
Kotamobagu, ZONABMR.COM – Suasana hangat dan penuh keakraban terasa di Lapangan Aruman, Kelurahan Motoboi Kecil, saat Kakorbinmas Baharkam Polri, Irjen Pol Kalingga Rendra Raharja, SE, SIK, MH,. menggelar kegiatan “Ngopi Kamtibmas” bersama unsur Tiga Pilar dan masyarakat, Jumat (10/04/2026).
Kegiatan ini turut dihadiri Dir Binpotmas Baharkam Polri Brigjen Pol. Nursyah Putra, Dir Binmas Polda Sulut Kombes Pol. Rio Alexander Panelewen, Wakapolres Kotamobagu Kompol Romel Pontoh SIP, MAP mewakili Kapolres AKBP Irwanto SIK, MH,. Kasat Binmas Polres Kotamobagu, AKP Edy Haryanto, serta Wali Kota Kotamobagu, dr Wenny Gaib Sp.M dan Lurah Motoboi Kecil.
Kehadiran para pejabat ini menegaskan komitmen bersama dalam memperkuat sinergitas antara aparat keamanan, pemerintah, dan masyarakat.
Dalam arahannya, Kalingga menegaskan bahwa peran Tiga Pilar—Bhabinkamtibmas, Babinsa, dan pemerintah desa/kelurahan—merupakan fondasi utama dalam menjaga stabilitas keamanan di tingkat akar rumput. Ia menekankan pentingnya penguatan sistem keamanan lingkungan melalui pengaktifan kembali Siskamling secara masif.
“Bhabinkamtibmas harus menguasai intel dasar di wilayahnya dan rutin melakukan pendekatan door to door untuk menyerap langsung keluhan masyarakat. Saya ingin Kotamobagu menjadi pionir dalam pengaktifan Siskamling nasional,” tegasnya kepada para personel Bhabinkamtibmas di wilayah hukum Polres Kotamobagu yang hadir.
Wali Kota Kotamobagu, Weny Gaib, menyambut baik arahan tersebut. Ia menyampaikan bahwa program Siskamling mulai diaktifkan di sejumlah titik dan akan terus diperluas dengan dukungan lintas sektor.
Diskusi yang berlangsung dalam suasana santai itu juga diwarnai berbagai aspirasi masyarakat. Sejumlah perwakilan pemuda mengusulkan keterlibatan aktif Karang Taruna dalam menjaga keamanan lingkungan. Selain itu, warga juga menyampaikan kebutuhan akan mesin pengering jagung guna membantu petani menjaga kualitas hasil panen.
Melalui kegiatan “Ngopi Kamtibmas”, diharapkan terbangun komunikasi yang lebih terbuka antara kepolisian, pemerintah, dan masyarakat. Sinergi ini dinilai penting untuk menciptakan situasi keamanan yang kondusif, sekaligus mendorong kemandirian masyarakat dalam menjaga lingkungannya.



