Event Drag Race–Drag Bike di Kotamobagu Diwarnai Kecelakaan, Sejumlah Penonton Jadi Korban

20
Drag Race–Drag Bike Kotamobagu Bersahabat Championship Diwarnai Kecelakaan, Sejumlah Penonton Jadi Korban
(Foto: Wir)

Kotamobagu, ZONABMR.com-Ajang Drag Race–Drag Bike Kotamobagu Bersahabat Championship 2026 yang digelar di Sirkuit Non-Permanen Jalan A.P. Mokoginta, Kelurahan Upai, Kotamobagu, Ahad (9/8/2026), diwarnai insiden kecelakaan.

Insiden terjadi saat salah seorang pembalap diduga kehilangan kendali ketika melaju di lintasan. Kendaraan kemudian tampak menyimpang dari jalur perlombaan dan masuk ke area sekitar penonton.

Informasi awal menyebutkan sejumlah penonton terdampak dalam insiden tersebut. Beberapa di antaranya dilaporkan mengalami luka-luka dan langsung dievakuasi untuk mendapatkan penanganan medis.

Jumlah pasti korban serta kondisi masing-masing korban masih dalam proses pendataan.

Terekam Video

Sebuah video yang diterima merekam sebagian suasana sebelum dan saat insiden terjadi.

Dalam rekaman tersebut, perlombaan berlangsung di ruas Jalan A.P. Mokoginta yang digunakan sebagai lintasan. Sejumlah penonton terlihat berada di sisi area perlombaan.

Sebuah kendaraan balap kemudian melaju dari arah kejauhan. Menjelang bagian akhir rekaman, kendaraan tampak keluar atau menyimpang dari jalur lintasan hingga menimbulkan kepulan debu di sekitar lokasi.

Situasi di sekitar lintasan kemudian terlihat berubah menjadi kepanikan.

Namun, rekaman tersebut tidak memperlihatkan secara jelas titik benturan maupun jumlah orang yang terdampak. Karena itu, informasi mengenai korban masih memerlukan konfirmasi dari pihak terkait.

Polisi Tetap Bantu Penanganan

Kasat Lantas Polres Kotamobagu, AKP Luster Simanjuntak, S.H., mengatakan pihak kepolisian tetap membantu penanganan insiden di lapangan.

Menurut Luster, peristiwa tersebut tidak dominan ditangani sebagai kecelakaan lalu lintas murni karena terjadi di area perlombaan yang memiliki izin resmi dan panitia penyelenggara.

“Ini penanganan bukan dominan di laka lantas murni karena terjadi di area balap, izin resmi dan memiliki panitia, tapi tetap kami bantu di lapangan,” kata Luster.

Meski demikian, personel kepolisian tetap berada di lokasi untuk membantu penanganan situasi pascakejadian.

Jumlah Korban Masih Diverifikasi

Hingga berita ini diterbitkan, belum diperoleh keterangan resmi yang memastikan jumlah keseluruhan korban maupun kondisi masing-masing korban.

Informasi awal yang menyebut adanya banyak korban masih perlu diverifikasi melalui data resmi dari kepolisian, panitia penyelenggara, maupun fasilitas kesehatan yang menerima korban.

Begitu pula dengan informasi mengenai korban meninggal dunia. Data tersebut belum dapat dipastikan sebelum adanya keterangan resmi dari pihak berwenang atau fasilitas kesehatan.

Insiden ini sekaligus menjadi perhatian terhadap aspek keselamatan dalam penyelenggaraan perlombaan, terutama terkait jarak antara lintasan dengan area penonton, sistem pembatas, serta prosedur pengamanan apabila kendaraan kehilangan kendali.

Pihak penyelenggara maupun instansi yang memberikan izin kegiatan juga perlu memberikan penjelasan mengenai standar keselamatan yang diterapkan dalam ajang tersebut.

Perkembangan jumlah korban, kondisi korban, serta hasil penanganan dan penyelidikan lebih lanjut masih menunggu keterangan resmi pihak terkait.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here