Beranda blog Halaman 581

Mendes PDTT Kunjungi Kota Kotamobagu

Pemerintah Kota (Pemkot) menyambut kedatangan Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Eko Putro Sandjojo, dan Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia (RI), Oesman Sapta Odang, serta rombongan di Kota Kotamobagu, Kamis (12/4).

Kedatangan dua tokoh nasional itu dalam rangka Seminar Regional Implementasi Undang-undang Desa Nomor 6 Tahun 2014 tentang desa sekaligus meresmikan proyek yang dibiayai dana desa tahun sebelumnya serta meninjau pelaksanaan proyek fisik yang dilaksanakan melalui padat karya tunai di Desa Bilalang I, Kecamatan Kotamobagu Utara.

Penjabat Sementara (Pjs) Walikota, Muhammad Mokoginta, dalam sambutannya menyampaikan terima kasih dan mengapresiasi kunjungan kerja Mendes PDTT dan Ketua DPD RI serta rombongan itu.

“Atas nama pemerintah dan masyarakat menyampaikan terima kasih atas kunjungan kerja ini yang sekaligus bersilaturahmi dengan masyarakat Kota Kotamobagu,” sebutnya.

Saat berkunjung ke Desa Bilalang I, Mendes PDTT sempat berdialog dengan masyarakat setempat soal pemanfaatan dana desa serta memberi bantuan berupa uang sebesar Rp50 juta untuk penyertaan modal pada Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

“Dana desa ini akan berjalan dengan baik jika masyarakat ikut mengawasinya. Begitu juga dengan BUMDes, harus dikelola dengan baik agar bisa memberi dampak terhadap peningkatan ekonomi masyarakat,” kata Mendes PDTT.

Pada kesempatan itu, Mendes PDTT juga menandatangani prasasti sebagai simbol peresmian sejumlah proyek fisik yang dibiayai dana desa seperti, jalan paving block Desa Pontodon, Bangunan BumDes Amanah Desa Poyowa Besar, saluran drainase dan lainnya. Selanjutnya, Mendes PDTT bersama Ketua DPD RI dan rombongan melihat langsung proses pengerjaan proyek padat karya tunai yang dilaksanakan masyarakat.

“Pekerjaan ini harus dipacu dan dikerjakan dengan baik agar manfaatnya bisa dirasakan masyarakat,” ujar Mendes PDDT dihadapan masyarakat. (advertorial)

Lima Desa Segera Nikmati Dandes Tahap I

Rum Mokoagow

ZONA KOTAMOBAGU – Dana Desa (Dandes) Tahap I Tahun 2018 akan segera dicairkan di lima desa, yakni Desa Bilalang I, Sia, Tabang, Moyag Todulan dan Kopandakan I. Peraturan Desa (Perdes) tentang Anggaran Pendapatan Belanja Desa (APBDes) yang menjadi syarat mutlak pencairan anggaran yang bersumber dari APBN itu telah selesai dievaluasi Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).

Kepala Seksie Pemberdayaan Kelembagaan Masyarakat (PKM) Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD), Rum Mokoagow, mengatakan setelah evaluasi Perdes APBDes, ke-lima desa tersebut sudah bisa mengajukan dokumen pencairan ke Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD).

“Alurnya, setelah evaluasi diajukan ke walikota melalui BPKD untuk permohonan permintaan penyaluran dana,” katanya, kemarin.

Ia mengungkapkan, pihaknya juga masih menunggu dokumen Perdes APBDes di 10 desa lainnya yang saat ini masih sedang dalam perampungan.

“Masih 10 desa yang belum. Ada yang masih proses penginputan di desa ada juga yang sementara verifikasi di kecamatan. Mudah-mudahan dalam waktu dekat ini sudah tuntas semuanya agar bisa segera dievaluasi ditingkatakan TAPD kemudian dicairkan,” ungkapnya.

Kepala Bidang Perbendaharaan BPKD, Syarifudin Abas, mengaku pihaknya sudah menerima dokumen permintaan pencairan dandes tahap I dari empat desa, yakni Desa Tabang, Sia, Moyag Todulan dan Bilalang I.

“Dokumennya sudah kita terima dan sedang diproses,” sebutnya.

Ditambahkannya, Dandes tahap I sebesar 20 persen atau Rp3,4 miliar dari total Rp17,4 miliar telah berada di Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) sejak akhir Februari lalu dan siap dicairkan ke rekening desa masing-masing.

“Ada syarat pencairannya. Setiap desa harus melengkapi laporan pertanggungjawaban APBDes 2017, dokumen RKPDes serta APBDes 2018,” tambahnya. (ads/gito)

2.740 Siswa SMP Siap Ikut UNBK

Rukmi Simbala

ZONA KOTAMOBAGU – Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingkat SMP sederajat akan dilaksanakan pada 23 April hingga 26 April mendatang. Data diperoleh, ada 2.740 peserta dari 21 sekolah negeri dan swasta yang terdaftar sebagai peserta ujian tahun ini.

Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Dikdas) Dinas Pendidikan, Rastono, mengatakan pihaknya terus mematangkan persiapan jelang pelaksanaan ujian, mulai dari kesiapan komputer dan fasilitas penunjang lainnya.

“Semua sekolah sudah siap melaksanakan ujian, tinggal menunggu waktu pelaksanaannya saja,” katanya.

Ia mengungkapkan, pihaknya menyiapkan 180 unit komputer yang akan dibagikan ke sembilan SMP negeri di Kota Kotamobagu. Ketambahan fasilitas komputer itu katanya sangat membantu pelaksanaan ujian tahun ini.

“Kita juga sudah bekerja sama dengan beberapa SMK dan beberapa SMP yang memiliki komputer. Alhamdulillah, komputer sudah cukup dan siap tanpa kendala lagi” ungkapnya.

Kepala Dinas Pendidikan, Rukmi Simbala, menuturkan dari semua SMP yang ada di Kota Kotamobagu, hanya tiga diantaranya yang mandiri atau melaksakana UNBK dengan fasilitas sendiri, yakni SMP Kristen, SMP Katolik dan SMP Negeri 1 Kotamobagu.

“Yang lainnya ujian di beberapa SMK yang memiliki fasilitas,” tuturnya.

Ia berharap, semua peserta UNBK tahun ini bisa mendapatkan hasil memuaskan.

“Harapan kita tentu angka kelulusan bisa 100 persen. Untuk itu semua siswa diminta lebih giat belajar,” harapnya. (ads/gito)

Besok Mendes PDTT Kunjungi Desa Bilalang I

Muhammad Rudi Mokoginta

ZONA KOTAMOBAGU – Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Eko Putro Sandjojo, dijadwalkan akan berkunjung ke Desa Bilalang I, Kecamatan Kotamobagu Utara, Kamis (12/4) untuk meresmikan proyek fisik yang dibiayai dana desa.

“Besok pak menteri ke Desa Bilalang. Beliau akan meresmikan proyek dana desa dan melihat langsung proyek padat karya,” kata Penjabat Sementara (Pjs) Walikota, Muhammad Mokoginta, kemarin.

Diterangkannya, sebelum ke Desa Bilalang I, Mendes PDTT akan memberi materi pada seminar Undang-undang Desa bersama Ketua DPD RI di Hotel Sutanraja. Kegiatan itu katanya akan dihadiri semua kepala desa se-Bolmong Raya.

“Pak menteri tiba di Kota Kotamobagu pukul tujuh pagi. Setelah itu ada akan menghadiri acara pernikahan di Desa Poyowa Besar kemudian dilanjutkan dengan seminar di Hotel Sutanraja,” terangnya.

Ditambahkannya, penjemputan kedatangan Mendes PDTT sudah dimatangkan dan tinggal menunggu kedatangannya saja.

“Persiapan sudah 95 persen, tinggal penyambutannya saja besok,” tambahnya. (ads/gito)

Dua Koperasi Ikut Lomba Tingkat Provinsi

Herman Aray
Herman Aray

ZONA KOTAMOBAGU – Dinas Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disdagkop dan UKM) ambil bagian dalam perayaan hari koperasi yang diperingati setiap 12 April, dengan mengutus dua koperasi dalam koperasi berprestasi tingkat Provinsi Sulawesi Utara (Sulut). Kedua koperasi tersebut adalah Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Union Mototabian Kotamobagu dan KSP Masinar Gogagoman.

“Lomba koperasi ini dalam rangka perayaan Hari Koperasi Tingkat Provinsi Sulut,” kata Kepala Disdagkop dan UKM, Herman Aray.

Ia mengungkapkan, dua koperasi tersebut dipilih mengikuti lomba di tingkat provinsi karena keduanya dinilai terbaik dan berprestasi. “Yang kita utus ini tentu yang terbaik di Kotamobagu,” ungkapnya.

Diterangkannya, ada beberapa kriteria yang menjadi penilaian dalam lomba tersebut, seperti administrasi, laporan neraca keuangan dan lainnya.

“Dua koperasi itu membawa nama Kota Kotamobagu. Untuk itu diharapkan agar segera menyiapkan apa yang dibutuhkan agar bisa memberi yang terbaik demi nama daerah,” tambahnya. (ads/gito)

Entry Meeting Bersama BPK

Pemerintah Kota (Pemkot) menyambut pemeriksaan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun 2017 dengan optimisme tinggi. Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) ke-lima secara berturut-turut dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atas pengelolaan keuangan dan aset daerah menjadi target Pemkot.

Seperti diketahui, Kota Kotamobagu sejak tahun 2013, 2014, 2015 dan 2016 selalu mendapatkan opini WTP. Pemkot juga terus berupaya mempertahankan sekaligus menyempurnakan prestasi khususnya di bidang pengelolaan keuangan yang dicapai pemerintah di era kepemimpinan Tatong Bara sebagai walikota periode 2013-2018.

Pintu mempertahankan opini WTP dari BPK cukup terbuka lebar. Perbaikan sistem pengelolaan keuangan, pengawasan internal serta ditambah pengalaman yang didapat selama audit interim I dan II yang dilakukan oleh auditor BPK sebelum masuk pada audit rinci ini, menjadi modal untuk mempertahankan prestasi tersebut.

“Saya harapkan semua dokumen atau data yang dibutuhkan tim auditor sudah disiapkan, agar pemeriksaan selama 40 hari dapat berjalan lancar,” kata Sekretaris Kota (Sekkot), Adnan Massinae, saat entry meeting bersama BPK, Selasa (10/4).

Penjabat Sementara Walikota, Muhammad Mokoginta, yakin Kota Kotamobagu bisa kembali mendapat opini WTP atas LKPD tahun anggaran 2017.

“Insya allah kita bisa mendapatkan opini untuk kelima kalinya secara berturut-turut,” sebutnya, saat penyerahan LKPD ke BPK, pekan lalu. (advertorial)

Potensi Pertanian Penggerak Roda Ekonomi Masyarakat

muljadi-surotenojo
Muljadi Suratinoyo

ZONA KOTAMOBAGU – Meski berada di daerah perkotaan, namun potensi pertanian di Kota Kotamobagu cukup menjanjikan. Tanaman padi, jagung dan kedelai menjadi unggulan selain potensi pertanian lainnya.

Data diperoleh dari Dinas Pertanian, potensi padi sawah mencapai 1.691,55 hektare, jagung 2.000 hektare dan kedelai 275 hektare. Besarnya potensi serta dukungan alat mesin pertanian (alsintan) yang diberikan pemerintah sangat memberi dampak terhadap pergerakan roda ekonomi masyarakat khusus para petani.

Kepala Dinas Pertanian, Muljadi Suratinoyo, mengakui potensi pertanian disektor pangan menjadi salah satu andalan selain potensi pertanian lainnya.

“Daerah ini masih menjadi pemilik struktur ekonomi terbesar di Bolmong Raya. Itu tak lepas dari penguatan ekonomi yang mendorong peningkatan produktifitas hasil pertanian,” katanya.

Lanjutnya, besarnya potensi pertanian itu juga sangat berdampak terhadap berkurangnya angka pengangguran.

“Tingkat penyerapan tenaga kerja cukup besar. Dengan bertani, ada yang sebelumnya belum memiliki pekerjaan kini sudah punya pendapatan melalui hasil bertani,” ujarnya.

Ditambahkannya, berbagai upaya terus dilakukan dalam rangka meningkatkan hasil produktifitas pertanian. Selain melobi dan memberi bantuan alsintan, pelatihan rutin diberikan termasuk memaksimalkan tenaga penyuluh pertanian.

“Semua yang dilakukan itu bermuara pada peningkatan ekonomi masyarakat,” tambahnya. (ads/gito)

Pemkot Siap Terapkan E- SPBE

Ahmad Yani Umar

ZONA KOTAMOBAGU – Pemerintah Kota (Pemkot) siap menerapkan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Saat ini, Pemkot terus berinovasi dengan memanfaatkan laju perkembangan teknologi dalam sistem pemerintahan. Hal itu dilakukan dalam rangka mewujudkan pelayanan publik yang efektif, efisien, transparan dan mudah diakses masyarakat.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), Ahmad Yani Umar, mengatakan beberapa waktu lalu dirinya telah mengikuti sosialisasi pedoman evaluasi SPBE yang dilaksanakan Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi dan Birokrasi (KemenPAN-RB).

“Semua daerah sudah harus menerapkannya tahun depan. Tapi untuk Kota Kotamobagu kita akan mulai tahun ini, agar bisa diketahui kekurangannya dan akan disempurnakan saat penerapannya nanti,” katanya, Senin (9/4).

Dengan diterapkannya SPBE, maka evaluasi sistem pemerintahan kedepannya tak lagi dilakukan secara manual tapi sudah berbasis elektronik.

“Ada 35 indikator yang akan dievaluasi lewat sistem itu, seperti kebijakan soal pengelolaan kepegawaian, perencanaan, pengadaan dan lainnya yang berkaitan dengan pelayanan publik,” terangnya.

Ditambahkannya, untuk Kota Kotamobagu yang menjadi supervisor penerapan SPBE adalah Sekretaris Daerah (Sekda) dan operatornya adalah Kepala Bidang Statistik Informasi dan Komunikasi Publik (SIKP) Dinas Komunikasi. “SK-nya sudah ada, tinggal ditandatangani walikota,” tambahnya. (ads/gito)

1.166 Peserta Ikut UNBK Tingkat SMA

Peserta UNBK di SMA Negeri 1 Kotamobagu

ZONA KOTAMOBAGU – 1.166 peserta mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingkat Sekolah Mengah Atas (SMA) yang berasal dari 10 sekolah di Kota Kotamobagu. UNBK tersebut dimulai Senin (9/4) hingga Kamis (12/4).

Penjabat Sementara (Pjs) Walikota, Muhammad Mokoginta, berharap semua peserta UNBK tahun ini mendapat hasil yang memuaskan dan bisa lulus ujian.

“Insya allah pelaksanaannya mulai dari hari pertama sampai hari terakhir berjalan lancar dan semua peserta mendapat nilai yang memuaskan,” katanya, saat membuka UNBK di SMA Negeri I Kotamobagu, kemarin.

Pada kesempatan itu, Asisten II Pemprov Sulut itu juga memberi semangat kepada semua peserta dan menyarankan agar tidak terburu-buru dalam mengerjakan soal yang tertuang dalam sistem komputer.

“Semua harus konsentrasi dan jangan terburu-buru,” ujarnya.

Dari 10 SMA yang ada, hanya lima diantaranya yang pelaksanaan UNBK-nya secara mandiri atau telah menggunakan komputer dan fasilitas penunjang lain milik sendiri. Sedangkan lima sekolah lainnya masih bergabung di sekolah lain yang memiliki fasilitas tersebut.

“Lima sekolah masih bergabung, termasuk SLB (Sekolah Luar Biasa). Insya allah kedepannya semua sekolah sudah bisa mandiri,” ungkapnya.

Kepsek SMA Negeri I Kotamobagu, Nursiati Pobela, menerangkan ada 108 unit komputer dan laptop yang disiapkan dalam pelaksanaan UNBK tahun ini.

“Yang disiapkan sekolah ada 30 unit, sisanya dipinjam dari guru dan milik siswa,” terangnya. (ads/gito)

40 Hari, BPK Audit LKPD

Muhammad Mokoginta

ZONA KOTAMOBAGU – Tim audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Sulawesi Utara akan mulai mengaudit Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun 2017 selama 40 hari terhitung 9 April hingga 19 Mei mendatang.

Hal ini sesuai surat yang dikirim BPK ke Pemerintah Kota (Pemkot) bernomor: 01/Terinci/Kota Kotamobagu/4/2018 perihal pemberitahuan pemeriksaan atas LKPD Tahun 2017 tertanggal 6 April 2018.

Berkaitan dengan itu, Penjabat Sementara (Pjs) Walikota, Muhammad Mokoginta, mengingatkan semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) untuk menyiapkan berbagai dokumen yang dibutuhkan oleh auditor.

“Saya minta semua harus kooperatif selama pemeriksaan. Kemudian dokumen atau data yang dibutuhkan harus dipersiapkan,” katanya.

Kepala Inspektorat, Syair Lentang, mengungkapkan audit rinci oleh BPK akan dilakukan selama 40 hari. Setelah audit tersebut katanya BPK akan mengeluarkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) yang didalamnya memuat opini atas pengelolaan keuangan Pemkot tahun anggaran sebelumnya.

“Auditnya sampai Bulan Mei dan kemungkinan Bulan Juni LHP-nya keluar,” ungkapnya.

Ia optimis, Pemkot bisa mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK tahun ini. “Insya allah kita bisa mendapat WTP untuk ke-lima kalinya secara berturut-turut,” sebutnya. (ads/gito)