Pemkab Boltim Soal Penanggulangan Kebakaran

Kepala Bidang Damkar Kotamobagu, Erwin Sugeha saat memberikan pelatihan kepada personil Damkar Boltim.

ZONA KOTAMOBAGU – Bidang Pemadam Kebakaran (Damkar), Dinas Satpol PP dan Damkar Kotamobagu diundang Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow Timur (Boltim) dalam rangka memberikan pelatihan tentang tata cara penanggulangan bencana kebakaran kepada personil Damkar Boltim, Kamis (5/3).

“Kami diundang untuk memberikan pelatihan kepada anggota damkar Boltim tentang bagaimana cara pengoperasian dan penanggulangan bencana kebakaran secara dini,” kata Kepala Bidang Damkar Kotamobagu, Erwin Sugeha.

Dikatakannya, kurang lebih sekitar 30 orang THL dan ASN Pemkab Boltim mendapat pelatihan tersebut.

“Harapan kita dengan adanya pelatihan ini agar supaya personil yang dilatih dapat melaksanakan tugas sebaik-baiknya dalam melayani masyarakat sesuai SOP (Standar Operasional Prosedur) serta dapat melaksanakan penanggulangan kebakaran dengan profesional dan cepat. Karena personil Damkar dibutuhkan kesiapsiagaan dalam melaksanakan tugas,” pungkasnya. (guf)

Dari UPTD menjadi BLUD, Pemkot Siapkan Syarat Perubahan Status Pengelolaan RSUD

Wakil Wali Kota Nayodo Koerniawan membuka sosialisasi penilaian dan penetapan UPTD RSUD Kotamobagu menjadi BLUD.

ZONA KOTAMOBAGU – Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu terus berupaya untuk meningkatkan status pengelolaan UPTD RSUD Kotamobagu menjadi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD). Demikian disampaikan Wakil Wali Kota Nayodo Koerniawan saat membuka kegiatan Sosialisasi Penilaian dan Penetapan BLUD UPTD RSUD Kotamobagu, bertempat di Hotel Sutan Raja Kotamobagu, Kamis (5/3).

Dalam sambutannya, Wawali mengatakan upaya peningkatan pengelolaan UPTD RSUD Kotamobagu menjadi BLUD juga sebagaimana amanat dari peraturan menteri Nomor 79 tahun 2018 tentang Badan Layanan Umum Daerah. Dimana bertujuan untuk memberikan layanan umum lebih efektif, efisien, transparan dan lebih bertanggung jawab, dengan memperhatikan asas kepatutan, keadilan serta manfaat sejalan dengan praktek bisnis yang sehat untuk membantu tujuan pemerintah daerah yang pengelolaannya dilakukan berdasarkan kewenangan yang didelegasikan oleh kepala daerah.

“Dan saat ini pemerintah daerah Kotamobagu juga terus memantapkan berbagai kesiapan baik yang berkaitan dengan persyaratan administrasi maupun sarana dan prasarana penunjang termasuk kesiapan dari tenaga kesehatan pada UPTD RSUD Kotamobagu,” kata Wawali.

Dalam kesempatan itu, Wawali menekankan betapa pentingnya pelaksanaan kegiatan sosialisasi tersebut. “Saya mengimbau kepada seluruh peserta sosialisasi pada pagi hari ini untuk dapat mengikuti kegiatan ini dengan serius serta memperhatikan setiap hal yang akan disampaikan oleh narasumber, agar nantinya saudara-saudara dapat memahami serta mengerti tentang teknis penilaian dan penetapan BLUD pada UPTD RSUD Kotamobagu,” ujarnya.

Diakhir sambutannya, Wawali menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada pihak Badan Pengawas Keuangan dan pembangunan Provinsi Sulawesi Utara yang telah berkenan menjadi narasumber pada pelaksanaan kegiatan sosialisasi tersebut.

Turut hadir dalam kegiatan, Sekretaris Daerah Kotamobagu, Sande Dodo, para asisten, pimpinan OPD dan Direktur RSUD Kotamobagu. (guf)

Dinas Kominfo Sosialisasikan Aplikasi Smart School ke Orang Tua Siswa

Tim ahli IT Dinas Kominfo Kotamobagu saat mensosialisasikan aplikasi Smart School.

ZONA KOTAMOBAGU – Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kotamobagu menggelar sosialisasi Aplikasi Smart School kepada orang tua siswa, bertempat di Aula SMP Negeri 4 Kotamobagu, Kamis (5/3).

Sosialisasi tersebut, dilakukan oleh tim ahli Informasi Teknologi (IT) Diskominfo yang dihadiri Kepala Sekolah beserta orang tua siswa. Usai kegiatan, orang tua siswa langsung melakukan pengunduhan Aplikasi Smart School yang dipandu Tim IT Diskominfo.

Kepala Dinas Kominfo, Ahmad Yani Umar, melalui Erlangga Rantung selaku koordinator tim penyelenggaran kegiatan mengatakan, sosialisasi ini merupakan tindak lanjut pengenalan Smart School terhadap orang tua siswa. “Hari ini, lebih pengenalan aplikasi Smart School dan penggunaan aplikasinya,” terangnya.

Kepala SMP Negeri 4 Kotamobagu, Erni Mokodompit, menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Kotamobagu dalam hal ini Dinas Kominfo, sebab dengan adanya aplikasi ini semua orang tua dapat memonitor langsung keberadaan anaknya di sekolah.

“Dengan adanya aplikasi ini semua bisa terpantau, seperti berapa kegiatan yang ada di sekolah, orang tua bisa melihat maupun mengetahui langsung kehadiran si anak di sekolah,”

Sekadar diketahui, Dinas Kominfo untuk mewujudkan Kota Kotamobagu sebagai Smart City pada Tahun 2021, berbagai teknologi terus dikembangkan dan diterapkan termasuk teknologi dibidang pendidikan. (guf)

Kotamobagu Akan Kirim Bantuan dan Alat Berat ke Lokasi Bencana Alam

Tatong Bara

ZONA KOTAMOBAGU – Musibah bencana alam yang melanda Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) dan Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) menimbulkan duka yang mendalam.

Wali Kota Tatong Bara, mengatakan terkait bencana alam yang melanda dua kabupaten di Bolmong Raya itu, seluruh kepala daerah telah berkoordinasi dalam menggalang dan menyalurkan bantuan kepada para korban yang terkena dampak bencana alam.

“Saya sudah berbicara dengan Bupati Bolmong dan Bupati Bolmong Utara. Kita akan menggalang dukungan moril dan lewat bantuan-bantuan atau peralatan-peralatan berat yang dibutuhkan,” kata Tatong.

“Insya Allah kita berkoordinasi terus sambil kita berdoa, mudahan-mudahan musibah ini cepat berakhir dan semoga masyarakat Bolmut dan Bolmong diberikan kekuatan, dan semoga alam bersahabat dengan kita semua,” ujarnya.

Seperti diketahui, sejumlah wilayah di Bolmut dan Bolmong mengalami musibah banjir dan longsor, Rabu (4/3). Di Bolmong, Bencana banjir bandang yang menerjang Desa Domisil, Kecamatan Sangtombolang, Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) dini hari, menyebabkan satu korban jiwa atas nama Musdalifah Harun (5). Sementara di Kabupaten Bolmut, ada sekira 42 desa di empat kecamatan yang terdampak banjir. Selain itu, ada longsor di wilayah Kecamatan Sangkub yang mengakibatkan tertutupnya akses transportasi di jalur Trans Sulawesi. (guf)

Kepala Dinkes: Kotamobagu Masih Dikatakan Bebas dari Virus Corona

dr Tanty Korompot

ZONA KOTAMOBAGU — Masyarakat Kota Kotamobagu diimbau agar tak perlu resah mengenai kabar yang beredar soal ada pasien di salah satu rumah sakit di Kotamobagu yang dirujuk ke Manado karena suspect virus corona. Imbauan ini disampaikan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes), dr Tanty Korompot.

“Pasien dirujuk di Manado hanya untuk memastikan apakah pasien terinveksi corona atau tidak. Masyarakat kita imbau agar tetap tenang dan tidak perlu resah, namun tetap waspada dengan cara mencegah diri agar terhindar dari virus corona,” katanya.

Selain itu, ia juga mengajak masyarakat untuk tidak salah paham soal istilah suspect pada pemberitaan mengenai virus corona. “Suspect artinya adalah orang yang dicurigai. Mereka yang dinyatakan sebagai suspect virus corona memiliki beberapa gejala dari penyakit tersebut, seperti hidung berair, pusing, batuk, hingga sakit tenggorokan namun mereka masih dalam tahap menunggu hasil pemeriksaan laboratorium untuk menegakkan diagnosa pasti. Nanti, jika hasil menunjukan negatif maka mereka terbebas dari sebutan suspect dan tidak terinfeksi virus corona. Sedangkan jika terbukti positif maka baru bisa dikatakan terinfeksi virus corona,” jelasnya.

Adapun yang harus dilakukan masyarakat agar bisa terhindar dari virus tersebut adalah; meningkatkan daya tahan tubuh dengan mengkonsumsi makanan yang bergizi dan seimbang, selalu menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (cuci tangan sebelum dan sesudah makan, cuci tangan atau bersihkan diri setelah dari tempat-tempat umum), menggunakan masker ketika berada ditempat-tempat umum, olahraga teratur, banyak minum air putih dan istirahat yang cukup, serta jangan lupa untuk selalu meminta perlindungan dari Allah SWT agar terhindar dari segala musibah.

“Jadi diharapkan kepada masyarakat tidak perlu resah karena sampai saat ini Kota kotamobagu masih dikatakan bebas dari virus corona. Tapi harus tetap waspada,” ujarnya. (guf)

DPRD Kotamobagu Ikut Legislatif Sulut-Go Expo

Ketua DPRD Kotamobagu, Meiddy Makalalag (kanan) menjadi pembicara dalam talk show tetang tugas pokok dan fungsi serta program kerja DPRD Kotamobagu.

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) ikut ambil bagian dalam penyelenggaraan Legislatif Sulut-Go Expo ke-8 Tahun 2020.

Berbagai kegiatan yang diperlombakan pada kegiatan itu diikuti para wakil rakyat Kota Kotamobagu (KK), seperti; pameran atau expo, talk show, forum pimpinan dewan dan anggota DPR-DPD Ri, rakyat bertanya wakil rakyat menjawab, serta study banding di tempat, serta beberapa kegiatan pendukung, seperti lomba fashion show baju dinas resmi pimpinan dan anggota dewan, lomba expo go talent dan catur perorangan.

Legislatif Sulut-Go Expo tahun ini mengusung tema; Wakil Rakyat Energi Baru Harapan Baru. Kegiatan itu diselenggarakan di Manado Town Square, Manado, mulai Selasa (3/3) hingga Jumat (6/3).

Pada kegiatan yang diikuti DPRD Kabupaten/Kota di Provinsi Sulawesi Utara dan Gorontalo itu, Ketua DPRD Meiddy Makalalag, berkesempatan menjadi pembicara pada salah satu rangkaian kegiatan tersebut. Dalam kesempatan itu, Mekal – sapaan akrabnya— menjelaskan soal kewenangan Anggota DPRD sebagai wakil rakyat dalam pelaksanaan fungsi legislasi, budjeting/penggaran dan pengawasan.

“Fungsi legislasi berkaitan dengan pembentuan peraturan daerah. Kemudian soal penganggaran, DPRD memiliki kewenangan dalam hal anggaran daerah atau APBD. Untuk pengawasan, DPRD berkewenangan mengawasi dan mengontrol pelaksanaan Perda serta kebijakan pemerintah daerah,” kata Mekal. (Advertorial)

KPP Pratama Kotamobagu Apresiasi Wali Kota dan Wakil Wali Kota

Kepala KPP Pratama Kotamobagu Denny Tri Satrianto (jas hitam) foto bersama dengan wali kota dan wakil wali kota beserta masyarakat wajib pajak.

ZONA KOTAMOBAGU – Kepala Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Kotamobagu, Denny Tri Satrianto, mengapresiasi Wali Kota Tatong Bara dan Wakil Wali Nayodo Koerniawan beserta jajarannya yang telah melaporkan SPT Tahunan melalui e-Filing. Hal ini dikatakannya usai menerima kunjungan kerja Pemerintah Kotamobagu dalam rangka pengamanan Pelaporan SPT Tahunan dan Penyetoran Pajak di wilayah Kotamobagu, di Kantor KPP Pratama Kotamobagu, Rabu (4/3).

“Ibu wali kota dan bapak wakil wali kota beserta jajarannya sudah terlebih dahulu melaporkan SPT tahunannya secara online melalui e-filing langsung di kantor wali kota,” kata Denny.

Dirinya juga mengatakan, wali kota dan wakil wali kota menjadi teladan masyarakat untuk melaksanakan kewajiban perpajakannya secara online melalui e-filing. “Wali kota dan wakil wali kota menjadi contoh bahwa untuk lapor SPT tahunan bisa dilakukan dimana saja, tidak perlu datang langsung ke kantor pajak. Oleh karena itu, kedatangan beliau ke kantor pajak hari ini adalah untuk mengajak wajib pajak yang melapor dengan offline atau belum lapor SPT tahunan dapat segera melapor secara online dengan e-filing,” sebutnya.

Ia berharap, dengan adanya imbauan dan ajakan dari wali kota dan wakil wali kota, dapat menaikkan tingkat kepatuhan pelaporan SPT dan pembayaran wajib pajak di wilayah Kota Kotamobagu. “Karena pajak yang dikumpulkan itu akan kembali ke warga Kotamobagu untuk pembangunan sarana dan prasarana, membantu biaya pendidikan dan fasilitas lain di daerah ini,” sebutnya.

Sesuai undang-undang nomor 28 tahun 2007 tentang ketentuan umum dan tata cara perpajakan, bagi wajib pajak orang pribadi atau badan yang sudah mempunyai Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) diwajibkan untuk melaporkan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan sesuai ketentuan yang berlaku. Menurut Denny, batas pelaporan SPT Tahunan sendiri adalah 31 Maret 2020 untuk wajib pajak orang pribadi dan 30 April 2020 untuk wajib pajak Badan. Dan apabila terlambat atau tidak melapor, wajib pajak bisa dikenakan sanksi berupa denda sesuai peraturan yang berlaku.

“Direktorat Jenderal Pajak (DJP) sudah memberikan kemudahan dalam pelaporan SPT Tahunan. Wajib pajak bisa melaporkannya secara online dengan e-filing. Jadi bisa dilakukan dimana saja dan kapan saja karena bisa diakses 24 jam tanpa antri,” pungkasnya. (guf)

Gula Aren Bantu Perekonomian Masyarakat Moyag

Ungke mamonto ketika mengolah air nira menjadi gula aren digubuknya.

ZONA KOTAMOBAGU – Desa Moyag, Kecamatan Kotamobagu Timur, dikenal sebagai desa penghasil gula aren. Tak heran jika produk gula berbahan dasar air nira yang diproduksi pengrajin desa setempat sudah dikenal luas dan menguasai pasar di Kota Kotamobagu.

“Beginilah pekerjaan saya sehari-hari. Membuat gula kemudian dijual dipasar. Usia saya sudah tua, tak mampu lagi makan gaji (jadi buruh harian) seperti yang lain. Jadi hanya begini (membuat gula aren) yang bisa dilakukan,” sebut Ungke Mamonto (68), saat dijumpai digubuk tempatnya membuat gula aren, kemarin.

Ia mengungkapkan, gula aren hasil olahannya itu dijual sendiri di pasar. Harganya bervariasi, karena disesuaikan dengan ukurannya. “Biasanya saya jual 13 ribu per buah. Tapi ada juga yang 15 ribu. Tergantung ukurannya. Alhamdulillah hasilnya cukup lumayan untuk kebutuhan hidup sehari-hari,” ungkapnya.

Papa Yulan –sapaan akrabnya- menjelaskan, untuk membuat gula aren, terlebih dahulu dirinya mengumpulkan air nira menggunakan bambu seukuran 1,5 meter di pohon-pohon nira yang akan dikebunnya. Air nira itu selanjutnya dikumpulkan ke dalam drum kemudian dimasak hingga dua hari. Namun sebelum memasak air nira itu, ia juga harus mengumpulkan kayu bakar.

“Satu kali memasak (air nira) begini bisa dapat sampai 75 batu (buah) gula aren. Memang agak sulit kalau tidak terbiasa. Tapi kalau seperti saya ini yang sudah 44 tahun begini (pengrajin gula aren), maka ini terasa mudah,” jelasnya.

Agar usahanya itu tetap berjalan, ia beberapa tahun lalu sudah menanam sekira 100 pohon aren. Saat ini, pohon aren yang ia tanam itu sudah bisa menghasilkan buah aren yang menjadi sumber pengambilan air nira. “Air nira ini diambil dari pohon-pohon itu,” tambahnya. (guf)