Bantah Tudingan Terlibat PETI, Recky Kaligis Ungkap Status Kepemilikan Lahan

15
Bantah Tudingan Terlibat PETI, Recky Kaligis Ungkap Status Kepemilikan Lahan
Recky Kaligis (Foto: RK)

Bolmong, ZONABMR.COM –  Anggota DPRD Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) dari Fraksi PDI Perjuangan, Recky Kaligis, membantah tudingan yang mengaitkan dirinya dengan dugaan aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Desa Pusian, kawasan Perkebunan Oboy.

Recky menegaskan dirinya tidak pernah terlibat dalam aktivitas penambangan ilegal sebagaimana yang dituduhkan.

Menurutnya, informasi yang beredar merupakan fitnah dan tidak memiliki dasar.
“Ini adalah fitnah dan tidak berdasar. Saya tidak melakukan aktivitas tambang emas ilegal,” tegas Recky dalam keterangannya, Kamis (2/7/2026).

Tudingan tersebut muncul setelah namanya disebut dalam sejumlah pemberitaan yang mengaitkannya dengan dugaan aktivitas PETI di kawasan Perkebunan Oboy, Desa Pusian.

Recky Kaligis menegaskan bahwa lahan yang dimaksud bukan lagi menjadi miliknya karena telah dijual kepada Stenly Sangkup sekitar empat tahun lalu. Menurutnya, sejak proses jual beli dilakukan, ia tidak lagi mengetahui aktivitas apa pun yang berlangsung di lokasi tersebut.

“Lahan itu sudah lama saya jual. Pembelinya adalah Stenly Sangkop. Jadi, saya sudah tidak tahu-menahu lagi mengenai aktivitas apa pun di lahan tersebut,” ujarnya.

Dikonfirmasi secara terpisah, Stenly Sangkop membenarkan telah membeli lahan perkebunan tersebut dari Recky Kaligis sekitar empat tahun lalu. Ia mengaku memiliki bukti transaksi berupa kwitansi jual beli.

“Iya benar, lahan perkebunan itu sudah saya beli empat tahun lalu dari Pak Recky Kaligis dan ada bukti kwitansi jual-belinya,” kata Stenly.

Stenly juga mengakui sempat melakukan aktivitas penambangan emas di lahan tersebut setelah proses pembelian. Namun, kegiatan tersebut telah dihentikan karena tidak ditemukan material emas yang layak ditambang.

“Usai dibeli, saya pernah mengolah tambang emas di situ. Tapi sudah berhenti karena ternyata tidak ada material emasnya,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here