Suasana pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan struktural menjadi pejabat fungsional di lingkungan Pemkot Kotamobagu.
ZONA KOTAMOBAGU – Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu melaksanakan upacara pengambilan sumpah jabatan dan pelantikan pejabat struktural menjadi pejabat fungsional, Jumat (31/12).
Sebanyak 191 pejabat struktural eselon IV dilantik Wali Kota Ir Tatong Bara, menjadi pejabat fungsional.
Acara pelantikan yang dilaksanakan di Aula Kantor Wali Kota Kotamobagu itu, disaksikan Sekretaris Daerah (Sekda), Sande Dodo, para Asisten serta pimpinan OPD di lingkungan Pemkot Kotamobagu.
Adapun pengangkatan PNS dalam jabatan fungsional dan penyetaraan dalam jabatan ini dilaksanakan dengan dasar Permenpan RB Nomor 17 Tahun 2021 tentang Penyetaraan Jabatan Administrasi ke dalam Jabatan Fungsional. Kemudian Permenpan RB Nomor 25 Tahun 2021 tentang Penyederhanaan Struktur Organisasi pada Instansi Pemerintah untuk Penyederhanaan Birokrasi, dan Surat Mendagri No 800/8309/OTDA tentang Persetujuan Penyetaraan Jabatan di Lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota.
Wali Kota Tatong Bara dalam sambutannya menyampaikan, bahwa pelantikan ini dilakukan untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif dan efisien. “Kita lakukan penyederhanaan birokrasi, yang tadinya proses dari 3 tingkat yakni Eselon II, III dan IV kini menjadi 2 tingkat Eselon II dan III saja,” kata wali kota dalam sambutannya.
Dengan adanya penyederhanaan birokrasi ini, diharapkan nantinya kinerja para ASN akan lebih baik lagi.
“Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan struktural menjadi pejabat fungsional ini serentak dilaksanakan di seluruh indonesia dan batasnya hari ini. Alhamdulillah Kota Kotamobagu hari ini sudah terlaksana,” ujarnya.
Lanjutnya, adapun nama-nama yang dilantik ini sudah lewat verifikasi dan persetujuan dari KemenPANRB. “Atas nama pemerintah Kotamobagu menyampaikan banyak selamat bagi pejabat yang dilantik hari ini, dan selamat menjalankan tugas masing-masing,” ujarnya.
Sekadar informasi, sebelum acara pelantikan, Wali Kota Tatong Bara menyerahkan Surat Keputusan (SK) pensiun kepada Irianto Mokoginta yang terhitung 1 Januari 2021. Irianto sendiri merupakan Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil. (guf)
ZONA KOTAMOBAGU – Kapolres Kotamobagu, AKBP Irham Halid SIK, memberikan penjelasan terkait dugaan penganiayaan yang dialami oleh mantan Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim) Sehan Landjar SH, pada Kamis (30/12) dini hari.
Kapolres Kotamobagu mengungkapkan, kalau dirinya beberapa kali berupaya memisahkan dan menenangkan terduga pelaku inisial AK dengan Sehan Landjar saat itu. “Sudah 2 kali kami pisahkan, dan meminta agar AK dan pak Sehan Landjar selesaikan baik-baik, karena ini masalah hutang piutang. Untuk soal hutang piutang, kami tidak mau tahu soal itu. Tetapi kami ingatkan dan minta untuk bisa diselesaikan baik – baik, tak perlu ribut,” jelas Kapolres AKBP Irham Halid SIK, kepada awak media, Kamis (30/12) malam ini di Polres Kotamobagu.
Karena melihat situasi yang sudah kurang kondusif, Kapolres mengatakan dirinya berinisiatif memanggil tim Resmob Polres Kotamobagu, untuk bisa merapat ke lokasi kejadian. “Saat 2 langkah mendekati pintu keluar, ketika saya hendak memanggil tim Resmob yang sudah berada di depan rumah dari saudara AK. Posisi kami saat itu membelakangi, tiba-tiba terdengar suara dari pak Sehan dengan kata – kata ‘Adoh’,” tambahnya.
Ketika mendengar suara ‘Adoh’ dari Sehan Landjar, Kapolres AKBP Irham Hali SIK mengatakan, dirinya langsung balik badan lagi untuk melihat keadaan Sehan Landjar. “Saat itu saya melihat kalau dari hidung pak Sehan Landjar sudah keluar darah. Saya langsung menanyakan, kenapa ini? Rupanya digigit, langsung saya berusaha melerai, dan memisahkan lagi. Jadi 3 kali saya coba memisahkan lagi, tetapi yang untuk di depan mata kami ada pemukulan, itu kami tidak melihat, yang terakhir itu di belakang kami, saudara AK menggigit hidung pak SL ini, nanti kami ketahui dengan adanya suara ‘Adoh’ dari pak SL. Dugaan kami pak AK memukul bagian hidung dari pak SL, tetapi ternyata tidak, tetapi digigit, sehingga menimbulkan luka, kemudian mengeluarkan darah,” tuturnya.
Melihat darah yang telah mengucur dari hidung Sehan Landjar, AKBP Irham Halid SIK mengatakan, dirinya langsung mengambil tindakan. “Kami langsung memerintahkan tim Resmob untuk melakukan pengobatan awal dulu, guna mengurangi pendarahan dari hidung pak Sehan Landjar. Selepas itu, kami memerintahkan tim resmob untuk mengevakuasi Pak Sehan Landjar ke rumah sakit untuk dirawat dan dibuatkan visum,” jelasnya.
AK sendiri sebagai terduga pelaku penganiayaan dikatakan Irham Halid, langsung diamankan oleh mereka. “Dari situ saudara AK langsung kami bawa ke kantor polisi untuk diperiksa secara intensif. Nah, Pak Sehan Landjar darn rumah sakit kita ajak untuk sama sama ke Polsek, untuk membuat laporan polisi, supaya ada proses lanjutannya, dimana laporan itu sebagai dasar untuk proses penyidikan dan penyelidikan. Saat ini yang bersangkutan dalam hal ini pak AK, sudah ditahan dan akan diproses secara serius,” tegasnya.
Kapolres Kotamobagu AKBP Irham Halid SIK membantah kalau kejadian dugaan penganiayaan tersebut terjadi di hadapan dirinya. “Kedua belah pihak meminta kami datang. Karena keduanya adalah orang Bolmong Timur, dan juga mungkin karena kami sebagai mantan Kapolres Boltim, makanya mereka berdua mungkin berharap kami untuk datang. Tetapi kami saat di lokasi hanya beberapa kali menekankan kalau soal hutang piutang, kami tidak mau tahu soal itu. Kami hanya menyarankan dan mengingatkan agar bisa diselesaikan dengan baik-baik, jangan dengan emosi, jangan dengan cara – cara kekerasan seperti mau berkelahi, itu kami sampaikan berkali – kali dihadapan keduanya,” tuturnya.
Setelah terjadi dugaan penganiayaan tersebut, Kapolres AKBP Irham Halid SIK mengatakan kalau dugaan penganiayaan itu sudah masuk ke ranah pidana. “Saya tegaskan saat itu, untuk soal hutang piutang kami tidak mau ikut campur. Tetapi kejadian barusan sudah masuk ke ranah pidana. Makanya, saat itu juga saya memerintahkan anggota untuk memproses kejadian itu,” paparnya.
Kapolres menegaskan tidak akan pandang bulu untuk memproses kejadian tersebut. “Kita semua teman, tetapi ketika buat masalah hukum, tangung jawab hukum berada di masing – masing individu. Jangankan teman, saudara kandung pun berbuat masalah, maka harus tanggung jawab. Karena ini sudah tindak pidana, maka harus diproses,” tandasnya.
Diketahui sebelumnya, kalau mantan Bupati Bolaang Mongondow Timur Sehan Landjar mengalami dugaan penganiayaan, yang diduga dilakukan oleh seorang laki – laki berinisial AK. Dimana, atas kejadian tersebut, hidung Sehan Landjar mengalami luka, karena diduga digigit oleh AK. (guf)
ZONA EKONOMI — Badan Usaha Miliki Desa (Bumdes) Mitra Tampoan Desa Moyag Tampoan, Kecamatan Kotamobagu Timur, terus berinovasi dalam mengembangkan produk unggulan yang dapat menjadi potensi penambah Pendapatan Asli Desa (PADes).
Dari beberapa program yang telah dikembangkan, kini Bumdes Mitra Tampoan memiliki produk berbahan kopi, yang diberi nama label Kopi Lipu. Dimana dalam bahasa daerah Bolaang Mongondow, Lipu adalah kampung.
Dengan hadirnya Kopi Lipu dengan cita rasa yang khas, akan menjadi magnet tersendiri bagi para penikmat Kopi yang ada di Kotamobagu dan Bolaang Mongondow Raya (BMR).
Ketua Bumdes Mitra Tampoan I Made Mangku mengatakan, Kopi Lipu dalam waktu dekat akan segera di perkenalkan dan dipasarkan. “Mudah-mudahan dalam waktu dekat ini ketika sudah dilaunching akan segera diperkenalkan untuk dipasarkan,” ujar Made.
Sekretaris Desa (Sekdes) Moyag Tampoan, Herdy Mokoagow memberikan apresiasi atas inovasi Bumdes Mitra Tampoan, dengan hadirnya produk Kopi Lipu. ” Insya Allah, produk Kopi Lipu ini akan menjadi salah satu produk unggulan di Kotamobagu dan Sulut pada umumnya,” tandasnya. (*/guf)
ZONA KOTAMOBAGU – Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dalam menyikapi cuaca ekstrim yang meliputi hujan lebat disertai angin kencang.
“Sehubungan cuaca ekstrim akhir-akhir ini di di wilayah Kotamobagu, diimbau kepada masyarakat agar jangan keluar rumah saat hujan deras yang disertai dengan angin kencang. Kemudian jangan keluar rumah atau mengendarai kendaraan saat angin kencang, untuk terhindar dari adanya pohon tumbang akibat tiupan angin,” imbau Kepala BPBD Kotamobagu, Alfian Hasan.
Selain itu, lanjut Alfian, tidak membuang sampah sembarangan di saluran air yang bisa mengakibatkan selokan tersumbat hingga terjadi genangan.
“Kepada masyarakat yang tinggal di daerah aliran sungai dan perbukitan agar lebih berhati-hati saat cuaca ekstrim, agar terhindar dari bahaya tanah longsor. Kemudian menjaga anak-anak yang masih kecil agar tidak bermain di selokan,” tandasnya. (guf)
Bupati Sam Sachrul Mamonto memberikan ucapan selamat kepada Rosita Pobela (istri wakil bupati Oskar Manoppo) yang dilantik sebagai Kepala Dinas PP-KB definitif.
ZONA BOLTIM – Bupati Boltim Sam Sachrul Mamonto melakukan rotasi dan mutasi ratusan pejabat eselon II, III, IV serta pejabat fungsional di Lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow Timur (Boltim). Prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan digelar di Kawasan Wisata Danau Mooat, Kamis (30/12).
Pelantikan itu berdasarkan Surat Keputusan Bupati Boltim tentang pemberhentian dan pengangkatan pejabat pimpinan tinggi pratama, pejabat administrator dan pengawas serta pejabat fungsional dan surat rekomendasi Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) untuk pelantikan jabatan eselon II di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur.
Bupati Sam Sachrul Mamonto mengatakan, bahwa rolling jabatan itu adalah mutasi terbesar di lingkungan Pemkab Boltim pasca dirinya dilantik.
“Jalani apa yang sudah ditugaskan oleh pemerintah. Jangan melakukan pelanggaran, jika itu terjadi maka tanggungjawab bapak ibu,” tegas bupati.
“Jika pemimpin berjalan dengan kecepatan 80, maka bapak ibu harus berjalan dengan kecepatan diatas itu. Jangan terseok-seok berjalan, jika itu terjadi maka tertinggal,” sambungnya.
Bupati juga mengingatkan, kepada pejabat yang baru dilantik agar menunjukkan profesional dan tanggung jawab terhadap tugas yang diberikan.
“Menempatkan bapak ibu penuh dengan pertimbangan dan kajian yang matang. Untuk itu, saya meminta agar junjung tinggi profesionalitas, disiplin, dan loyalitas,” tandasnya. (guf)
ZONA KOTAMOBAGU —Kementerian PAN RB (Kemen PANRB) Republik Indonesia, Rabu, 29 Desember 2021 akhirnya menerbitkan Keputusan Menteri PAN RB Nomor 1503 Tahun 2021 tentang Hasil Evaluasi Sistem Pemerintahan Berbasis Eelektronik (SPBE) pada Kementerian/Lembaga/Pemda, yang berisikan indeks SPBE yang diraih oleh masing-masing Kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah seluruh indonesia.
Dalam surat keputusan ini, Pemerintah Kota Kotamobagu mendapatkan nilai tertinggi se-Bolaang Mongondow Raya, dan kedua se-Sulut, dengan nilai Indeks SPBE 2,41.
Menurut Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Kotamobagu, Moh. Fahri Damopolii, sejak diterbitkannya Prepres 95 Tahun 2018, pemerintah pusat melalui Kemen PAN-RB melaksanakan penilaian terhadap implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik di seluruh kementerian, lembaga dan pemerintah daerah se-Indonesia.
“SPBE adalah penyelenggaraan pemerintahan yang memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Ini ditujukan untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, transparan dan akuntabel termasuk aspek pelayanan publik yang berkualitas dan terpercaya,” kata Fahri.
Terdapat 4 area penilaian dalam evaluasi yang dilakukan Kemen PAN-RB. Mulai dari kebijakan internal, tata kelola, manajemen, hingga layanan SPBE yang diterapkan di lingkungan pemerintah daerah.
“Evaluasinya cukup berat karena dalam 4 area ini, ada 47 indikator yang harus dipenuhi oleh pemerintah daerah. Selain itu ada beberapa tahapan yang harus dilalui, mulai dari wawancara hingga kunjungan untuk verifikasi lapangan,” ucapnya.
Dengan capaian yang diraih Pemerintah Kota Kotamobagu saat ini, lanjut Fahri, pihaknya akan terus melakukan pembenahan dan peningkatan terhadap berbagai aspek penyelenggaraan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik di lingkungan Pemerintah Kota Kotamobagu.
“Alhamdulillah. Kami bersyukur dengan capaian ini. meski evaluasinya cukup berat dan menantang, kami akan terus berupaya semaksimal mungkin untuk meningkatkan tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, transparan dan akuntabel di lingkungan Pemerintah Kota Kotamobagu, termasuk peningkatan terhadap aspek pelayanan publik yang berkualitas dan terpercaya,” ujar Fahri. (*/guf)
Suasana pelantikan pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemkab Boltim yang digelar di kawasan wisata danau Mooat.
ZONA BOLTIM — Bupati Sam Sachrul Mamonto, kembali melakukan rolling jabatan atau mutasi pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow Timur (Boltim). Prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan digelar di Kawasan Wisata Danau Mooat, Kamis (30/12).
Untuk jabatan eselon II, ada enam diantaranya yang merupakan hasil seleksi terbuka (selter) dan beberapa lainnya adalah hasil uji kompetensi. Ada juga beberapa pejabat yang sebelumnya menduduki jabatan eselon III dipromosi ke jabatan eselon II dengan status sebagai Pelaksana Tugas (Plt).
Selain itu, ada beberapa pejabat yang sebelumnya menduduki jabatan eselon II di-nonjobkan, seperti; Yusri Damopolii yang sebelumnya sudah bertahun-tahun menjabat Kepala Dinas Pendidikan. Kemudian ada juga Rizky Lamaluta yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Slamet Umbola yang sebelumnya adalah Kepala Dinas Sosial serta Rahman Hulalata yang sebelumnya adalah Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga. (*/guf)
Nama-nama pejabat eselon II yang dilantik:
1. Melsu Reefol Alung, SE (Asisten II)
2. Drs. Rusmin Mokoagow (Asisten III)
3. Dra.Norma Linggama (Staf Ahli Bupati Bidang Politik)
4. Afandi Abdul,SE (Sekretaris DPRD)
5. Moh. Iksan Pangalima S.Pi (Kepala Dinas PPPA)
6. Hendra Tangel,SH (Kepala DPMD)
7. Khaerudin Mamonto, SE (Kepala Dinas Kominfo)
8. Fera Maria Sewow,S. Sos (Kepala Kesbangpol)
9. Mat Sunardi, S.PKP (Kepala Dinas Pertanian)
10. Rosita Pobela, SE,Msi (Kepala Dinas PPKB)
11. Hodong Kobandaha (Plt Kepala Dinas Pendidikan)
Bupati Sam Sachrul Mamonto saat memberikan sambutan dihadapan tim visitasi rumah sakit daerah wilayah Sulut di RSPD Ambang Boltim.
ZONA BOLTIM – Upaya Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Sam Sachrul Mamonto, untuk segera mengoperasikan Rumah Sakit Pemerintah Daerah (RSPD) Ambang Pratama akhirnya membuahkan hasil. Hal ini Menyusul telah terpenuhinya semua persyaratan untuk penerbitan izin operasional Rumah Sakit tersebut.
Tim Visitasi Rumah Sakit Provinsi Sulut yang terdiri dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Sulut yakni dr Jefri Bengah, dr Harto Linelejan, dan dr Albert Rondonuwu serta Ketua Asosiasi Rumah Sakit Daerah wilayah Sulut DR dr Tubagus Abeng MMR, Rabu (29/12), berkunjung ke RSPD Ambang Boltim yang berlokasi di Desa Sumber Rejo Kecamatan Modayag.
Kedatangan Tim tersebut guna melakukan peninjauan langsung terkait kelayakan sesuai standar peraturan yang berlaku, sebagai persyaratan untuk penerbitan izin operasional Rumah Sakit. Adapun beberapa poin yang jadi fokus penilaian antara lain Fasilitas kesehatan, Fasilitas bangunan, ketersediaan tenaga Medis baik dokter maupun perawat hingga beberapa peralatan penunjang lainnya.
Alhasil, persentase secara keseluruhan Rumah Sakit pertama di Boltim tersebut mendapat nilai 85 persen, sedangkan standar yang harus dicapai minimal 70 persen. Dengan demikian, Tim Visitasi menyimpulkan bahwa RSPD Ambang Boltim sudah layak untuk diterbitkan izin operasional. Demikian disampaikan oleh dr Harto Linelejan di hadapan Bupati usai penilaian.
“Bukan tidak mungkin besok atau lusa izin operasional Rumah Sakit Boltim sudah keluar. Dengan adanya hasil ini, kita akan segera menerima notifikasi dari Dinas Kesehatan Boltim sebagai bagian dari tahapan untuk proses penerbitan izin,” kata dr Harto.
Ditempat yang sama, dr Abeng (sapaan akrab Ketua Asosiasi Rumah Sakit Daerah wilayah Sulut) mengatakan bahwa sinergitas antara Dinkes Boltim dan Direktur Rumah Sakit sangat diperlukan guna memajukan suatu Rumah Sakit.
“Begitupun dengan segala struktur di dalam Rumah Sakit, sesuai dengan peraturan yang berlaku, setiap Instalasi harus dipimpin oleh dokter, bukan perawat,” terang dr Abeng.
dr Abeng menambahkan, untuk mencapai pelayanan bermutu di bidang Kesehatan khususnya Rumah Sakit, memang butuh tahapan. Ia yakin dan percaya komitmen Bupati Boltim untuk memajukan RSD Ambang tersebut dapat mempercepat proses kemajuan RSD menjadi RSD tipe C seperti yang diharapkan.
“Sebab, salah satu persyaratan jika ingin membangun RSD lagi wilayah Tutuyan misalnya, maka RSD yang ada sekarang harus lebih dulu menjadi Tipe C,” tambahnya.
Pada kesempatan itu, Bupati Boltim saat memberikan sambutan menyampaikan dukungan sepenuhnya Pemerintah Daerah untuk percepatan ijin operasional dan pengembangan RSD pertama di Boltim tersebut.
“Memang peningkatan mutu pelayanan kesehatan khususnya Rumah Sakit Daerah, menjadi PR tersendiri bagi Saya. Karena ini bagian dari Visi-misi kami saat kampanye. Alhamdulillah, hari ini tim Visitasi telah datang dan hasilnya berbuah manis seperti yang kita inginkan bersama yakni RSD kita layak untuk diterbitkan ijin operasional,” kata Bupati.
Bupati berharap agar ketika RSD tersebut mulai beroperasi, para tim medis dapat bekerja secara profesional dengan mengutamakan pelayanan terbaik untuk masyarakat.
“Mari kita bekerja secara profesional, ramah terhadap pasien, atau mungkin ada pasien yang marah-marah kepada tenaga medis, agar sebisa mungkin kita mengalah demi kebaikan kita bersama. Karena tugas kita untuk melayani masyarakat,” harap Bupati.
Tidak lupa Bupati berterima kasih kepada Tim Visitasi Rumah Sakit yang telah bersedia datang ke Boltim. Terinformasi, pada kesempatan itu Bupati Boltim juga melakukan penandatanganan berita acara kerjasama antara Pemkab Boltim dengan BPJS Kesehatan Tondano. (*/guf)
240 pelaku usaha di Kotamobagu menerima Bantuan Pemerintah Usaha Mikro (BPUM).
ZONA KOTAMOBAGU — Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu menyerahkan Bantuan Pemerintah Usaha Mikro (BPUM) kepada pelaku usaha yang ada di Kotamobagu, bertempat di Restoran Lembah Bening, Rabu (29/12).
Bantuan tersebut diserahkan langsung Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Sitti Rafiqah Bora, mewakili Wali Kota Kotamobagu Ir Tatong Bara.
Melalui sambutannya, Rafiqah mengatakan, untuk penanganan pandemi covid-19 saat ini, pemerintah Kota Kotamobagu melakukan berbagai upaya dan usaha yang sangat diharapkan dapat meningkatkan kemampuan ekonomi masyarakat. Termasuk pendapatan para pelaku usaha mikro. Dimana salah satunya melalui bantuan pemerintah usaha mikro yang ada di daerah ini.
“Bantuan bagi pelaku usaha mikro merupakan skema pemulihan ekonomi yang diberikan kepada para pelaku usaha mikro dalam upaya membantu para pelaku pengusaha mikro, sehingga nantinya dapat lebih produktif di masa pandemi covid-19,” kata Rafiqah, membacakan sambutan Wali Kota Kotamobagu.
Pemerintah berharap pelaku usaha dapat memanfaatkan bantuan ini sebagai modal usahanya. “Pemerintah Kota berharap penerima bantuan pemerintah usaha mikro ini, dapat memanfaatkan bantuan ini dengan sebaik baiknya khususnya sebagai modal usaha,” tambahnya.
Terinformasi, sebanyak 240 pelaku usaha di Kota Kotamobagu mendapatkan Bantuan Pemerintah Usaha Mikro, masing-masing akan menerima bantuan sebesar Rp. 1.200,000 berdasarkan Surat Kepurtusan Wali Kota kotamobagu nomor 327 Tahun 2021 tentang Penetapan Peneriman Bntuan Pemerintah Usaha Mikro Tahun 2021. (*/guf)
Wali Kota Tatong Bara menyerahkan SK kepada 15 penjabat sangadi yang dilantik.
ZONA KOTAMOBAGU – Wali Kota Ir Tatong Bara melantik 15 Penjabat Sangadi di 15 desa se-Kota Kotamobagu, bertempat di Aula rumah dinas wali kota, Rabu (29/12).
Pelantikan 15 penjabat sangadi itu, berdasarkan Surat Keputusan Wali Kota Kotamobagu nomor 350 tahun 2021 tentang pemberhentian dan pengangkatan penjabat sangadi di lingkungan Pemerintah Kota Kotamobagu.
Wali Kota Tatong Bara dalam sambutannya menyampaikan, ucapan terima kasih dan apresiasi kepada sangadi sebelumnya yang telah berakhir masa jabatan pada 28 Desember 2021.
“Atas dedikasi dan pengorbanan serta tugas yang berat yang telah bersama-sama dengan pemerintah bersama masyarakat, saya atas nama pemerintah Kotamobagu mengucapkan syukur moanto dan insha allah mendapat imbalan pahala dari Allah SWT,” kata wali kota.
Dalam kesempatan itu, wali kota juga menyampaikan ucapan selamat kepada 15 penjabat sangadi dari Aparatur Sipil Negara (ASN) yang baru dilantik. “Selain jabatan utamanya mendapatkan amanah baru untuk menjalankan kekosongan jabatan sangadi yang oleh undang-undang dibatasi ruang dan waktu sambil menunggu pergantian yang diperoleh dari sistem pemilihan yang sudah diatur dalam perundang-undangan,” ujar wali kota.
Hadir dalam pelantikan, Sekretaris Daerah (Sekda) Sande Dodo, para asisten, Kepala Dinas PMD, serta pimpinan OPD di lingkungan Pemkot Kotamobagu. (guf)
Berikut 15 Penjabat Sangadi yang dilantik:
1. Fahrin Ambaru Penjabat Sangadi Desa Kopandakan I
2. Hamdan Mokoagow Penjabat Sangadi Desa Tabang
3. Rindra Slamet Subagio Lamaka Penjabat Sangadi Desa Poyowa Besar I
4. Yeyen Angkara Penjabat Sangadi Desa Poyowa Besar II
5. Saprudin Paputungan Penjabat Sangadi Desa Bungko
6. Ardin Paputungan Penjabat Sangadi Desa Poyowa Kecil
7. Atmawijaya Damopolii Penjabat Sangadi Desa Sia
8. Gantia Umi Kalsum Mokoginta Penjabat Sangadi Desa Bilalang I
9. Toto Susanto Penjabat Sangadi Desa Bilalang II
10. Arista A Mokoginta Penjabat Sangadi Desa Pontodon
11. Mulyadi Mando Penjabat Sangadi Desa Pontodon Timur
12. Muhammad Zulvan Pombaile Penjabat Sangadi Desa Kobo Kecil
13. Refli Mamonto Penjabat Sangadi Desa Moyag
14. Samsuri Mamonto Penjabat Sangadi Desa Moyag Tampoan
15. Kori M Manoppo Penjabat Sangadi Desa Moyag Todulan