Pasar Malam GGC di Sinindian Hidupkan Ekonomi Lokal, Gandeng UMKM dan Dukung Pengelolaan Sampah

355
Pasar Malam GGC di Sinindian Hidupkan Ekonomi Lokal, Gandeng UMKM dan Dukung Pengelolaan Sampah
Suasana Pasar Malam GGC di Kelurahan Sinindian (Foto: Udi)

Kotamobagu, ZONABMR.COM — Mengisi masa liburan sekolah dan memberikan hiburan bagi masyarakat, pasar malam yang dikelola Manajemen Ganteng-Ganteng Ceria (GGC) hadir meriah di Lapangan Kelurahan Sinindian, Kecamatan Kotamobagu Timur.

Tak hanya menyuguhkan wahana hiburan seperti komidi putar, tong setan, rumah hantu dan lainnya, GGC juga memberi ruang bagi pelaku UMKM lokal untuk mengembangkan usaha mereka.

Ditemui Sabtu 28 April 2025, Manajer GGC, Aldyansah, mengungkapkan bahwa keterlibatan UMKM menjadi bagian penting dalam kegiatan pasar malam ini.

“Kami menyediakan tenant-tenant bagi pelaku usaha lokal, mulai dari penjual makanan, mainan anak, sepatu, hingga pakaian. Ini bentuk dukungan kami terhadap ekonomi lokal,” ujarnya.

Pasar malam GGC terbuka setiap hari tanpa tiket masuk, kecuali pada malam-malam tertentu ketika diadakan pertunjukan musik yang menghadirkan artis lokal Sulawesi Utara hingga artis timur Indonesia yang sudah cukup dikenal, seperti Richard Jersey.

“Biasanya kami hadirkan hiburan musik di malam Kamis dan malam Minggu. Pada hari-hari itu, baru diberlakukan tiket masuk,” jelas Aldyansah.

Harganya pun cukup terjangkau, dengan tarif rata-rata sekitar Rp15.000 per wahana, menjadikan pasar malam ini ramah untuk semua kalangan masyarakat.

Lebih dari sekadar bisnis hiburan, GGC juga menunjukkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan.

Aldyansah menuturkan bahwa pihaknya telah menjalin kerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pemkot Kotamobagu untuk pengelolaan sampah di area pasar malam.

“Kami tidak hanya menyediakan tempat sampah di berbagai titik, tetapi juga telah berkomitmen memisahkan sampah basah dan sampah kering. Ini untuk mendukung proses pengelolaan sampah yang lebih baik,” tambahnya.

Kehadiran pasar malam GGC di Kotamobagu tak hanya menjadi sarana hiburan keluarga, tapi juga wujud sinergi antara pelaku usaha dan pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesadaran lingkungan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here