
ZONABMR.com – Penantian panjang masyarakat Desa Moyag Todulan akan infrastruktur jalan yang memadai akhirnya terwujud. Proyek Peningkatan dan Rekonstruksi Jalan Kebun Ampera (298) yang menelan anggaran miliaran rupiah kini telah rampung 100 persen dan siap menunjang mobilitas warga.
Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Kotamobagu, Haris Momintan, memastikan bahwa seluruh pengerjaan fisik di lapangan telah tuntas. Tahapan serah terima sementara pekerjaan atau Provisional Hand Over (PHO) juga langsung dilaksanakan pada Kamis (3/9/2026).
”Sudah PHO hari ini. Proyek ini bersumber dari dana APBN atau DAK (Dana Alokasi Khusus) sebesar Rp 2.904.000.000. Seluruh proses pengerjaan berjalan lancar, tepat waktu, dan memenuhi standar kualitas yang telah ditetapkan,” terang Haris.
Untuk diketahui, paket pekerjaan fisik sepanjang 0,553 kilometer ini dikerjakan oleh kontraktor pelaksana PT. Tata Tou Nustar dengan konsultan pengawas CV. Musfar Consultant. Dimulai sejak penandatanganan kontrak pada 9 Maret 2026, proyek ini sukses diselesaikan sebelum masa tenggat 180 hari kalender yang jatuh pada 4 September 2026.
Kondisi jalan yang kini mulus beraspal langsung disambut antusias oleh warga setempat. Joyo Mamonto (42), mengaku sangat bersyukur akses vital tersebut akhirnya mendapat perhatian pemerintah setelah sekian lama luput dari perbaikan.
”Tentu kami sangat senang jalan ini sudah diperbaiki. Sudah bertahun-tahun jalan itu kondisinya rusak, tapi sekarang alhamdulillah sudah mulus,” tutur Joyo ditemui zonabmr.com saat melintas di Jalan Ampera.
”Harapannya, dengan kondisi jalan yang baru ini bisa sangat mempermudah akses masyarakat sekitar dalam beraktivitas sehari-hari,” tambahnya.
Menanggapi antusiasme warga, Haris berharap infrastruktur baru ini tidak hanya memperlancar akses transportasi, tetapi juga membawa efek domino bagi perputaran ekonomi di wilayah Moyag dan sekitarnya.
”Kami berharap infrastruktur jalan yang baru ini dapat mengurai kemacetan serta mendorong pertumbuhan ekonomi warga. Terima kasih atas dukungan masyarakat dan pengawasan dari rekan-rekan jurnalis selama proyek ini berjalan,” tutup Haris.




